Istilah Luas dan Istilah Khusus berhubungan dengan Tesaurus

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

Kelompok 8

Organisasi Internasional yang diikuti Indonesia

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

TUGAS UKD 4
AZAZ SOSIOLOGI
LEMBAGA INTERNASIOAL YANG DIIKUTI INDONESIA

OLEH :
KIKI TIKA PRATAMA
D1814058
D3-PERPUSTAKAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
TAHUN 2015
Lembaga Internasional yang diikuti Indonesia
1. ASEAN
a. Penjelasan ASEAN
Association of South East Asian Nations (ASEAN) merupakan salah satu lembaga internasional yang diikuti oleh Indonesia. Keikutsertaan Indonesia dalam organisasi internasional tidak hanya dilevel global melainkan juga dilevel regional. Indonesia merupakan satu dari sepuluh anggota Assiciation of South East Asia Nations (ASEAN) atau yang dalam bahasa Indonesiannya berarti Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (Perbara). Indonesia memiliki peran penting dalam organisasi internasional ini karena merupakan salah satu pendiri terbentuknya organisasi ASEAN. Tujuan terbentuknya ASEAN adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, keadilan social, pengembangan kebudaya antara Negara-negara anggota serta menjaga perdamaian dan stabilitas dikawasan ASEAN.
b. Sejarah berdirinya ASEAN
ASEAN (Association of South East Asian Nation) adalah suatu perhimpunan kerja sama regional bangsa-bangsa di kawasan Asia Tenggara. ASEAN didirikan di Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967 yang diprakarsai oleh Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), Thanat Khoman (Thailand), S.Rajanatnam (Singapura), Narsisco Ramos (Filipina). Terbentuknya ASEAN didasari adanya kepentingan-kepentingan bersama antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
c. Tujuan ASEAN
Tujuan dasar terbentuknya ASEAN adalah untuk memperkokoh ikatan solidaritas, terciptanya perdamaian, dan kerja sama yang saling menguntungkan di antara negara-negara di Asia Tenggara, dan dalam Deklarasi Bangkok tercamtum tujuan terbentuknya ASEAN secara lebih detail, tujuan itu antara lain :
1. Untuk mempercepat pertumbuhan, kemajuan sosial serta pengembangan kebudayaan di wilayah Asia Tenggara melalui usaha bersama dalam semangat persamaan dan persahabatan untuk memperkokoh landasan suatu masyarakat Asia Tenggara yang sejahtera dan damai.
2. Untuk meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum dalam hubungan antarnegara di kawasan Asia Tenggara serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam PBB.
3. Untuk meningkatkan kerja sama yang efektif dan saling membantu dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik, ilmu pengetahuanj, dan administrasi untuk pengkajian bersama.
4. Untuk meningkatkan pengkajian wilayah Asia Tenggara.
5. Untuk memelihara kerja sama yang erat dan berguna dengan organisasi-organisasi internasional dan regional lainnya.
Tujuan-tujuan dibentuknya ASEAN berdasarkan deklarasi Bangkok seperti diatas menunjukkan bahwa dengan kebersamaan kita dapat membentuk suatu kekuatan yang lebih besar sehingga akan mempermudah atau mempercepat untuk mencapai cita-cita bersama.
d. Fungsi ASEAN
1. Menjaga dan meningkatkan perdamaian, keamanan dan stabilitas dan memperkuat nilai-nilai berorientasi perdamaian di kawasan itu.
2. Meningkatkan ketahanan regional dengan mempromosikan lebih besar politik, keamanan, ekonomi, dan osial-budaya kerjasama.
3. Melestarikan Asia Tenggara sebagai Senjata Nuklir Bebas Zona dan bebas dari semua senjata pemusnah missal lainnya.

e. Kelebihan ASEAN
1. ASEAN merupakan Organisasi yang ada di Asia Tenggara, dimana Organisasi ini beranggotakan 10 negara, sebagaian besar Negara ASEAN adalah Negara yang memiliki persamaan nasib yaitu sama-sama Negara bekas jajahan, sehingga dengan hal ini memunculkan rasa solidaritas dan rasa mempertahankan kemerdekaan yang tinggi. Diantara Negara-negara itu sebagian Negara memiliki kekayaan alam yang berlimpah, dan ASEAN terletak diantara jalur lintas perdagangan internasional.
2. Selain itu ASEAN merupakan organisasi pemersatu se-Asia Tenggara dengan tujuan saling membantu/menguntungkan satu sama lain bagi Negaranya masing-masing dalam segala bidang.
3. ASEAN dapat meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional antar Negara.

f. Kelemahan ASEAN
1. Diantara anggota-anggota lainya terdapat Negara yang masih berkembang dimana hal ini mengakibatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan social yang terhambat, dan perkembangan budaya disuatu kawasan yang masih sangat tertinggal, selain itu ditambah lagi dengan adanya konflik antar sesama anggota yang mengakibatkan melemahnya system Organisasi ASEAN itu sendiri.
2. Erosi kepercayaan (rasa percaya diri) dari kalangan ASEAN yang semakin besar karena persaingn dunia kini semakin ketat dan tajam. Terlebih dengan munculnya Cin sebagai primadona pasar dunia yang kini terbukti diserbu banyak investor asing.
3. Kenyataan saat ini bahwa pasar ASEAN sangat banyak sekali dibanjiri produk buatan Cina. Produk itu mudah diserap pasar di ASEAN antara lain karena harganya murah , sehingga terjangkau daya beli semua lapisan masyarakat. Derasnya produk Cina masuk ASEAN membuat negra-negara tersebut semakin ciut, sehingga tidak sedikit perusahaan mereka yang memindahkan usahanya ke
Cina.

g. Peran ASEAN
1. ASEAN Regional Forum (ARF) Forum ini di maksudkan untuk meningkatkan kerjasama politik dan keamanan di Asia Pasifik.
2. Asean mempelopori Perjanjian Persahabatan dan kerja sama di Asia Tenggara (TAC). TAC merupakan Code of condukt yang mengatur tata hubungan antar Negara di kawasan Asia Pasifik.
3. Peranan ASEAN dalam masalah di Asia Timur. Mengenai masalah-masalah yang di alami Asia Timur, ASEAN tidak mengambil andil besar karena tuduhan melakukan urusan regional mereka.
4. Menyelesaikan persoalan ASEAN vegetables oil club (AVOC) mengatur kesepakatan harga minyak kelapa sawit menjadi keruh karena tuduhan melakukan praktik kartel dan melanggar kesepakatan.

h. Manfaat ASEAN bagi Indonesia
1. ASEAN Mampu menciptakan stabilitas, perdamaian, dan keteraturan di kawasan ASEAN sehingga dapat melanjutkan pembangunan di segala bidang dan dapat mendorong anggota ASEAN menjadi Negara yang lebih maju.
2. ASEAN memiliki berbagai bentuk kerja sama di bidang pembangunan dan percepatan pemajuan ekonomi, antara lain, perluasan perdagangan, investasi, kepariwisataan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta di bidang pendidikan.
3. ASEAn adalah organisasi kawasan yang kebanyakan anggotanya merupakan SNegara berkembang sehingga asosiasi itu dapat menjadi wadah bagi Negara anggota dalam memperjuangkan kepentingan bersama di forum internasional.
4. ASEAN dan Negara anggota telah memberikan bantuan kepada Indonesia saat terjadi bencana alam, seperti tsunami di Aceh (2004), gempa dan gunung meletus di Yogyakarta (2006 dan 2010), serta gempa dan tsunami di Pulau Nias (2009)
5. Negara anggota ASEAN turut serta dalam proses perdamaian di Aceh melalui Aceh Monitoring Mission.

i. Dampak Positif ASEAN bagi Indonesia
1. Negara dapat memenuhi kebutuhan yang tidak bisa diproduksi di dalam negeri.
2. Memperluas pasar bag iproduk dalam negeri
3. Menghilangkan hambatan perdagangan internasional
4. Mempercepat pertumbuhan ekonomi
5. Meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat
6. Terjadinya alih teknologi
7. Masuknya modal asing kedalam negeri
8. Kegiatan produksi dalam negeri menjadi meningkat secara kuantitas dan kualitas
9. Mendorong pertumbuhan ekonomi Negara, pemerataan pendapatanmasyarakat, dan stabilitas ekonomi nasional.
10. Menambahakan devisa Negara melalui bea masuk dan biaya lain atas ekspor dan impor.
11. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam negeri, terutama dalam bidang sector industry dengan munculnya teknologi baru dapat membantu dalam memproduksi barang lebih banyak dengan waktu yang singkat.
12. Melalui impor, kebutuhan dalam negeri dapat terpenuhi.
13. Memperluas lapangan kerja dan kesempatan masyarakat untuk bekerja.
14. Mempererat hubungan persaudaraan dan kerjasama antar Negara.

j. Dampak Negatif dari ASEAN
1. Salah penerapan atas penggunaan teknologi.
2. Pasar dalam negeri dikuasai produk asing.
3. Perusahaan dalam negeri yang tidak mampu bersaing akan bangkrut.
4. Banyaknya TKI illegal.
5. Barang-barang produksi dalam negeri terganggu akibat masuknya barang impor yang dijual lebih murah dalam negeri yang menyebabkan industry dalam negeri mengalami kerugian besar.
6. Munculnya ketergantungan dengan Negara maju.
7. Terjadinya persaingan yang tidak sehat, karena pengaruh perdagangan bebas.
8. Bila tidak mampu bersaing maka pertumbuhan perekonomian Negara akan semakin rendah dan bertambanya pengangguran dalam negeri.
9. Intervensi asing terhadap kebijakan ekonomi Indonesia.
10. Masuknya tenaga asing ke Indonesia.
11. Mendorong masyarakat hidup konsumtif

k. Cara Mengantisipasi Dampak Negatif dari PBB
Dengan menjadi anggota ASEAN tidak selalu menimbulkan efek positif untuk indonesia yang pasti ada juga damapk negative untuk indonesia. Maka dari itu Indonesia perlu memperhatikan bagaimana cara mengantisipasi dampak negative tersebut agar tidak mengganggu perkembangan dan kemajuan Negara Indonesia kedepannya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara seprti berikut :
• Indonesia perlu meningkatkan pendidikan kepada warganya karena dengan munculnya berbagai teknologi bisa saja disalah gunakan oleh warga Negara yang kurang mengerti namun jika pendidikan warga Indonesia itu tinggi maka warga negaranya akan menyeleksi sendiri bagaimana menggunakan dan memanfaatkan teknologi tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.
• Indonesia harus lebih meningkatkan kualitas produksi dalam negeri agar masyarakatnya tidak lebih memilih produksi dari Negara lain karena dengan dibetunya kerjasama dalam lembaga ASEAN ini pasti anatra Negara satu dan Negara lainnya saling berinteraksi dan saling bekerja sama yang akhirnya dapat mengakibatkan barang-barang asing masuk ke Indonesia dan jika Indonesia tidak meningkatkankualitas produksinya bisa saja warga Negara Indonesia lebih memilih produk asing.
• Indonesia harus lebih meningkatkan Instansi-instansi atau perusahaan serta lembaga swadaya masyarakat yang dapat menyediakan berbagai lowongan kerja kepada warga Negara Indonesia sehingga warga Negara Indonesia tidak perlu bekerja diluar negerei dan menjadi TKi illegal di luar negeri yang dapat membahayakan warga Negara Indonesia sendiri.
• Indonesia perlu meningkatkan upah minimum pekerjanya karena jika Indonesia bisa memberikan upah yang cukup untuk masyarakatnya maka masyarakatnya pun bisa hidup dengan kesejahteraan yang cukup dan Indonesia pun bisa bersaing dengan Negara lain.
• Indonesia harus membatasi produk asing yang masuk ke dalam negeri agar warga masyarakatnya tidak menjadi masyarakat yang konsumtif denagn begitu Indonesia bisa lebih mengurangi pemborosan.
2. PBB
a. Penjelasan PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN) adalah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Tujuannya adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia dan kerja sama antarnegara anggota. PBB didirikan pada 28 Juni 1945, tidak lama setelah Perang Dunia II berakhir. PBB didirikan oleh empat negara besar, yaitu Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, dan Cina. PBB dibentuk untuk membuat tatanan dunia menjadi lebih baik dan lebih damai, terbebas dari peperangan dan permusuhan. Organisasi ini bermarkas di kota New York, Amerika Serikat. Walaupun didirikan oleh Negara-negara besar, keanggotaan PBB terbuka bagi semua Negara di dunia. Sampai saat ini, anggota PBB berjumlah 193 negara. Jadi, hampir seluruh Negara di dunia telah menjadi anggota PBB. Semua Negara yang menjadi anggota PBB memiliki kedudukan yang sama. Negara besar maupun kecil, baik kaya atau miskin, semuanya memiliki hak dan kewajiban yang sama bagi terciptanya perdamaian dunia. Sekretaris Jendral PBB saat ini adalah Banki-moon asal korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007, menggantikan Sekretaris jendral terdahulu, yaitu Kofi Annan dari Ghana. Organisasi ini memiliki enam organ utama : Majelis Umum (majelis musyawarah utama), Dewan Keamanan (untuk memutuskan resolusi tertentu untuk perdamaian dan keamanan), Dewan Ekonomi dan Sosial (untuk membantu dalam mempromosikan kerjasama ekonomi, sosial internasional dan pembangunan), Sekretariat (untuk menyediakan studi, informasi dan fasilitas yang diperlukan oleh PBB)[11], Mahkamah Internasional (organ peradilan primer), dan Dewan Perwalian (yang saat ini tidak aktif).

b. Sejarah PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dibentuk karena Liga Bangsa-Bangsa (LBB) yang dibentuk oleh Woodrow Wilson (Presiden Amerika Serikat ke-28) dianggap telah gagal mencegah meletusnya Perang Dunia ke-2 yang diawali oleh peristiwa diserbunya Polandia oleh tentara Jerman pada tanggal 1 September 1939. Pembentukan PBB diawali dengan pertemuan antara Franklin Delano Rossevelt (Presiden Amerika Serikat ke-32) dengan Winston Churchill (Perdana Menteri Inggris) yang menghasilkan Atlantik Charter. Kemudian pada tanggal 1 Januari 1942 diadakan pertemuan di Washington, Amerika serikat oleh 26 negara yang menghasilkan terbentuknya Maklumat Bangsa-Bangsa yang isinya menyetujui program dalam Atlantic Charter. dan akhirnya tanggal 25 April – 26 Juni 1945 diadakan konferensi San Fransisco yang menghasilkan Piagam PBB, lalu piagam tersebut mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 1945 dan diperingati sebagai hari PBB (United Nation Day)

c. Tujuan Pembentukan PBB
PBB dibentuk untuk mencapai beberapa tujuan agar terwujud keadilan dunia. Tujuan pembentukan tersebut terdapat dalam Mukadimah PBB dan dipertegas lagi dalam Pasal 1 Piagam PBB yang isinya sebagai berikut :
1. Memelihara perdamaian dan keamanan internasional.
2. Memajukan hubungan persahabatan antar bangsa berdasarkan asas-asas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan negara lain.
3. Mewujudkan kerja sama internasional dalam memecahkan persoalan internasional dalam bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, dan kemanusiaan.
4. Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam merealisasikan tujuan.
5. Meningkatkan kerja sama internasional untuk memecahkan masalah internasional di bidang politik, sosial, kebudayaan, kependudukan, dan lain-lain.
6. Mendorong untuk menghormati HAM dan kemerdekaan bagi semua bangsa tanpa membedakan ras, jenis kelamin, bahasa, dan agama.
7. Menjadi pusat penyesuaian dalam melakukan tindakan bangsa-bangsa untuk memelihara keamanan dan perdamaian dunia.

d. Fungsi PBB untuk Indonesia
1. Mampu menyelesaikan masalah-masalah Internasional.
2. Mempromosikan tentang perdamaian dunia

e. Kelebihan PBB
1. Merupakan organisasi Internasional terbesar (yang diikuti oleh hamper seluruh Negara) guna perdamaian dunia.
2. Organisasi yang dipercaya mampu menjaga perdamaian,keamanan dunia, dan perlindungan social.

f. Kelemahan PBB
1. Adanya pihak-pihak (Negara) yang lebih dominan/berpengaruh dalam kinerja PBB.
2. Tidak adanya keadilan karena adanya hak veto dewan keamanan.

g. Peranan PBB untuk Indonesia
PBB berperan dalam membantu menyelesaikan persoalan-persoalan antara Indonesia dengan Belanda, bantuan tersebut antara lain dengan membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) yang berhasil menyelenggarakan Perundingan Renville pada tanggal 17 Januari 1948, lalu PBB juga membentuk United Nations Commission for Indonesia (UNCI) yang berhasil menyelenggarakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag pada tanggal 23 Agustus – 2 November 1949, selain itu PBB juga membantu Indonesia untuk mengembalikan Irian Barat (Papua) dari kekuasaan Belanda dengan membentuk UNTEA yang bertugas untuk mengambil alih kekuasaan pemerintahan atas wilayah Irian Barat (Papua) dari tanggal 1 Oktober 1962 sampai Mei 1963.
• Pada Masa Kemerdekaan
Organisasi perserikatan Bangsa-Bangsa turut membantu dalam upaya menyelesaikan pertikaian senjata yangterjadi anatar Indonesia dan Belanda (1945-1950),. Berdasarkan siding yang dilakukan Dewan Keamanan PBB pada tanggal 24 Januari 1949, Amerika Serikat mengutarakan resolusi yang mendapatkan persetujuan dari semua Negara anggota PBB, diantaranya:
a) Pembebasan presiden dan wakil presiden, serta para pemimpin Indonesia yang telah ditangkapoleh pemerintah Belanda pada 19 Desember 1948.
b) Menginstruksikan agar KTN memberikan laporan lengkap tentang situasi yang dialami Indonesia sejak 19 Desember 1948.
Beberapa hasil keputusan PBB untuk Indonesia pada masa kemerdekan :
a) Piagam pengakuan Kedaulatan Indonesia pada 27 Desember 1949. Dengan pengakuan kedaulatan tersebut, maka berakhirlah masa revolusi bersenjata di Indonesia dan Belanda telah mengakui kemerdekaan Indonesia.
b) Pembentukan RIS. RIS di bentuk pada 2 November 1949 atas hasil keputusan Konferensi Meja Bundar (KMB), dimana RIS terdiri dari Negara-negara bagian diantaranya Republik Indonesia, Negara Sumatera Timur, Negara Sumatera Selatan, Negara Pasundan, Negara Jawa Timur, Negara Madura, Negara Indonesia Timur, dan 9 satuan kenegaraan yang berdiri sendiri yaitu Kalimantan Barat, Kalimantann Timur, Bangka, Belitung, Riau,Jawa tengah. Namun atas tanggal 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan dan terbentuklah Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
c) Pembentukan KTN (Komisi Tiga Negara) sebagai akibat Agresi Militer I yang dilakukan Belanda pada 21 Juni 1947. KTN terdiri dari Australia, Belgia, dan Amerika Serikat dan berdiri pada 27 Oktober 1947. KTN berhasil menghantarkan Indonesia ke meja perundingan Renville.
d) UNCI ( United Nations Communications for Indonesia ). Badan ini terbentuk untuk menggantikan KTN yang dianggap gagal dalam upayanya mendamaikan Indonesia dengan pihak Belanda. Selain itu, UNCI terbentuk sebagai akibat Agresi Militer II yang dilakukan Belanda terhadap Indonesia. UNCI mampu mengantarkan Indonesia pada perundingan Roem Royen dan Konferensi Meja Bundar.

• Bidang Keamanan dan Perdamaian
a) Penyelesaian masalah Irian Barat. Pada waktu terjadi ketegangan Indonesia dengan Belanda mengenai masalah Irian Barat, Sekretaris Jendral PBB U Thant menganjurkan kpada seseorang diplomat asal Amerika Serikat bernama Ellsworth Bunker untuk mengajukan usul penyelesaian masalah Irian Barat. Pada bulan Maret 1962 Ellsworth Bunker mengusulkan agar Belanda menyerahkan kedaulatan Irian Barat kepada Indonesia melalui PBB. PBB juga berperan penting dalam perjanjian New York dimana akhirnya Belanda menyerahkan Irian Barat kepada bangsa Indonesia. Selain itu PBB juga membentuk satuan keamanan PBB untuk menjamin keselamatan Irian Barat.
b) Penyelesaian pertikaian di Timor-timor.
• Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya
Menurut Deputi Pendanaan Luar Negeri Bappenas sepuluh lembaga yang ada dibawah naungan PBB yitu UNDP, FAO, ILO, UNESCO, UNFPA, UNIDO, UNV, WFP dan WHO secara bersama-sama mengembangkan program pembangunan di Indonesia, yakni di kabupaten Belu, Nusa tenggara Timur yakni untuk mengatasi permasalahan seperti kemiskinan air bersih dan sanitasi, pendidikan dasar, serta kesehatan.

h. Manfaat PBB untuk Indonesia
• Secara Politik
Dapat mendukung proses demokratisasi, memperkokoh persatuan dan kesatuan, mendukung terciptanya kohesi social, meningkatkan pemahaman dan tolernsi terhadap perbedaan, mendorong terwujudnya tata pemerintahan yang baik, mendorong penghormatan, mendorong terwujudnya tata pemerintahan yang baik, mendorong penghormatan, perlindungan dan pemajuan HAM di Indonesia.

• Secara Ekonomi dan Keuangan
Mendorong pertumbuhan dan stastabilitas ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing, meningkatkan kemampuan iptek, meningkatkan kapasitas nasional dalam upaya pencapaian pembangunan nasional, mendorong peningkatan produktivitas nasional, mendatangkan bantuan teknis, grant dan bantuan lain yang tidak mengikat.
• Segi Kemanusiaan
Mengembangkan early warning system di wilayah rawan bencana, meningkatkan capacity building di bidang penanganan bencana, membantu proses rekonstruksi dan rehabilitasi daerah bencana; mewujudkan citra positif Indonesia di masyarakat internasional, dan mendorong pelestarian lingkungan hidup dan mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam usaha-usaha pelestarian lingkungan hidup.

i. Dampak Positif PBB
Terbangunnya rasa saling percaya diri antar Negara-negara di dunia yang dapat dilihat pada terciptanya kerjasama-kerjasama antar Negara dan juga munculnya salah satu lembaga supra-nasional sebagai pembentuk karakter baru Negara-negara yang merelakan sedikit kedaulatan Negara mereka demi tercapainya perdamaian dunia. Serta untuk Negara-negara anggota PBB dapat melakukan kerjasama non blok dengan mudah dan dapat melakukan pembangunan wilayah Negara.
j. Dampak negatif PBB
Terciptanya monopoli kekuasaan yang menguntungkan salah satu pihak. Disamping itu, juga memunculkan blok-blok baru yang sulit diindikasikan sebagai wujud kerjasama ekonomi ataukah aliansi keamanan yang mempersulit pemetaan Negara-negara anggota terhadap tindakan yang diambil, yang dapat memunculkan kecurigaan dan mengancam perdamaian dunia.

k. Cara mengantisipasi dampak PBB
Indonesia perlu meningkatkan Sumber Daya Manusianya agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara asing yang juga menjadi anggota PBB. Selain itu Indonesia harus mampu bekerjasama dengan Negara asing dengan baik dan harus menjaga hubungannya agar tiak terjadi permusuhan yang dapat membahayakan Indonesia sendiri. Serta Indonesia harus selalu berhubungan baik dengan Negara-negara lain agar Indonesia rtidak mendapatkan musuh dalam lembaga PBB.

3. UNESCO
a. Pengertian
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, disingkat UNESCO adalah merupakan badan khusus PBB yang didirikan pada 1945. Tujuan UNESCO adalah untuk mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki.
b. Sejarah UNESCO
Pada awal 1942, dalam masa perang, pemerintah negara-negara Eropa, yang menghadapi Nazi Jerman dan sekutunya, bertemu di Inggris untuk Konferensi Menteri Sekutu Pendidikan (DATANG). Perang Dunia II masih jauh dari selesai, namun negara-negara sedang mencari cara dan sarana untuk merekonstruksi sistem pendidikan mereka sekali perdamaian dipulihkan. Sangat cepat, proyek ini mendapatkan momentum dan segera mengambil catatan universal. Pemerintah baru, termasuk dari Amerika Serikat, memutuskan untuk bergabung masuk, Akibatnya, usulan CAME didirikan yang difokuskan pada masa depan mengadakan konferensi di London untuk pembentukan sebuah organisasi pendidikan dan budaya dari November 1-16, 1945.
Ketika konferensi yang dimulai pada 1945 (tak lama setelah PBB resmi menjadi ada), ada 44 negara peserta yang delegasi memutuskan untuk membuat sebuah organisasi yang akan mempromosikan budaya perdamaian, membangun “solidaritas intelektual dan moral umat manusia,” dan mencegah terjadinya perang dunia. Ketika konferensi berakhir pada tanggal 16 November 1945, 37 negara peserta didirikan UNESCO dengan Konstitusi UNESCO.
Setelah ratifikasi, Konstitusi UNESCO mulai berlaku pada tanggal 4 November 1946. Konferensi Umum UNESCO resmi pertama kemudian diselenggarakan di Paris dari 19 November-10 Desember 1946 dengan perwakilan dari 30 negara. Sejak itu, UNESCO telah tumbuh dalam signifikansi di seluruh dunia dan jumlah kantor negara anggota yang berpartisipasi telah berkembang menjadi 195 (ada 193 anggota PBB tetapi Kepulauan Cook dan Palestina juga anggota UNESCO).
c. Tujuan Pembentukan UNESCO
1. Mendukung perdamaian dan keamanan dalam kerjasama bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya.
2. Meningkatkan rasa saling menghormti yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hokum, HAM, dan kebebasan hakiki.
3. Mengamankan warisan budaya dalam alam serta memelihara HAM, dan mencob untuk memperbaiki perbedaan digital dunia.

d. Fungsi UNESCO
1. Mempromosikan kerja sama antar Negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya.
2. Informasi mengenai pendidikan, ilmu alam, ilmu social & manusia, budaya, serta komunikasi & informasi.
3. Proyek yang diseponsori oleh UNESCO termasuk program baca-tulis, teknis, dan pelatihan-guru, program ilmu internasional, proyek sejarah regional dan budaya, promosi keragaman budaya.

e. Kelebihan UNESCO
1. Menyatukanvisi beberapa Negara yang ingin mencerdaskan pembentukan generasi bangsa dalam bidang pendidikan.
2. Kerjasama yang dapat menginterprestasikan Negara masing-masing.

f. Kelemahan UNESCO
1. Ketidak merataannya beasiswa luar negeri guna peningkatan mutu Negara.
2. Tidak dapat menyatukan metode pembelajaran

g. Peran UNESCO
UNESCO bekerja untuk menjaga perdamaian dan pembangunan manusia melalui perannya sebagai lembaga utama internasional untuk pendidikan, ilmu pengetahuan, budaya dan komunikasi. UNESCO bekerja untuk
mengembangkan dan mempromosikan prinsip-prinsip universal dan ide, didasarkan pada kebutuhan untuk melindungi kelompok rentan dan kurang beruntung;
mengakui dan melindungi keragaman dan hak asasi manusia;
Mempromosikan pemberdayaan dan partisipasi dalam masyarakat pengetahuan yang muncul melalui akses, peningkatan kapasitas dan berbagi pengetahuan.
UNESCO berfungsi sebagai laboratorium ide – mengantisipasi dan mendefinisikan tantangan yang muncul dalam lingkup yang dimandatkan pendidikan, ilmu pengetahuan, budaya, informasi dan komunikasi. Hal ini memainkan peran penting dalam mengumpulkan dan berbagi informasi yang tersedia, pengetahuan dan praktik terbaik dalam bidang ini. UNESCO berfungsi sebagai forum utama untuk memeriksa dan mengidentifikasi isu-isu etis dan intelektual dari waktu kita, bekerja menuju perjanjian universal tentang masalah ini, target benchmarking dan memobilisasi opini internasional. Di jantung dari misi UNESCO dan kegiatan adalah visi global budaya perdamaian didasarkan pada ketaatan terhadap hak asasi manusia, pembangunan berkelanjutan, saling menghormati dan pengentasan kemiskinan.

h. Manfaat UNESCO
Dengan adanya UNESCO itu dapat membantu Indonesia untuk menempatkan asset budaya Negara kita agar tidak di klain oleh Negara lain. Contohnya saja orang lain bisa saja mengklaim batik tetapi sekarang dunia tahu kalau batik adalah milik Indonesia. Selain batik wayang yang dinyanyikan sebagai asset budaya Indonesia.

i. Dampak Positif
1. Bisa mengenalkan kebudayaan Indonesia ke Negara luar
2. Membantu mematenkan budaya Indonesia
3. Memberikan dukungan moril dan materiill dalam pelestarian budaya

j. Dampak Negatif
1. Kalau telat mematenkan bisa diklaim Negara lain
2. Dengan adanya globalisasi yang membawa kemajuan dalam teknologi dapat menimbulkan efek yang merugikan.

k. Cara Mengantisipasi Dampak Negatif UNESCO
Jika Indonesia memiliki asset kebudayaan maupun kesenia dan benda-benda atau alat-alat milik Indonesia hendaknya Indonesia langsung mendaftar ke UNESCO agar segera diakui dan dinyatakan milik Indonesia. Dengan begitu Negara lain tidak akan lagi mengklaim budaya milik Indonesia. Seperti halnya dulu Malaysia yang mengklaim reog sebagai warisan budayanya padahal reog itu milik Negara Indonesia yang berasal dari Ponorogo. Maka dari itu mendapatkan pengakuan dari dunia akan asset budaya bangsa sangat penting.
KESIMPULAN
Indonesia mengikuti beberapa lembaga Internasional sebagai cntohnya beberapa lembaga internasional yang diikuti Indonesia adalah ASEAN, PBB, dan UNESCO. Semua lembaga internasional itu memiliki tujuan, fungsi, kelemahan, kelebihan , dampak masing-masing. Tidak semua hal yang diharapkan menguntungkan pasti mengunrungkan semua tetapi pasti ada hal yang merugikannya juga seperti halnya ketika Indonesia mengikuti lembaga Internasional pasti menimbulkan dampak yang baik untuk Indonesia namun pasti juga menimbulkan dampak negative juga.Dibentuknya sebuah lembaga itu pasti untuk mendekatkan antar bangsa agar saling berinteraksi satu sama lain teriutama hubungan timbale balik anatar kelompok atau Negara. Biasanya interaksi social ini dilakukan dalam bentuk kerjasama yang dapat mengakibatkan perubahan social pada masing-masing- Negara. Seperti halnya Indonesia dengan mengikuti lembaga internasional Indonesia mendpatkan keuntungan seperti halnya, indonesia dapat dengan mudah untuk mendapatkan kebutuhan yang tidak dapat dicukupi di dalam negeri hal itu Indonesia dapat mendapatkan bantuan dari Negara lain. Selain itu dengan menjadi anggota Organisasi Internasional Indonesia dapat melindungi sekaligus mengenalkan asetnya ke Negara lain. Namun karena menjadi anggota lembaga Internasional Indonesia mendapatkan dampak negative dalam perubahan social, bahwa masyarakat Indonesia pun menjadi terbawa kebudayaan luar atau asing selain itu masyarakat Indonesia menjadi lebih dominan pada barang-barang asing. Maka dari itu Indonesia harus tetap memperhatikan itu semua baik dampak, manfaat dan cara mengatasi akibatnya.

Sumber
1. http://gudangilmupintar17.blogspot.com/2014/04/organisasi-internasional-yg-diikuti-html?m=1.
2. http://www.invonesi.com/macam-macam-organisasi-internasional-dimana-Indonesia-aktif-berkontribusi-htm/

Komunikasi Internal Public Relation

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

TUGAS UKD 4
KEHUMASAN

OLEH:
KIKI TIKA PRATAMA
D1814058
D3-PERPUSTAKAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
TAHUN 2015

Komunikasi Internal Pablic Relation
Saya Bernama Kiki Tika Pratama yang bertugas sebagai PRO dari PT. Intan Pertiwi. PT. Intan Pertiwi merupakan perusahan yang berada di Ponorogo Jawa Timur. Perusahaan ini bergerak dalam bidang industri Buku. Perusahaan ini memproduksi buku-buku tulis untuk siswa maupun mahasiswa serta pekerja. Perusahaan ini memiliki 100 karyawan yang berasal dari berbagai kalangan dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Perusahaan ini pun memiliki moto yang dipegang teguh oleh perusahaan dan karyawannya yaitu, “Bersama Kita Maju” yang mengandung makna bahwa antara perusahan dan karyawan itu saling membutuhkan dan bekerja sama sehingga satu sama lain saling melengkapi dan saling melakukan yang terbaik. Karyawan melakukan yang terbaik pada atasan perusahaan dengan melakukan kerja yang maksimal sesuai kemampuan dan bidangnya sedangkan perusahaan membalas dengan upah dan pelayanan yang sepadan kepada karyawan sesuai dengan jasa mereka kepada perusahaan. Dalam melakukan pekerjaanya karyawan pasti membutuhkan perasaan nyaman dan niat yang besar, maka dari itu kesejahteraan para karyawan harus diperhatikan karena jika karyawan merasa nyaman, berminat , dan merasa memiliki tanggung jawab dan tugas kepada perusahaan maka karyawan akan bekerja secara maksimal sebanding dengan apa yang mereka dapatkan.
Komunikasi internal merupkan penyampaian informasi dari seseorang kepada orang lain. Dimana komunikasi itu akan berhasil dengan baik apabila timbul saling pengertian anatara satu sama lain. Hubungan komunikasi yang baik anatara karyawan dengan atasannya dapat menjadikan apa yang dikomunikasikan dapat dimengerti, dipikirkan dan dilaksanakan oleh keduanya. Tanpa adanya komunikasi yang baik anatara atasan perusaan dengan karyawannya maka pekerjaan akan menjadi kacau sehingga tujuan organisasi kemungkinan besar tidak akan tercapai. Jadi dengan adanya komunikasi internal ini maka karyawan dan atasan perusahaan dapat saling memberi dan menerima informasi yang sesuai dengan apa yang ada dalam fikiran dan perasaan masing-masing, sehingga hubungan anatar karyawan dengan atasan PT. intan Pertiwi dapat terjalin secara harmonis. Karena kesuksesan perusahaan itu dilihat dari peningkatan produktivitas kerja karyawannya di perusahaan sehingga peningkatan produktivitas perusahaan dipengaruhi oleh cara kerja masing-masing karyawan di perusahaan tersebut. Dimana dalma peningkatan produktivitas perusahaan itu disebabkan oleh banyak faktor seperti halnya: mempunyai tingkat kehadiran yang baik, selalu menyukai pekerjaannya, melakukan pekerjaan sesuai dengan bagiannya, memahami pekerjaan dengan dan lain-lain.
Maka dari itu seorang PRO harus berperan penting dalam komunikasi internal antara karyawan dengan atasan. Dalam hal ini PRO harus membuat hubungan baik dan harmonis antara karyawan dengan atasan agar sama-sama saling merasa membutuhkan dan memberi, sehingga hubungan antaar karyawan dan atasan akan terjalin dengan baik satu sama lain. Jika seorang atasan memperhatikan karyawannya dan mempedulikan kesejahteraan karyawannya serta menghargai karyawannya maka seorang karyawan pun akan menjadi lebih berniat dalam melakukan pekerjaannya sesuai dengan apa yang ia dapatkan dan Ia akan merasa memiliki tanggung jawab besar kepada lembaga atau institusi. Maka dengan begitu karyawan akan memberikan yang terbaik untuk lembaga dan lembaga pun akan memberikan yang terbaik untuk karyawan , dengan begitu komunikasi dua arah akan terjalin antara keduanya yang memberikan efek yang positif.
Namun untuk melakukan hal-hal tersebut tidaklah mudah , maka dari itu tugas PRO sangat diperlukan dalam kepentingan tersebut. Harus dilakukan berbagai kegiatan maupun tindakan untuk mencapai komunikasi dua arah tersebut antara atasan dengan karyawan. Maka dari itu diperlukan beberapa perbuatan atau tindakan yang dapat menciptakan hubungan timbal balik tersebut. Namun perbuatan dan tindakan tersebut harus dilakukan oleh keduannya agar terjalin komunikasi yang harmonis. Atasan harus memberikan kenyamanan dan memberikan kepedulian kepada bawahan maka dengan begitu bawahan pun akan merasa nyaman kepada atasan dan akan merasa tanggung jawan kepada atasan dan akan melakukan yang terbaik untuk Lembaga dimana mereka bekerja.
Oleh karena itu saya sebagai petugas PRO perusahaan akan melakukan berbagai kegiatan untuk memelihara hubungan anatara karyawan dengan atasan. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan PR dalam rangka untuk mencapai tujuan perusahan dengan melakukan kegiatan public pegawai. Seorang karyawan merupakan suatu potensi yang sangat berarti dalam sebuah perusahaan, karena tanpa adanya karyawan yang berpotensi dalam perusahaan maka perusahaan tersebut juga tidak akan berjalan dan berkembang dengan baik. Maka dari itu saya sebagai petugas PRO harus senantiasa mengadakan kontak pribadi dengan karyawan dengan melakukan percakapan dengan karyawan dengan begitu saya dapat mengetahui kesulitan, keinginan, harapan, dan perasaan karyawan. Maka dari itu dapat dilakukan berbagai kegiatan untuk menciptakan hubungan baik anatar karyawan dengan atasan dengan melaklui hal-hal berikut :
a. Pemberian upah yang cukup
Dengan adanya pemberian upah yang cukup dari atasan kepada karyawan maka karyawan akan merasa bahwa ia dihargai oleh atasannya. Dengan upah yang cukup karyawan pun merasa kesejahteraannya tercukupi. Dan ia merasa sebanding antara upah yang didapatkan dengan tenaga yang mereka keluarkan untuk perusahaan. Dengan pemberian upah yang cukup pun karyawan juga akan memaksimalkan kerja mereka sesuai dengan kemampuan mereka agar perusahaannya menghasilkan produk yang baik dan menjadi produk yang terlaris dipasaran. Dengan begitu antara atasan dan karyawan akan terjadi hubungan saling menguntungkan satu sama lain dan merasa saling membutuhkan dan saling menghargai. Dengan begitu hubungan karyawan dapat terjalin dengan harmonis. Karena selama ini banyak perusahaan atau atasan yang tidak memperhatikan upah pegawainya sehingga mereka merasa bahwa upah pegawai tidak perlu banyak yang mengakibatkan pegawai menjadi merasa tidak dihargai dan bekerja secara asal-asalan. Karena pegawai bekerja secara asal-asalan maka atasan akan marah dengan bawahan yang akhirnya akan terjadi konflik antara atasan dengan bawahan yang terkadang samapi terjadi demo kenaikan upah buruh atau karyawan. Maka dari itu pemberian upah yang cukup dari atasan kepada bawahan akan menjadikan hubungan yang baik , harmonis dan saling menguntungkan anatara atasan dan bawahan.
b. Ketenangan kerja
Ketika karyawan bekerja hendaknya atasan menyediakan tempat yang tenang dan nyaman selain itu hendaknya tempatnya pun bersih sehingga karyawan akan bekerja semaksimal mungkin jika mereka merasa nyaman dengan tempat dan suasananya. Dan mereka akan meresa focus dalam bekerja sehingga hasil kerjanyanya pun akan maksimal. Dengan begitu anatara atasan dan bawahan saling menguntungkan dan terjalin hubungan yang harmonis anatara satu sama lain.
c. Perasaan diakui
Seorang karyawan akan merasa bangga dan merasa dihargai jika perusahaan atau atasan mengakui keberadaan karyawan, perusahaan mengakui bahwa perusahaan sangat membutuhkan jasa karyawan. Maka dengan begitu seorang karyawan akan merasa bahwa ia diakui keberadaannya oleh atasan atau perusahaan sehingga dia akan melakukan pekerjaan dengan focus dengan sungguh-sungguh sesuai dengan bidang atau kemampuannya. Dengan adanya hubungan timbal balik dan komunikasi dua arah antara karyawan dengan atasannya tersebut maka akan menimbulkan hubungan yang baik antara perusahaan dengan karyawan yang dapat menguntungkan satu sama lain.
d. Pemberian penghargaan kepada karyawan atas hasil kerja karyawan
Perusahaan hendaknya memberikan penghargaan kepada karyawan bisa dalam bentuk sertifikat atau benda-benda kenangan atau hal yang lainnya. Pada intinya perusahaan perlu memperhatikan jasa karyawan terhadap perusahaan selama ia bekerja dengan perusahaan atau atsan. Dengan pemberian hal-hal tersebut maka karyawan akan merasa bahwa ia selama ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan dan jasanya sangat berarti oleh perusahaan. Dengan begitu karyawan akan merasa berterimakasih dengan atasan dan begitupula sebaliknya atasan akan merasa berterimakasih kepada bawahan atas kerjanya selama ini di perusahaan. Dengan begitulah hubungan yang harmonis itu akan terwujud antara atasan dan bawahan. Karena selama ini banyak atasan yang merasa masa bodo terhadap karyawan , jika karyawan mau keluar atau pensiun dia bersikap masa bodo dan tidak memberikan penghargaan maka karyawan pasti akan merasa sakit hati karena jasanya selama ini terhadap perusahaan tidak dihargai sama sekali.
e. Mengadakan pertemuan secara berkala
Dalam suatu organisasi atau instansi perusahaan hendaknya mengadakan pertemuan secara berkala antaar karyawan dengan atasan untuk mengoreksi kinerjanya dalam waktu tertentu. Sebaiknya pertemuan itu dilakukan setiap satu bulan sekali agar setiap bulanya dapat dikoreksi bagaimana kinerja atasan dan karyawan perusahaan. Dalam pertemuan itu atasan bisa mengomentari kerja karyawannya dan jika ada kerja yang kurang sesuai atasan dapat mengoreksi dan menyarankan atau memberikan arahan bagaimana yang benar dengan begitu kerja karyawan akan menjadi lebih baik. Selain itu karyawan juga dapat mengutarakan unek-uneknya selama satu bulan tersebut sepertihalnya jika terdapat insfrastruktur yang rusak atau kurang memadai karyawan bisa mengatakan kepada atasanya. Karyawan juga bisa mengusulkan kepada atasan mengenai hal-hal baru yang dapat mendukung proses berkembangnya perusahaan. Dengan begitu antara atasan dan bawahan akan terjalin hubungan baik saling jujur, saling mengoreksi dan saling menghargai. Dengan begitu kemajuan perusahaan akan terjamin jika antara atasan dan karyawannya terjalin hubungan yang harmonis , saling mendukung dan saling perhatian.
f. Memberikan Hiburan
Dalm bekerja pastinya terdapat kejenuhan maka dari itu diperlukan hiburan untuk atasan dan karyawan. Seperti halnya ketika hari jadi perusahaan tersebut atasan mengadakan perayaan yang dilakukan dengan berbagai acara yang dapat menghibur karyawan yang juga dapat mendekatkan hubungan antara karyawan dan atasan. Dengan mengadakan perayaan tersebut maka karyawan akan merasa terhibur dengan berbagai kegiatan yang diadakan oleh atasan. Seperti halnya mengadakan perayaan dengan mengundang artis dan mengadakan dourprice. Dengan begitu karyawan dapat melepas penak selama ini ketika mereka bekerja dari pagi sampai sore sehingga kegiatan hiburan ini sangat diperlukan untuk mendukung hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan karyawan.
g. Medangadakan Kegiatan Olahraga
Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran para karyawan maka atasan perusahaan perlu mengadakan kegiatan olahraga seperti olahraga senam sehat yang diadakan setiap minggu yang dapat diikuti oleh kaytawan dan atasan. Sehingga hubungan antara karyawan dan atasan akan semakin dekat dan hubungan timbalbalik serta komunikasi dua arah antara keduanya akan terjalin dengan baik. Dengan pengadaan kegiatan seperti itu dapat menunjukkan bahwa perusahaan sangat peduli dengan kesehatan karyawan maka dari itu karyawan pun akan merasa memiliki tanggung jawan dan jasa kepada atasan. Sehingga antara keduannya akan saling menjaga hubungan baik antar satu sama lain. Dimana kegiatan tersebut juga dapat diikuti oleh masyarakat sekitar yang dapat mendekatkan juga hubungan antara perusahaan dengan masyarakat karena pada umumnya perusahaan itu berdiri dilingkungan masyarakat jadi hubungan baik perusahaan dengan masyarakat harus dijalin dengan baik.
h. Mengadakan Study Tour
Untuk menjalin kedekatan antar perusahaan dengan karyawan diperlukan liburan ke tempat wisata-wisata agar karyawan bisa refresing dan bisa mengerti tempat-tempat wisata di sekitarnya. Maka dari itu perusahaan perlu mengadakan study tour ke tempat-tempat tertentu seperti bali atau tempat lainnya. Sehingga karyawan akan merasa diperhatikan oleh perusahaan. Maka dengan begitu karyawan akan melakukan yang terbaik untuk perusahaan dan dia kan merasa nyaman bekerja diperusahaan tersebut serta ia akan merasa betah bekerja pada atasan perusahaan tersebut. Maka dari itu pentingnya study tour dalam sebuah instansi sangat penting dan harus diperhtikan karena itu juga sangat berpengaruh kepada kinerja karyawannya. Dan kinerja karyawannya berpengaruh pada hasil produksi perusahaan tersebut.
i. Pengadaan kegiatan training
Perusahaan perlu mengadakan kegiatan training-training seperti halnya training motivasi agar karyawan mnemiliki semangat lebih dalam bekerja serta karyawan akan memiliki wawasan yang lebih luas mengeni banyak hal yang dapat membantu dalam proses bekerja mereka. Training perlu diadakan kepada para karyawan agar karyawan bisa membangkitkan semangatnya, minatnya, dan niatnya agar mereka pun dapat menekuni pekerjaannya dengan semangat yang tinggi sehingga mereka pun akan bekerja dengan semaksimal mungkin.Hal tersebut dapat mendukung hubungan komunikasi internal anatar pdengn karyawannya yang dapat terjalin dengan harmonis.
j. Mengadakan seminar-seminar
Untuk menambah wawasan kerja karyawan atasan perusahaan perlu mengadakan beberapa seminar yang dapat mendukung karyawan dalam bekerja. Dengan pengadaan seminar-seminar tersebut karyawan akan lebih mengerti tentang banyak hal seperti bagian kerjanya, bagaimana ia dapat bekerja dengan baik dan benar dan lain-lain. Dengan pemberin seminar-seminar karyawan akan lebih memahami bagian kerjanya dan ia akan lebih focus dan maksimal dalam bekerja sesuai dengan kemampuan dan bidangnya. Dengan begitu kulitas kerja karyawan pun akan semakin meningkat. Jika kualitas kerja karyawan meningkat maka hasil kerjanya pun akan lebih baik dengan mnghasilkan produksi lebih maksimal dan lebih tepat dan cepat.
k. Menyediakan Klinik Gratis
Sebuah institusi hendaknya menyediakan klinik yang disediakan oleh perusahaan untuk karyawan dan anggota keluarganya. Sehingga kesehatan karyawan juga diperhatikan dan perusahaan memberikan kemudahan kepada karyawan dengan memberikan pengobatan geratis untuk karyawan dan keluarganya. Sehingga karyawan akan merasa bahwa perusahaan tersebut sanagt peduli dan memperhatikan karyawannya dengan memberikan fasilitas-fasilitas yang tidak mungkin bisa didapat oleh karyawannya dengan mudah di instansi-instansi lainnya. Maka dengan begitu karyawan akan merasa nyaman dan akan melakukan yang terbaik untuk perusahaannya tersebut.
l. Menyedikan Tempat-Tempat Ibadah
Sebagai perusahaan yang baik hendaknya ia memperhatikan kepentingan beribadah karyawannya. Dengan menyediakan tempat beribadah seperti masjid, gereja dan lain-lain. Dengan begitu karyawan yang akan beribadah bisa beribadah dengan mudah tanpa harus keluar dari lingkungan institui. Dengan menyediakan berbagai fasilits utama yang sangat diperlukan oleh karyawan itu dapat membuat hubungan baik antara perusahaan dan karyawan bisa terjalin dengan baik dan harmonis karena selama ini banyak juga atasan oerusahaan yang tidak memperhatikan kepentingan karyawannya untuk beribadah.

m. Pendidikan
Sebagai perusahaan yang baik dan peduli dengan pendidikan hendaknya menyediakan fasilitas pendidikan gratis untuk anak-anak karyawannya. Jadi selain ia memberikan fasilitas kepada karyawannya perusahaan juga memberikan dana pendidikan untuk anak-anak karyawannya. Dengan begitu masalah pendidikan di Indonesia akan teratasi dan masalah kemiskinan juga akan terkurangi. Jika banyak instansi yang seperti pasti di Indonesia ini akan menjadi sedikit masyarakat yang mengalami kemiskinan. Dengan seperti itu hubungan antara perusahaan dengan karyawan akan terjalin dengan baik dan perusahaan itu akan dinilai baik juag oleh masyarakat karena telah berjas adan peduli terhadap karyawannya serta pendidikan anak-anak karyawannya.

Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan atas komunikasi antara karyawan, PR dan atasan Instansi. Dengan adanya hal-hal diatas hubungan antar atasan perusahaan dengan karyawan akan terjalin dengan baik dan harmonis. Dengan melakukan berbagai hal di atas maka dapat menyadarkan karyawan bahwa perusahaan sangat berperan penting untuk kehidupannya selain memberikan upah yang cukup perusahaan juga memberikan fasilitas-fasilitas lain yang sangat bermanfaat dan membantu karyawan. Dengan begitu image positif dari karyawan kepada atasan perusahaan akan timbul dngan sendirinya karena jika perusahaan sangat menghargai dan mempedulikan karyawannya dengan hal-hal tersebut diatas maka karyawan akan merasa nyaman, senang dan merasa dihargai serta diperhatikan maka dengan begitu karyawan akan menilai bahwa atasan perusahaan adalah seorang yang sangat dermawan dan tidak hanya mementingkan kebutuhannya sendiri tetapi juga mementingkan karyawannya. Dengan begitu juga Perusahaan itu akan menjadi perusahaan yang maju dan terkenal dengan produk unggulan serta terkenal dengan kebaikan dan kedermawanannya. Sehingga masyarakat umum pun akan memberikan nilai plus dan nilai positif kepada perusahaan tersebut. Itulah pentingnya petugas PRO dalam menguhubungkan komunikasi anatara karyawan dan atasan sehingga terjadi komunikasi yang saling timbal balik satu sama lain sehingga dapat menghasilkan hubungan yang harmonis dan berdampak positif terhadap kemajuan perusahaan serta kesejahteraan para karyawannya maupun atasan perusahaan tersebut.

Sumber
1. http:/materikuliahhumas.blogspot.com/2013/OJ/hubungan-internal-komunikasi-organisasi.html?m=1.
2. https://muhammadsultonikomunikasiinternalrabu.wordpress.com/2014/04/04/sekilas komunikasi-internal/

Teknik Penelusuran Informasi Digital

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

MAKALAH
PENELUSURAN INFORMASI
TENTANG TEKNIK PENELUSURAN INFORMASI DIGITAL

Oleh :
1. Eka Diana S D1814034
2. Eni Sulistyowati D1814038
3. Intan Tri P D1814052
4. Kiki Tika P D1814058
5. Shelinda O D1814092
6. Valian D1814

D3-PERPUSTAKAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
TAHUN 2014/2015

Kata Pengantar
Puji syukur mari kita panjatkan kepada Tuhan YME atas kehadiratnya serta sholawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Penulis bersyukur atas karunia, hidaya, serta taufikNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah tentang Teknik Penelusuran Informasi Digital ini.
Dalam penulisan makalah ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi.Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan makalah ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan banyak pihak. Sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi dapat teratasi.
Dalam makalah ini penulis mencoba menjelaskan mengenai bagaimana teknil penelusuran informasi digital.Semoga makalh ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca mengenai mengenai pentingnya melakukan penelusuran informasi yang mudah dengan menggunakan alat digital.
Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran agar dapat memperbaiki dalam penulisan karya-karya lain kedepannya.

Surakarta,
Mei 2015
Penulis

DAFTAR ISI

JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I. PENDAHULUAN 1
A. LATAR BELAKANG 1
B. RUMUSAN MASALAH 1
C. TUJUAN 1
BAB II. PEMBAHASAN 2
A. MESIN PENCARI 2
B. MENCARI INFORMASI DI INTERNET 3
C. MEMILIH DAN MENYIMPAN INFORMASI 6
D. MENGELOLA DAN MEMANFAATKAN INFORMASI 7
BAB III. PENUTUP 9
A. SIMPULAN 9
B. KRITIK DAN SARAN 9

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada masa sekarang dan yang akan datang penggunaan alat penelusur informasi akan menjadi hal yang sangat penting dalam usaha para pelajar untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Karena dalam menjalankan aktivitas sehari-hari terutama aktivitas pemustaka maupun pustakawan dalam menjalankan aktivitasnya di perpustakaan tidak dapat terlepas dari penggunaan alat penelusur informasi termasuk teknologi maupun media berbasis computer untuk mempermudah kegiatan mereka dalam proses melakukan pencarian informasi yang dibutuhkan.
Maka dari itu dalam penggunaannya para pelajar dan pustakawan perlu mengetahui teknik-teknik dalam melakukan penelusuran informasi digital. Karena mengingat pentingnya alat penelusur informasi bagi kita tetapi kalo kita tidak bisa menggunakan sesuai tekniknya maka percuma saja terdapat alat penelusur informasi , maka dari itu kita harus mengerti terlebih dahulu bagaimana tekniknya yang akan dibahas dalam makalah ini.
Pentingnya kebutuhan informasi bagi para pemakai perpustakaan sekarang ini cenderung lebih menginginkan informasi yang didapatkan secara cepat dan tepat, praktis dan efisien, serta menghemat waktu dalam mendapatkan informasi.Sehingga sekarang perpustakaan dituntut untuk melakukan perubahan perilaku pemakai perpustakaan yang mencari informasi dari manual bergeser ke digital yaitu computer dan melalui intrenet.
Dengan memahami teknik penelusuran informasi digital maka dapat mempermudah kita dalam memanfaatkan alat penelusur informasi ketika kita akan melakukan penelusuran informasi yang kita inginkan. Sehingga dapat mempermudah pemakai dalam mengakses informasi yang dibutuhkan sehingga dapat menambah wawasan mereka dan berpengaruh terhadap prospek mereka kedepannya. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa pentingnya memahami atau mengetahui bagaimana teknik penelusuran informasi digital tersebut karena dapat digunakan untuk mempermudah dalam mencari dan mengakses informasi yang dibutuhkan dan dirasa berguna untuk perkembangan intelektual mereka

B. Rumusan masalah
1. Apakah mesin pencari itu ?
2. Bagaimana cara atau teknik mencari informasi di internet ?
3. Bagaimana cara atau teknik memilih dan menyimpan informasi ?
4. Bagaimana cara atau teknik mengelola dan memanfaatkan informasi ?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui apa mesin pencari itu.
2. Untuk mengetahui bagaimana cara atau teknik mencari informasi di internet
3. Untuk mengetahui bagaimana cara atau teknik memilih dan menyimpan informasi.
4. Untuk mengetahui bagaimana cara atau teknik mengelola dan memanfaatkan informasi.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Teknik Penelusuran Informasi Digital
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini maupun mendatang. (Gordon B. Darvis).
Penelusuran Informasi menurut Suwarno ialah proses penelusuran kembali informasi data yang dibutuhkan pemakai yang telah disiapkan dalam suatu system informasi atau dalam suatu pangkalan data.
Dari kedua pengertian diatas dapat disimpulkan pengertian teknik penelusuran informasi digital ialah penelusuran yang dilakukan dengan dan melalui media digital atau elektronik seperti melalui OPAC (Online Public Access Catalog), Search Engine (di Internet), Database Online, Jurnal Elektronik, Reference Online, dan informasi lain yang tersedia secara elektronik/digital.

B. Media Penelusuran Informasi Digital/Online
a) OPAC (Online Public Access Catalog)
OPAC merupakan alat penelusuran informasi yang bersifat elektronik dan digital yang dapat digunakan untuk menemukan informasi pustaka/koleksi baik dalam bentuk tercetak maupun elektronik/digital. Namun memang pada kenyataannya untuk saat ini OPAC ini masih banyak digunakan ‘hanya’ untuk keperluan temu kembali informasi pustaka terutama yang tercetak atau dengan kata lain fungsinya tak lain hanya sebagai pengganti katalog tercetak.
b) E-Journal (Electronic Journal)
Journal elektronik atau orang sering menyebut sebagai e-journal merupakan satu bentuk sumber digital yang dapat digunakan dalam penelusuran informasi yang berasal dari jurnal ilmiah atau popular, baik jurnal tercetak yang dielektronikan maupun jurnal yang memang ‘hanya’ terbit secara elektronik.
c) E-Book
E-book atau buku elektronik merupakan satu sumber digital atau elektronik yang dapat digunakan oleh pengguna yang ingin mendapatkan informasi dari sebuah buku yang dikemas dalam format elektronik atau digital. Pengguna dapat melakukan penelusuran sekaligus membaca bahkan mendownload file buku elektronik yang tersedia di banyak situs di internet. Buku elektronik ini bisa berasal dari buku tercetak yang dielektronikan atau didigitalkan, atau bisa juga hanya terbit dalam versi digital/elektronik.
d) E-Publications
E-Publications atau publikasi elektronik merupakan sumber informasi digital yang diterbitkan oleh berbagai institusi atau penerbit atau organisasi atau bahkan perorangan baik yang bersifat ilmiah atau tidak. Bentuknya dapat apapun seperti e-news, e-newspaper, e-bulletine, e-gallery dan sebagainya.
e) Online Database
Online Database atau Basis Data Online merupakan sumber informasi digital/elektronik yang berisi berbagai macam jenis informasi digital seperti e-journal, e-book, e-proceeding, e-articles, abstracts, images, dan publikasi lainnya yang dapat diakses dari satu situs web atau pangkalan data elektronik. Basis data ini seringkali mengalami distorsi pengertian dengan e-journal, hal ini dikarenakan memang sebagian besar informasi yang ada di dalamnya berupa jurnal elektronik. Namun perlu ditekankan bahwa basis data online (database online) ‘berbeda’ dengan e-journal.
Database online ini kebanyakan merupakan layanan berbayar atau berlangganan tapi ada pula yang tidak alias gratis.
Secara garis besar tiap-tiap database biasanya mempunyai keunikan dan spesialisasi dalam bidang ilmu tertentu. Akan tetapi kadang beberapa database juga merupakan database yang sifatnya general sehingga kadang akan ditemukan beberapa overleaping antara satu database dengan database lainnya. Atau dengan kata lain, ada beberapa sumber informasi digital yang dapat ditemukan dalam berbagai database online yang tersedia. Untuk itu perlu sebuah kejelian dan evaluasi mendalam ketika akan melanggan database online, terutama untuk menghindari banyaknya sumber digital yang sama dalam database berbeda yang dilanggan.
Sedangkan dalam hal teknik penelusuran, pada prinsipnya antara satu database dengan database yang lain, biasanya mempunyai metode pencarian yang sama. Artinya tidak akan berbeda jauh walaupun mungkin hanya berbeda istilah. Sehingga yang perlu dipelajari dalam sebuah penelusuran melalui media online atau elektronik adalah metode yang biasa digunakan dalam penelusuran online, seperti penggunaan tanda wildcard, penggunaan truncation, penggunaan Boolean, dan sebagainya. Jadi mau anda akan menggunakan akses melalui Database Ebsco, Proquest, Jstor, ScienceDirect, IEEE, Westlaw, Scopus maupun jenis database lainnya, maka anda hanya perlu memahami satu metode penelusuran saja, yang lainnya anda tinggal menyesuaikan.
f) Other Resources & Searches Tools
Internet telah memberikan kita kesempatan untuk menikmati berbagai sumber informasi digital dan juga alat untuk menemukan sumber informasi digital/elektronik yang berjumlah jutaan bahkan miliaran itu. Nah, ada beberapa sumber informasi digital dan juga alat penelusuran digital yang dapat dimanfaatkan selain beberapa yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, diantaranya adalah:
a. Search Engine & Meta-Search Engine
Search Engines atau disebut sebagai piranti pencari, merupakan sebuah alamat web yang mempunyai fungsi pencarian sumber-sumber informasi yang terkandung di dalam jaringan internet. Cara kerjanya menggunakan dan membaca informasi yang ada di dalam tag-tag metadata yang tersedia dalam sebuah alamat situs atau web. Selain itu ada satu buah piranti yang bekerja dengan memanfaatkan banyak search engines, yakni apa yang disebut dengan meta-search engines. Meta Search Engines merupakan piranti pencarian yang menggunakan banyak search engines sebagai sumber data untuk pencarian oleh penggunanya. Jadi, ketika kita mencari sebuah topic tertentu menggunakan meta search engines, maka dia akan mencari ke seluruh search engines yang berada dalam jangkauannya.
b. Subject Directories
Subject Directories merupakan sumber informasi digital yang menyediakan informasi dengan metode penyajian menggunakan direktori atau folder dengan topic-topik tertentu yang telah ditetapkan. Dibuat dan dikelola oleh manusia bukan mesin atau program (berbeda dengan search engine yang dikelola oleh program/mesin) dengan mengklasifikasikan subyek ke dalam kategori subyek. Cakupannya tentu lebih sempit dari search engines, akan tetapi secara kualitas isi dan sumber informasi yang ada di dalamnya lebih dapat dipertanggungjawabkan. Hanya sayang dalam direktori subyek ini, dokumen atau informasi yang ditampilkan jarang sekali dalam bentuk fulltext.
c. Newsgroups dan Mailing-List
Newsgroups atau Mailing-List merupakan komunitas atau kelompok diskusi dalam bidang dan minat tertentu di internet. Keduanya sangat potensial juga untuk digunakan dalam penelusuran informasi digital atau elektronik. Paling tidak interaksi diskusi yang dilakukan melalui keduanya dapat memberikan keuntungan apabila kita membutuhkan informasi tertentu yang bisa jadi dimiliki oleh anggota lain dalam kelompok diskusi tersebut.
C. Mesin Pencari (Search Engine)
Internet menyediakan fasilitas mesin pencari informasi yang disebut Search Engine. Mesin pencari ini memberikan kemudahan kepada pengguna internet untuk masuk ke berbagai situs di dunia maya. Mencari informasi di internet sangat mudah. Dikatakan mudah karena informasi apapun tersedia di internet dan dapat diakses kapan pun dan dimana pun dengan menggunakan komputer. Sulitnya kalau seseorang tidak tahu cara mengakses dengan baik, maka seseorang akan kesulitan dan butuh waktu lama untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Untuk itu, perlu mengerti cara mencari informasi di internet agar seseorang mendapatkan informasi dengan cepat sesuai dengan kebutuhan.
Ada beberapa website yang dilengkapi mesin pencari, bahkan ada yang khusus berfungsi sebagai website , pencarian, diantaranya :
a. Google (www.google.com)
Google dikembangkan tahun 1998 oleh dua saudara Larry Page dan Sergey Brin dan standford University. Google mudah dalam mengoperasikannya, layoutnya ringkas, cepat, dan mempunyai fasilitas untuk mencari website yang hilang. Google mempunyai basis data yang besar dan dapat membagi basis datanya dengan mesin pencari lain seperti yahoo. Artinya jika kata yang anda cari tidak ditemukan di basis data google, pencarian dapat dilakukan pada basis data yahoo. Google juga menyediakan pencarian dengan berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia.
b. Yahoo (www.yahoo.com)
Yahoo merupakan mesin pencari yang menggunakan pengindeksan pada direktori. Pengembangan yahoo berawal dari koleksi link pribadi Jerry Yang. Yahoo juga mempunyai basis data yang besar dan dapat membagi basis datanya dengan google. Kelebihan lain yaitu banyak webmaster ingin agar website mereka terdaftar di indeks Yahoo.
c. Altavista (www.altavista.com)
Altavista merupakan mesin pencari yang dikembangkan oleh Digital Corp. altavista mempunyai kelebihan dalam pencarian canggih (advanced Search), dengan menggunakan operator Boolean AND, OR, NOT, NEAR.
d. Lycos (http://lycos.com/)
Lycos dikembangkan di Carnegie Mellon University pada tahun 1994 dan merupakan mesin pencari yang paling tua. Kelebihan lycos mudah digunakan dan mudah menemukan website.
Selain mencari informasi, seseorang perlu mengumpulkan dan mengelola data informasi. Mengumpulkan dan mengelola informasi merupakan langkah penting setelah mencari informasi di internet. Langkah pemilahan, pemilihan dan pengelolaan sangat diperlukan agar informasi penting dapat dimanfaatkan secara optimal. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam mengelola informasi dari internet dan kemudian dijadikan sebagai informasi baru yang bermanfaat.
D. Mencari Informasi di Internet
Meskipun banyak search engine yang tersedia tetapi kita harus dapat memilih mana yang paling mudah dan sudah familiar dengan kita. Mesin pencari atau ada yang menyebutnya mesin pelacak (search engine) informasi merupakan program aplikasi yang digunakan untuk membantu mendapatkan informasi di internet.
Mesin pelacak dilengkapi basis data yang dapat memuat semua tema yang terdapat di internet dan halaman-halaman web yang menyimpan informasi. Karena informasi di basis data sangat besar, memilih dan mencari suatu informasi harus melalui satu cara atau teknik tertentu. Agar mudah untuk pencarian, penyimpanan informasi dalam system basis data ditata dengan menggunakan cara tertentu seperti dengan menggunakan indeks. Cara pencarian informasi menggunakan langkah-langkah tertentu dikenal dengan algoritma pencarian yaitu mengikuti langkah-langkah sistematis untuk mendapatkan informasi.

1. Langkah – langkah Mencari Informasi di Internet
a. Membuka Akses ke Google
Langkah pertama adalah membuka akses google, kemudian akan muncul jendela google di computer.
b. Memasukkan Kata Kunci yang Spesifik
Setelah akses internet muncul maka pengguna menulis atau ketik kata- kata spesifik tentang informasi yang ingin dicari. Misalkan pengguna ingin mencari informasi tentang pendidikan, kemungkinan akan beragam tentang pendidikan yang akan muncul untuk itu perlu digunakan kata kunci yang spesifik agar bisa menemukan informasi yang sesuai yang di inginkan, dengan kata lain jika informasi yang kita maksud adalah teknologi pendidikan maka harus ditulis “teknologi pendidikan”.
Apabila kata kunci lebih dari dua kata maka diperlukan tanda petik ( “ ) diawal dan akhir kata. Ini sebagai penanda bahwa tiap kata – kata memiliki hubungan yang saling terkait.
c. Memilih Informasi Sesuai Kebutuhan
Setelah menulis “ teknologi pendidikan” akan muncul hasil penelusuran google, dari sekian banyak hasil penelusuran yang muncul pilih satu topic yang diinginkan dengan cara mengklik topic tersebut.
d. Membuka Banyak Halaman Web Sekaligus
Membuka halaman web satu persatu akan membutuhkan waktu yang lama bahkan jika tidak cocok dengan yang diinginkan terpaksa mengulang dari awal lagi. Untuk membuka beberapa halaman web sekaligus bisa dilkaukan dengan klik kanan- open new window lali halaman yang sedang loading di minimizekan dan klik kanan open new window untuk mencari topic lainnya. Cara ini akan lebih efisien untuk membuka halaman web sekaligus. Untuk melihat apakah semua yang kita sudah terbuka baik yang tampak dilayar maupun yang masih dalam keadaan “minimize” dengan klik kiri pada button internet explorer dibagian awah layar maka akan muncul beberapa topi yang sudah diakses sebelumnya.
e. Mencari Informasi Menggunakan Internet Directory
Selain meggunakan Search engine, seseorang Internet directory, untuk melakukan proses pencarian. Beda dengan search engine, proses pencarian pada internet directory lebih terstruktur. Kedua tools search, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Search engine memiliki katalog lebih lengkap dibanding internet directory karena menyimpan hampir semua situs yang ada di internet. Meskipun demikian, internet directory lebih mudah dipahami karena disusun menurut klasifikasi tertentu.
f. Mencari Informasi dengan keyword Sinonim
Internet menyediakan informasi yang bersumber dari berbagai kalangan dan berbagai bidang. Masih banyak contoh lain dalam mencari informasi menggunakan keyword sinonim. Jika pencarian informasi tidak kunjung berhasil coba gunakan keyword lain. Tentusaja sangat diperlukan kemampuan menguasai bahasa , terutama sinonim kata.
mungkin seseorang jarang menggunkan tanda plus dan minus dalam mencari informasi dengan google. Penggunaan plus dan minus itu adalah untuk memudahkan penelusuran dan lebih cepat kesasaran yang diinginkan. Caranya sangat mudah, hanya dengan menambah kan “+“ atau “ – ” dibelakang kata kunci penelusuran. Misalnya mencari informasi tentang teknologi pendidikan dengan sasaram “media” . maka tuliskan “teknologi pendidikan” lalu diikuti tanda “+” dan kemudian tambahkan kata media.
h. Mencari Informasi Berdasarkan jenis file
Internet bukan hanya menyediakan informasi dalam satu jenis file bentuk HTML saja, melainkan beragam. Dalam Web site tersedia file semacam pdf, doc,flv (file video seperti youtube) dan lain. Cara langsung mendapatkan hasil penelusuran file sejenis menggunakan goole dapat dilakukan dengan menambahkan jenis file yang didinginkan dibelakang kata kunci ang dipilaih. Misalnya mencari infomasi tentang media pembelajaran dalam bahasa Inggris dalam bentuk file powerpoint, maka tulis kata kunci “ instructional media”filetype:ppt.
i. Mencari Informasi melalui Multiple Search Engine
Kalau jawaban dari goole kurang memuaskan, maka kita bisa menggunakan mesin pencari lainnya seperti google, yahoo, answer, ask, amazon, Wikipedia, dan youtube melalui website. Website adalah Soovle. Dengan mengunjungi soovle akan sangat menghemat waktu karena dengan sekalimengetik akan dijumpai hasil dari ke -7 website secara cepat, mudah dan lengkap. Apabila anda belum puas, anda dapat menggunakan Search Engine baik secara sendiri-sendiri atau bersamaan yang biasa disebut Multiple Search Engine. Dalam menggunakan multiple search engine akan disajikan hasi pencarian yang beragam dalam satu wndow browser saja.Search Engine yang popular diinternet seperti google, yahoo, bing, ask, alltheweb, AOL, Lycos,Dogpile,Altavisa, Clusty.
j. Mencari Informasi Terjemahan
Fasilitas informasi terjemahan hanya akan anda peroleh dalam Google versi indonesi. Tidak akan ditemukan fasilitas terjemahan kecuali menggunakan alat penerjemah sejenis “transtool“ atau Google Translet itu sendiri. Oleh karena itu, gunakan Google versi Indonesia dengan kode DNS (Domain Name Sistem) “id” . Caranya adalah dengan men ‘ search “ http”//www. Google. co.id. misalnya mencari informasi tentang teori kontruktivisme dalam bentuk dokumen word maka tulis kata kunci “constructivistic theory”filetype:doc. Kemudian muncul tulisan terjemahkan halaman ini, klik di tabs tersebut maka akan diperoleh informasi dalam bahasa Indonesia.
2. Mencari Informasi Menurut Bentuknya
Cara lain untuk mempermudah mencari informasi menggunakan Google adalah berdasarkan bentuknya. Misalnya informasi berbentuk teks, gambar video, audio dan lain-lain. Langkah-langkahnya :
a. Membuat link di Google.
b. Setelah di link akan muncul jendela Google. Akan terlihat topik dan informasi tertentu yang dikelompokkan sesuai dengan jenisnya. Mencari informasi fasilitas tersebut dapat memberikan kemudahan karena lebih spesifik dan lebih cepat.
c. Misalnya mendapatkan gambar tentang air terjun Niagara. Pertama pilih dulu “images” sebagai pintu masukkan ke gambar.
d. Setelah mendapatkan jendela “Google images” lalu masukkan kata kunci “Niagara Falls” ke dalam tabs Search Images, akan mendapatkan banyak gambar Niagara Falls.
e. Mencari informasi tentang topik lain dapat dilakukan dengan cara yang sama. Misalnya mencari buku. Maka dapa memilih Google Books, jendela google books akan tampil setelah memilih “books”.
f. Setelah masuk google books lalu mengetikkan kata kuncinya, akan ditampilkan sejumlah judul buku.

3. Tips Singkat Mencari Informasi
a. Mencari di Situs Tertentu
Kita bisa membatasi hasil pencarian untuk situs tertentu saja agar lebih spesifik. Caranya adalah dengan menambahkan kata site: diikuti nama situs yang dimaksud. Misalnya ingin mencari informasi tentang “teori scaffolding“ di situs Education. Com, maka bisa mengetikkan: “teori scaffolding” site:Education. Com.
b. Mencari Informasi Berdasarkan Judul
Umumnya hasil pencarian dari Google memiliki judul pada setiap dokumen yang ditemukan. Mengunkan judul tersebut untuk menampilkan pencarian yang lebig akurat. Caranya dengan mengetik intitle: diikuti kata kunci. misalnya ketik intitle:”media making”akan ditampilkan judul yang terkait dengan media.
c. Mencari Informasi Berdasarkan URL
Selain judul, kiata juga bisa mencari informasi berdasarkan kata yang terdapat pada URL-nya. Caranya dengan mengetikkan inurl: diikuti kata kunci yang dimaksud. Misalnya mencari informasi media making, maka ketik inurl: ”media makinga”.
d. Mencari Definisi Kata
Mencari definisi kata bisa dilakukan secara langsung di internet dengan menggunakan kata kunci “define”. Misalnya mencari definisi media, maka dapat menuliskannnya dengan caradefine: ”media”.
e. Mencari Gambar Berdasarkan Tipe File
Banyak cara yang dapat dilakukan jika ingin mencari gambar di internet. Salah satunya adalah dengan menggunakan kata kunci lalu masukkan tipe filenya.
Jenis file untuk mencari gambar biasanya berbentuk JPEG, BMP dan lain-lain. Misalnya mencari gambar iir terjun Niagara maka tulis kata kunci dan filenya ”Niagara Falls” filetype:jpeg.

E. Memilih dan Menyimpan Informasi
Setelah data-data tentang informasi tersebut didapat, langkah selanjutnya adalah memilah data tersebut. Data yang dianggap perlu, dikelompokkan kemudian disimpan secara baik. Penyimpanan data atau informasi harus memperhatikan aspek pengarsipan yang baik, sehingga ketika diperlukan dapat dengan mudah ditemukan dan dimanfaatkan kembali.
Berikut ini teknik menyimpan informasi yang dapat digunakan adalah
1. Menyimpan Halaman Web
Informasi yang ada di internet disimpan dan ditampilkan dalam bentuk halaman Web. Halaman Web tersebut disimpan dalam bentuk file-file. Tampilan halaman Web di browser sama saja dengan ketika anda menampilkan sebuah file Word atau Excel di jendela Word atau Excel anda. Bedanya dalam hal ini anda menampilkan sebuah file yang berasal dari sebuah computer jauh dari seberang sana, yang terhubung melalui internet.
Kegiatan menyimpan halaman Web :
a. Dari menu File, klik save, kotak dialog save Web Page akan ditampilkan.
b. Tentukan Folder penyimpanan di kotak pilihan save in.
c. Di kotak isian File name, browser akan memberikan nama file halaman Web yang akan disimpan secara otomatis. Anda dapat mengganti nama file tersebut sesuai dengan keinginan anda. Untuk memudahkan mengingat apa isi dari halaman Web yang disimpan, sebaiknya member nama file yang berhubungan dengan informasi yang ada di dalamnya.
d. Klik tombol save.
2. Menyimpan Halaman Web ke Flash Disk
Menyimpan halaman Web ke flash disk, lebih baik simpan ke harddisk terlebih dahulu. Namun jika terpaksa harus menyimpan halaman Web ke flash disk untuk kebutuhan tertentu, lakukan langkah-langkah seperti pada kegiatan di bawah ini :
a. Dari menu File, klik save. Kotak dialog save Page akan ditampilkan.
b. Tentukan kotak pilihan save in, pilih flash disk tujuan.
c. Di kotak isian File name, ketiklah nama file dari halaman Web yang akan disimpan.
d. Klik tombol save
3. Menyimpan Gambar Dari Sebuah Halaman Web
Bila menyimpan sebuah halaman Web, maka semua gambar dan teks yang terdapat di halaman web tersebut akan ikut disimpan. Bila gambar yang terdapat di halaman web berasal dari sebuah file gambar, maka kita juga akan mendapatkan file gambar dari halaman Web yang disimpan.
Untuk menyimpan sebuah gambar dari halaman Web lakukan langkah-langkah seperti pada kegiatan di bawah ini :
a. Gerakkan pointer mouse ke gambar yang akan dsimpan.
b. Toolbar gambar akan ditampilkan di atas gambar yang bersangkutan.
c. Klik tombol save this image. Kotak dialog save picture akan ditampilkan.
d. Pilih folder penyimpanan di kotak drop-dwon save in.
e. File gambar tersebut akan diberi nama sesuai dengan file nama file aslinya. Kita dapat mengganti file tersebut.
f. Klik tombol save
4. Mencetak Halaman Web
Untuk mencetak halaman Web lakukan langkah-langkah seperti pada kegiatan di bawah ini :
a. Dari menu File. Kotak dialog Print akan ditampilkan.
b. Klik Print. Kotak dialog Print akan ditampilkan.
c. Pilihlah printer yang digunakan.
d. Atur pencetakan halaman Web yang akan dilakukan.
e. Klik tombol Print. Halaman Web akan dicetak

F. Mengelola dan Memanfaatkan Informasi
Mengolah data untuk menjadi sebuah informasi baru, dapat dilakukan dengan pengeditan, penambahan, pengkonversian, penggabungan dari banyak data dan sebagainya. Misalnya data yang diperoleh dari internet masih dalam format html, kemudian akan diolah dengan menggunakan Ms.Word, maka data-data dalam format html tersebut diubah menjadi format doc. Caranya adalah dengan melakukan copy paste ke dalam sebuah dokumen Ms.Word, setelah itu dapat dilakukan pengeditan, penambahan, penggabungan dan lain-lainnya. Data yang diolah tersebut, akan menjadi sebuah informasi baru.

1. Download File
File-file yang dapat di download biasanya mempunyai sebuah teks link di halaman Web. Bila teks link tersebut di klik, maka akan ditampilkan sebuah kotak dialog Download File. Untuk men-download sebuah file, lakukan langkah-langkah seperti kegiatan di bawah ini :
a. Klik teks dimana file tersebut di-link. Kotak dialog file download akan ditampilkan.
b. Anda dapat membuka langsung file yang akan di-download tersebut dengan mengklik tombol open. Jika ingin men-download file tersebut, klik tombol save, kotak dialog save as akan ditampilkan.
c. Tentukan folder penyimpanan file yang akan di-download tersebut. Secara otomatis, nama file yang akan diberikan akan sama dengan nama file asli dari file yang di-download tersebut. Namun, jika ingin mengganti, kita dapat memberi nama file yang baru di kotak pilihan File Name.
d. Klik tombol save untuk memulai proses Download File. Kotak dialog proses pen-download-an akan ditampilkan.
e. Tunggu sampai proses Download File selesai.
f. Kllik tombol Open untuk membuka file yang sudah di-download.
g. Klik tombol Open Folder untuk membuka folder dimana file tersebut ditempatkan atau klik Close untuk menutup kotak dialog.

2. Meng Copy dan Paste
Kita dapat mengambil informasi dari halaman web kemudian menyimpannya ke dalam file dokumen Word dengan cara meng copy dan paste. Untuk meng copy dan paste, lakukan langkah-langkah seperti kegiatan di bawah ini :
a. Aktifkan halaman Web yang akan di copy.
b. Blok semua teks yang ingin di copy.
c. Dari menu Edit, klik copy atau tekan tombol Ctrl+C di keyboard.
d. Jalankan Word dan buat dokumen baru.
e. Di jendela Word, dari menu Edit, klik Paste (atau klik tombol paste di toolbar Standard) atau tekan tombol Ctrl+V.
f. Simpanlah dokumen Word tersebut. Keuntungan lain menyimpan informasi dari internet dengan cara copy dan paste seperti di atas adalah dapat menyimpan informasi yang relevan dari beberapa halaman Web dalam satu file dokumen.

BAB III.
PENUTUP

A. SIMPULAN
Beberapa hal terkait dengan penelusuran melalui media elektronik/online ini sudah di bahas pada bagian sebelumnya. Intinya bahwa perkembangan teknologi informasi khususnya komputer telah membawa kemudahan tersendiri dalam proses penelusuran informasi secara elektronik dan atau online. Pemakai / pengguna dan staf perpustakaan mempunyai kesempatan lebih banyak untuk mendapatkan informasi baik berupa informasi tercetak maupun digital dengan cara yang lebih mudah dan cepat. Apalagi dengan adanya internet, pemakai dan staf perpustakaan dimanjakan untuk meraih lebih besar lagi informasi yang dibutuhkan dari berbagai sumber informasi atau lembaga penyedia informasi atau perpustakaan di seluruh dunia.Pencarian informasi di internet atau digital sangat mudah dibanding dengan pencarian informasi secara manual karena informasi apapun tersedia di internet dan dapat diakses kapan pun dan dimana pun dengan menggunakan komputer.

B. KRITIK DAN SARAN
a. Kritik
Menurut saya pengetahuan dan pemahaman tentang pemanfaatan atau penggunaan alat penelusur informasi perlu di tingkatkan dan pengenalan terhadap para pemakai harus lebih ditingkatkan. Karena dimasa sekarang ini masih banyak msyarakat khususnya mahasiswa yang belum mengerti alat penelusur informasi. Jika alatnya saja belum paham apalagi teknik penggunaannya pasti lebih tidak paham. Maka dari itu hal tersebut harus diperhatikan karena pada umumnya pemanfaatan alat penelusur informasi beserta teknik penelusuran informasi digital itu sangat diperlukan untuk mendukung tugas maupun aktivitas kita. Sehingga dap[at mempermudah dan mempercepat kita dalam melakukan penelusuran informasi baik itu melalui internet maupun media lain.
b. Saran
Perlu diperhatikan akan pentingnya memahami apa saja alat penelusur Informasi itu dan bagaimana tekniknya serta bagaimana pemanfaatannya. Agar kita itu tidak ketinggalan zaman maka dari itu harus ada pengenalan mengenai alat-alat penelusur informasi dan harus diberikan penjelasan akan pentingnya dalam kehidupan kita dan dalam menunjang aktivitas kita dalam melakukan penelusuran informasi.

Daftar Pustaka

http://www.academia.edu/5102858/Pengaruh_Digital_Publishing_E-Publishing_dalam_Penelusuran_Sumber_Informasi

http://evafalihah.blogspot.com/2013/03/penelusuran-informasi-ilmiah.html

http://www.informasi-training.com/perpustakaan-digital

http://www.lib.itb.ac.id/penelusuran-informasi

 

 

Bahasa Indonesia “Paragraf”

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

MAKALAH
BAHASA INDONESIA
TENTANG PARAGRAF

OLEH :
Aprilia Kusuma Wardhani (D1814010)
Erni Dwi Lestari (D1814040)
Jefri Wicaksono (D1814054)
Kiki Tika Pratama (D1814058)
Nur Azis Muhammad H (D1814072)
Ratih Retnaningtyas (D1814080)

D3 PERPUSTAKAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
TAHUN 2014/2015

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Kata pengantar
Puji syukur marilah kita panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa yang atas karuniaNya, serta sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammas SAW. Penulis bersyukur atas karunia hidayah serta taufikNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah ini.
Dalampenyusunantugasini, tidaksedikithambatan yang penulishadapi.Namunpenulismenyadaribahwakelancarandalampenyusunanmateriinitidaklainberkatbantuan, dorongan, danbimbingandaribanyakpihak, sehinggakendala-kendala yang penulishadapi dapat teratasi.
Dalam makalah ini penulis mencoba menjelaskan mengenai sejarah, kedududkan dan fungsi, penerapan, serta perkembangan Bahasa Indonesia. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca mengenai Bahasa Indonesia yang menjadi identitas bangsa ini.
Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Sehingga penulis mengharapakan saran dan kritikan agar dapat memperbaikinya di karya-karya lain kedepannya.
Surakarta, Maret 2015

Penulis
1.2 Latar Belakang
Kemampuan menerapkan ejaan yang disempurnakan (EYD), memilih kata yang tepat, membuat kalimat yang efektif, belum sepenuhnya menjamin seseorang mampu menulis dengan baik. Dalam menuangkan gagasan atau pikiran kita dituntut mampu menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam satu kesatuan yang padu.
Kemampuan ini dapat diperoleh dengan latihan yang insentif dan bimbingan yang sistematis. Demikian juga halnya dengan kemampuan menulis. Kemampuan menulis bukanlah kemampuan yang diwariskan secara turun temurun, tetapi merupakan hasil proses belajar mengajar dan ketekunan berlatih.
Hubungan itu menyatakan kesatuan yang diikat oleh struktur bahasa dan kesatuan yang logis. Dalam tulis menulis atau karang mengarang, ikatan ini dilahirkan dalam bentuk paragraf. Pengertian yang mendalam mengenai paragraf banyak dikemukakan oleh para ahli bahasa. Semua definisi tersebut memiliki kesamaan inti penuangan, akan tetapi dengan pengungkapan yang sedikit berbeda.

1.3 Rumusan Masalah
A. Apa pengertian dari paragraf ?
B. Apa saja fungsi atau kegunaan paragraf ?
C. Apa saja macam-macam dari paragraf ?
D. Bagaimana syarat-syarat pembentukan paragraf ?
E. Bagaimana letak kalimat utama dalam paragraf ?
F. Bagaimana caranya mengembangkan paragraf ?
1.4 Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui makna dan pengertian paragraf.
2. Untuk mengetahui fungsi dan kegunaan dari paragraf.
3. Untuk mengetahui macam-macam dan paragraf.
4. Mengetahui berbagai syarat pembentukan paragraf.
5. Untuk menjelaskan letak kalimat utama dalam paragraf.
6. Untuk mengetahui cara untuk mengembangkan paragraf.
7.
BAB II
PENJELASAN
A. Pengertian Paragraf
Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan. Dalam paragraph terkandung satu unit buah pikiran yang didukung oleh semua kalaimat dalam paragraph tersebut , mulai dari kalimat pengenal, kalimat utama atau topic , kalimat-kalimat penjelas , sampai pada kalimat penutup.Himpunan kalimat ini saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan(Alkahidiah , dkk.;1991 : 144 ). Keraf (1977:51) menyebut paragraph dengan istilah alinea. Alenea adalah kesatuan pikiran yang lebih tinggi atau lebih luas dari kalimat. Ia merupakan himpunan dari kalimat-kalimat yang bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah ide.
Paragraf dapat juga dikatakan karangan yang pendek (singkat). Dengan adanya paragraph , dapat dibedakan suatu gagasan dimulai dan berakhir. Kita akan kelelahan membaca sebuah tulisan atau bdidukung olehuku kalau tidak ada paragraph, karena seolah-olah dicambuk untuk membaca terus-menerus sampai selesai. Kita pun susah mengonsentrasikan pikiran dari gagasan ke gagasan lain. Dengan adanya paragraph dapat berhenti sebentar, sehingga kita dapat memusatkan pikiran tentang gagasan yang terkandung dalam paragraph itu
Akhadiah,dkk (1991:144) mendefinisikan paragraf sebagai berikut :
Paragraf merupakan inti pnuangan buah pikiran dalam sebuah karangan terkandung. Dalam karangan terkandung satu unit buah pikiran yang didukung oleh sebuah kalimat dalam paragraf tersebut, mulai dari kalimat pengenal , kalimat utama atau kalimat topik , kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup.Himpunan kalimat ini saling bertalian dalam satu rangkaian untuk membentuk suatu gagasan.
Berdasrkan penganalisisan atas beberapa sumber yang memberikan keterangan tentang pengertian paaragraf maka dapat disimpulkan bahwa definisi paragraf adalah sebagai berikut:
1. Paragraf adalah kesatuan pikiran yang dibangun oleh sebuah pokok pikiran dan diikuti oleh uraian tambahan atau penjelas.
2. Paragraf adalah adalah kesatuan pikiran yang lebih luas daripada kalimat.
3. Paragraf adalah himpunan kalimat dalam rangakaian membentuk sebuah ide,
4. Paragraf adalah inti penuangan sebuah pikiran dalam karangan.
5. Paragrafamerupakan satu model karangan yang terkecil.
B. Fungsi atau Kegunaan Paragraf
1. Memudahkan pemahaman atas tema-tema yang tersebar dalam paragraf-paragraf.
2. Membuat jeda yang lebih lama daripada akhir kalimat.
3. Menciptakan suatu komunikasi yang baik antara pengirim dan penerima pesan karena pesan disampaikan secara logis dan sistematis.
4. Untuk menandai pembukaan topik baru , atau pengembangan lebih lanjut topik sebelumnya.
5. Untuk menambah hal-hal yang penting atau untuk merinci apa yang sudah diutamakan dalam paragraf sebelumnya atau paragraf yang terdahulu.
C. Macam-Macam Paragraf
1. Berdasarkan tujuannya, maka paragraf dapat dibedakan menjadi paragraf pembuka, pengembang atau penghubung, dan penutup (Akhadiah,1991).
a. Paragraf Pembuka
Paragraf ini berfungsi untuk membuka atau pengantar karangan sehingga tempatnya terletak pada awal paragraf. Paragraf pembuka harus dapat menarik perhatian pembaca dan sanggup menghubungkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan disajikan selanjutnya.
Paragraf pembuka (awal) mempunyai dua kegunaan, yaitu : selain supaya dapat menarik perhatian pembaca, juga berfungsi menjelaskan tentang tujuan dari penulisan itu.
b. Paragraf penghubung atau penghubung
Masalah yang akan diuraikan terdapat dalam paragraf penghubung. Paragraf penghubung berisi inti persoalan yang akan dikemukakan, sehinnga paragraf ni berfungsi untuk mengembangkan pokok pembicaraan yang sudah direncanakan. Oleh karena itu, semua paragraf yang masuk dalam paragraf mengembang harus dapat memperlihatkan hubungan yang logis. Dalam paragraf inilah sebenarnya terletak inti persoalan seluruh karangan.
c. Paragraf penutup
Paragraf penutup mengakhiri sebuah karangan. Biasanya paragraf ini berisi kesimpulan dari paragraf penghubung. Dapat juga paragraf penutup ini berisi penegasan kembali mengenai hal-hal yang dianggap penting daalam paragraf penghubung. Paragraf penutup yang berfungsi mengakhiri sebuah karangan tidak boleh terlalu panjang. Namun, tidak berarti, paragraf in dapat tiba-tiba diputuskan begitu saja. Jadi, seorang penulis harus dapat menjaga perbandingan antara paragraf pembuka, penghubung, dan penutup.
2. Paragraf berdasarkan sifatnya
Yaitu paragraf deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi (Wiyanto, 2006:64).
a. Deskripsi
Berasal dari verba to describe, yang artinya menguraikan, memerikan, atau melukiskan. Paragraf deskripsi adalah paragraf yang bertujuan memberikan kesan atau impresi kepada pembaca terhadap objek, gagasan, tempat, peristwa, dan semacamnya yang ingin disampaikan penulis. Dengan deskripsi yang baik.pembaca dapat dibuat seolah-olah melihat, mendengar, merasakan, atau terlibat dalam peristiwa yang diuraikan penulis.
Contoh :
Wanita itu tampaknya tidak jauh usianya dari dua puluh tahun.
Mungkin ia lebih tua, tapi pakainnya dan berlagak-lagaknya mengurangi umurnya. Parasnya cantik. Hidung bangur dan matanys berkilauan seperti mata seorang India. Tahi lalat diatas bibirnya dan rambutnya yang ikal berlomba-lomba menyempurnakan kecantikannya itu.
b. Narasi (narration)
Secara harfiah bermakna kisah atau cerita. Paragraf narasi bertujuan mengisahkan atau menceritakan. Paragraf narasi kadang-kadang mirip dengan paragraf deskripsi. Bedanya, narasi mementingkan urutan dan biasanya ada tokoh yang diceritakan. Paragraf narasi tidak hanya terdapat dalam karya fiksi (cerpen dan novel), tetapi sering pula terdapat dalam tulisan nonfiksi.
Contoh :
S menuturkan, siang itu tanggal 26 Mei 1985 ia sedang bersembahyang didalam bloknya. Tiba-tiba ia mendengar suara gaduh, puluhan orang berhamburan keluar lewat pintu gerbang Rutan Salemba. Laki-laki yang belum menerima vonis itu langsung ikut kabur.
c. Paragraf Eksposisi
Bertujuan memaparkan, menjelaskan, menyampakan informasi, mengajarkan, dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya. Paragraf eksposisi biasanya digunakan untuk menyajikan pengetahuan atau ilmu, definisi, pengertian, langkah-langkah suatu kegiatan, metode, cara, dan proses terjadinya sesuatu.
Contoh :
Dalam tubuh manusia terdapat aktivitas seperti pada mesin mobil. Tubuh manusia dapat mengubah energi kimiawi yang terkandung dalam bahan-bahan bakarnya yakni makanan yang ditelan menjadi energi panas dan energi mekanis. Nasi yang anda makan pada waktu sarapan akan dibakar dalam tubuh persis sebagaiman bensin dibakar dalam silinder mesin mobil.
d. Argumentasi
Diturunkan dari verba to argua yang artinya membuktikan atau menyampaikan alasan. Paragraf argumentasi bertujuan menyampaikan suatu pendapat, konsepsi, atau opini tertulis kepada pembaca. Untuk menyakinkan pembaca bahwa yang disampaikan itu benar, penulis menyebarkan bukti, contoh, dan berbagai alasan yang sulit dibanatah.
Contoh :
Penebangan hutan harus segera diberhentikan. Pohon-pohon dihutan harus dapat menyerap sisa-sisa pembakaran dari pabrik-pabrik dan kendaraan bermontor. Jika hutan ditebang habis, maka tidak ada mesin yang bisa menyerap sisa-sisa pembakaran. Sisa-sisa pembakaran itu dapat menongkatkan pemanasan global. Pemanasan global itu akan melelehkan es dikutub. Akibatnya kota-kota ditepi pantai seperti Jakarta, Surabaya, singapura, bangkok dan lain-lainnya akan terendam air laut. Jika hutan kita terus ditebang demi kepentingan ekonomi, maka akan terjadi bahaya yang luar biasa hebatnya.oleh sebab itu, hutan harus kita selamatkan sekarang juga.
e. Persuasi
Diturunkan dari verba to persuade yang artinya membujuk, atau menyarankan. Paragraf persuasi merupakan kelanjutan atau pengembangan paragraf argumentasi. Persuasi mula-mula memaparkan gagasan dengan alasan, bukti, atau contoh untuk meyakinkan pembaca. Kemudian dikuti oleh ajakan, bujukan, rayuan, imbaun, atau saran kepada pembaca.
Perbedaan argumentasi dengan persuasi adalah sasaran yang ingin dibidik oleh paragraf tersebut. Argumentasi menitikberatkan sasaran pada logika pembaca, sedangkan persuasi pada emosi atau perasaan pembaca walaupun tidak melepaskan logika. Dengan kata lain, yang digarap paragraf argumentasi adalah benar salahnya gagasan atau pendapat. Sedangkan itu, paragraf persuasi memggarap pembaca agar mau mengikut kehendak penulis.
Contoh :
Praktik berpidato memang luar basa manfaatnya. Pengalaman setiap praktik merupakan pengalaman batin yang sangat berharga. Semakin sering praktik, baik dalam berlatih maupun berpidato yang sesungguhnya, pengalaman batin itu semakin banyak. Dari pengalaman itu, pembicara dapat menemukan cara-cara berpidato yang efektif dan memikat. Semakin banayak daya pikat ditemukan dan semakin sering diterapkan dalam praktik, semakin menngkat pula keterampilan pembicara.
Tidak dapat disangkal bahawa praktik berpidato menjadi semacam obat kuat untuk membangun rasa percaya diri. Bila rasa percaya diri itu sudah semakin besar, pembcara dapat tampil tenang tanpa digoda rasa malu, takut, dan grogi. Ketenangan inilah yang menjadi modal utama untuk merah keberhasilan pidato. Oleh karena itu, untuk memperoleh keterampilan atau bahkan kemahiran berpidato, anda harus melaksanakan praktk berpidato.
3. Berdasarkan letak kalimat utama atau kalimat topik
a. Paragraf Deduktif
Paragraf ini dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok dalam kalimat utama lalu diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas. Persoalan atau ide pokok yang terletak diawal paragraf pada umunya mengandung pernyataan yang bersifat umum (masih memerlukan pengembangan, rincian, dan penjelasan lebih lanjut) (Ramlan, 1993) kemudian diuraikan secara khusus.banyak kosa kata yang dikuasai, semakin tinggi pula tingkat pengetahuan seseorang. Dengan demikian, sseorang penulis akan mudah memilih kata-kata yang tepat atau cocok mengungkapkan gagasan yang ada dalam pikirannya.
Contoh :
Kosa kata memegang peranan dan merupakan unsur yang paling mendasar dalam kemampuan berbahasa, khususnya dalam karang-mengarang. Jumlah kosa kata yang di miliki seseorang akan menjadi petunjuk tentang pengetahuan seseorang, juga akan menjadi indikator bahwa orang itu mengetahui sekian banyak konsep. Semakin
b. Paragraf Induktif
Paragraf semacam ini dimulai dengana peristiwa khusus atau gagasan-gagasan penunjang, kemudian diakhiri dengan generalisasi atau kesimpulan. Dalam bentuk ini kalimat utama terletak pada akhir paragraf.
Contoh :
Sejak suaminya meninggal dunia dua tahun yang lalu Ny. Ahmad serin sakit. Setiap penggalan suaminya semakin menipis untuk membeli obat dan biaya pemeriksaan, serta untuk biaya hidup sehari-hari bersama tiga orang anaknya yang masih belajar. Anaknya yang tertua dan adiknya masih kuliah di perguruan tinggi swasta, sedangkan yang nomor tiga masih duduk dibangku SMA. Sungguh berat beban hidupnya.
c. Paragraf Campuran
Dalam paragraf semacam ini kalimat utama terletak pada awal paragraf lalu diikuti kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan pengulangan kembali kalimat utama. Biasanya pengulangan kalimat tersebut merupakan ringkasan atau kesimpulan dari paragraf tersebut. Jenis paragraf ini sering digunakan jika isi paragraf ini sering digunakan jika isi paragraf tersebut sangat kompleks, sehingga memerlukan pengulangan atau penegasan.
Contoh :
Peningkatan taraf pendidikan para petani dirasakan sama pentingnya dengan usaha peningkatan taraf hidup mereka. Petani yang berpendidikan cukup, dapat mengubah system pertanian tradisional misalnya bercocok tanam hanya untuk memenuhu kebutuhan pangan, menjadi petani modern yang produktif. Petani yang berpendidikan cukup mamapu menunjang pembangunan secara positif. Mereka dapat memberikan umpan balik yang setimpal terhadap gagasan-gagasan yang dilontarkan perencanaan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Itulah sebabnya, peningkatan taraf pendidikan para petani dirasakan sangat mendesak.
d. Paragraf Deskripsi
Paragraf ini tidak jelas menunjukan satu kalimat utama. Seluruh tubuh paragraf berisi gagasan-gagasan pokok. Pikiran utama didukung oleh semua kalimat penjelas. Disamping dalam karangan deskripsi, bentuk ini biasanya juga kita jumpai dalam karangan narasi (yang berbentuk cerita).
Contoh :
Keributan ayam berkeruyuk bersahut-sahutan megendur. Kian lama kian berkurang. Akhirnya tinggal satu-satu saja terdengar kokok yang nyaring. Dan ayam-ayam itu sudah mulai turun dari kandangnya, pergi ke ladang dan perataran. Dengung dan raung lalu lintas jalan raya kembali menggila seperti kemarin. Ruang klakson mobil dan desis kereta api bergema-gema menerobos ke relung-relung rumah disepanjang jalan. Sayup-sayup terdengar suara adzan subuh menandai pagi baru dan menyatakan selamat tinggal pada hari kemarin.
D. Syarat-Syarat pembentukan paragraf
Dalam pengembangan paragraf kita harus menyajikan dan mengorganisasikan gagasan menjadi suatu paragraf yang memenuhi persyaratan, persyaratan itu ialah
1. Kesatuan
Tiap paragraf hanya mengandung satu gagasan pokok atau satu topik
Maksudnya dalam pengembangannya tidak boleh terdapat unsur-unsur yang sama sekali tidak berhubungan dengan topik atau gagasan pokok, jadi satu paragraf hanya boleh mengandung satu gagasan pokok atau satu topik.
2. Kepaduan
Satu paragraf bukan merupakan kumpulan atau tumpukan kalimat yang masing-masing berdiri sendiri atau terlepas tetapi dibangun oleh kalimat-kalimat yang mempunyai hubungan timbal balik. Kepaduan dalam sebuah paragraf dibangun dengan memperhatikan :
• Unsur kebahasaan yang digambarkan dengan:
a. Repetisi / pengulangan kata kunci
Dalam mengajarkan sesuatu,langkah pertama yang perlu kita lakukan ialah menentukan tujuan mengajarkan sesuatu tanpa adanya tujuan yang sudah ditetapkan, materi yang kita berikan, metode yang kita gunakan dan evaluasi yang kita susun tidak akan banyak memberi manfaat bagi anak didik dalam menerapkan hasil proses belajar mengajar.
b. Kata Ganti
Contoh pemakaian kata ganti
Dengan penuh kepuasan Pak Marto memandangi hamparan padi yang tumbuh dengan subur. Jerih payahya tidak sia-sia. Beberapa bulan lagi Ia akan memetik hasilnya. Sudah terbayang dimatanya orang sibuk memotong, memanggul padi berkarung karung, dan menimbunnya dihalaman rumah. Tentu anaknya dan calon menantunya Acep akan ikut bergembira.
c. Kata Transisi atau Ungkapan Penghubung
Untuk menyatakan kepaduan dari sebuah paragraf, ada bentuk lain yang sering digunakan yaitu penggunaan kata atau frasa (kelompok kata) dalam bermacam macam hubungan
Contoh Transisi
Pak Wira makin sibuk. Kambing-kambing yang harus dicarikan rumput kini bertambah menjadi sepuluh ekor. Sementara itu tanaman palawija di sawah tak mau ditelantarkannya. Apalagi dalam musim kemarau seperti sekarang ini, Pak Wira harus sering ke sawah. Pekerjaan Pak Wira semakin berat.
• Pemerincian dan urutan isi paragraf
Cara mengembangkan pikiran utama menjadi sebuah paragraf dan hubungan antara pikiran utama dengan pikiran-pikiran penjelas, dilihat dari urutan perinciannya. Perincian ini dapat diurutkan secara kronologis (menurut urutan waktu), secara logis (sebab-akibat, akibat-sebab, khusus-umum, umum-khusus), menurut urutan ruang, menurut proses dan dapat juga dari susut pandangan yang satu ke sudut pandangan yang lain.
3. Kelengkapan
Paragraf dikatakan lengkap jika berisi kalimat-kalimat penjelas yang cukup untuk menunjang kejelasan kalimat topik/kalimat utama.
Contoh
Suku Dayak tidak termasuk suku yang bertengkar. Mereka tidak suka Berselisih atau Bersengketa.
Dari contoh diatas merupakan contoh paragraf yang hanya diperluas dengan pengulangan. Kita lihat ungkapan bertengkar pada kalimat pertama, hanya diulangi dengan sinonimnya yaitu kata berselisih dan bersengketa.
E. Letak Kalimat Utama
Penempatan kalimat utama dalam pengembangan sebuah paragraf bermacam-macam. Ada paragraf yang dimulai dengan peristiwa-peristiwa atau perincian-perincian, kemudian ditutup dengan kesimpulan yang kemudian baru perincian-perincian untuk menjelaskan pikiran utama.
Ada empat cara untuk meletakkan kalimat utama , yaitu :
1. Pada Awal Paragarf
Paragraf dimulai dengan menggunakan persoalan pokok atau kalimat utama. Kemudian diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas yang berfungsi menjelaskan pikiran utama. Paragraf ini biasanya bersifat deduktif , dari yang umum ke yang khusus.
Kosakata memegang peranan dan merupakan unsur yang paling mendasar dalam kemampuan berbahasa , khususnya dalam karang-mengarang.Jumlah kosakata yang dimiliki seseorang akan menjadi petunjuk tentang pengetahuan seseorang. Di samping itu jumlah kosakata yang dikuasai seseorang , juga akan menjadi indikator bahwa orang itu mengetahui sekian banyak konsep. Semakin banyak data yang dikuasai , semakin banyak pula pengetahuannya. Dengan demikian , seorang penulis akan mudah memilih kata-kata yang tepat atau cocok untuk mengungkapkan gagasan yang ada dalam pikirannya.
2. Pada Akhir Paragraf
Paragraf dimulai dengan kalimat-kalimat penjelas. Kemudian diikuti oleh kalimat utama. Paragraf ini biasanya bersifat induktif , dar yang khusus ke yang umum.
Pada waktu anak didik memasuki dunia pendidikan , pengajaran bahsa Indonesia secara metodologis dan sistematis bukanlah merupakan halangan baginya untuk memperluas dan memantapkan bahasa daerahnya. Setelah anak didik meninggalkan kelas , ia kembali mempergunakan bahasa daerah , baik dalam pergaulan dengan teman-temannya atau dengan orang tuanya. Ia merasa lebih intim dengan bahasa daerah. Jam sekolah hanya berlangsung beberapa jam. Baik waktu istirahat ataupun di antara jam-jam pelajaran, unsur-unsur bahasa daerah tetap menerobos. Ditambah lagi jika sekolah itu bersifat homogen dan gurunya pun penutur asli bahasa daerah itu. Faktor-faktor inilah yang menyebabkan pengetahuan si anak terhadap bahsa daerahnya akan melaju terus dengan cepat.
3. Pada Awal dan Akhir Paragraf
Peningkatan taraf pendidikan para petani drasakan sama pentingnya dengan usaha peningakatan taraf hidup mereka.Petani yang berpendidikan cukup dapat mengeubah sistem pertanian tradisional, misalnya bercocok tanam hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, menjadi petani modern yang produktif. Petani yang berpendidikan cukup mampu menunjang pembangunan secara positif. Mereka dapat memberikan umpan balik yang setimpal terhadap gagasan-gagasan yang dilontarkan perencana pembangunan, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah.Itulah sebabnya, peningkatan taraf pendidikan.
4. Tanpa Kalimat Utama
Paragraf ini tidak mempunyai kalimat utama. Berarti pikiran utama tersebut di seluruh kalimat yang memmbangun paragraf tersebut.Bentuk ini biasanya dgunakan dalam karangan yang berbentuk narasi (yang berbentuk cerita) atau deskripsi (yang berbentuk pelukisan). Pikran utama didukung oleh semua kalimat.
Keributan ayam berkeruyuk bersahut-sahut mengendur. Kian lama kian berkurang. Akhirnya tinggal satu-satu saja kokok yang nyaring. Dan ayam-ayam itu sudah mulai turun dari kandangnya, pergi ke ladang dan pelataran.Dengung dan raung lalu-lintas di jalan raya kembali menggila seperti kemarin. Raung klakson mobil dan desis kereta api bergema-gema menerobos ke relung-relung rumah di sepanjang jalan. Sayup-sayup terdengar datang lonceng gereja menyongsong hari baru dan menyatakan selamat tinggal pada hari kemariin.
Paragraf do atas dibangun oleh beberapa kalimat yang semuanya menjelaskan tentang suasana di pagi hari. Jadi, pikiran utama tersebar di dalam beberapa kalimat yang membangun paragarf tersebut.
F. Mengembangkan Paragraf
Pikiran utama di sebuah paragraf hanya akan jelas kalau diperinci dengan pikiran-pikiran penjelas. Tiap pikiran penjelas dap[at dituang ke dalam satu kalimat penjelas atau lebih. Malahan ada juga kemungkinan , dua pikiran penjelas dituangakn ke dalam sebuah kalimat penjelas. Akan tetapi , sebaiknya sebuah pikiran penjelas dituang ke dalam sebuah kalimat penjelas.
Pengembangan paragraf dapat dibedakan berdasarkan teknik dan isis paragraf.
1. Berdasarkan teknik : a. Secara alamiah; 1. Urutan ruang, 2. Urutan waktu, b. Klimaks dan anti klimaks , c. Umum ke khusus.
2. Berdasarkan isi: a. Perbandingan dan pertentangan , b. Analogi , c. Contoh-contoh , d. Sebab-akibat , e. Definisi luas , f. Klasifikasi.
Berdasarkan Teknik
1) Secara Alamiah
Dalam hal ini penulis sekedar menggunakan pola yang sudah ada pada objek atau kejadian yang dibicarakan. Susunan logis ini mengenal dua macam urutan:
a) Urutan ruang (spesial) yang membaca dari satu titik ke titik berikutnya yang berdekatan dalam sebuah ruang. Misalnya gambaran dari depan ke belakang,dari luar ke dalam dari atas ke bawah , dari kanan ke kiri , dan sebagainya.
b) Urutan waktu (urutan kronologis) yang menggambarkan urutan terjadinya peristiwa, perbuatan , atau tindakan.
2) Klimaks dan Antiklimaks
Pikiran utama mula-mula diperinci dengan sebuah gagasan bawahan yang dianggap paling rendah kedudukannya. Kemudian berangsur-angsur dengan gagasan-gagasan lain hingga ke gagasan yang paling tinggi kedudukannya atau kepentingannya.
3) Umum ke Khusus, Khusus ke Umum
Cara ini paling banyak digunakan dalam pengembangan paragraf , baik dari umum ke khususu atau sebaliknya dari khusus ke umum. Dalam bentuk umum ke khusus , pikiran utama diletakkan pada awal paragraf, kemudian diikuti dengan perincian-perincian. Sebaliknya dari khusus ke umum , dimulai dengan perincan-perincian dan diakhiri dengan kalimat utama.Karya ilmiah umumnya berbentuk deduktif artinya dari umum ke khusus.
Salah satu kedudukan bahasa Indonesia adalah sebagai bahsa nasional. Kedudukan ini dimiliki sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Kedudukan ini dimungkinkan oleh kenyataan bahwa bahasa Melayu yang mendasari bahsa Indonesia telah menjadi Lingua Franca selama berabad-abad di seluruh tanah air kita. Hal ini ditunjang lagi oleh faktor tidak terjadinya “persaingan bahasa” , maksudnya persaingan bahasa daerah satu dengan bahasa daerah yang lain untuk mencapai kedudukannya sebagai bahasa nasional.

Berdasarkan Isi
1). Perbandingan dan Pertentangan
Untuk menambah kejelasan sebuah paparan , kadang-kadang penulis berusaha membandingkan atau mempertentangkan. Dalam hal ini penulis menunjukkan persamaan dan perbedaan anatara dua hal tersebut.
Yang dapat dibandingkan adalah dua hal yang tingkatannya sama dan kedua hal itu mempunyai persamaan dan perbedaan.
Ratu Elizabeth tidak begitu tertarik dengan mode, tetapi selalu berusaha tampil di muka umum seperti apa yang diharapkan rakyatnya. Kalau keluar kota paling senang mengenakan pakaian yang praktis. Ia menyenangi topi dan scraf. Lain halnya dengan Margareth tratcher. Sejak menjadi pemimpin parta konservatif, ia melembutkan gaya berpakaian dan rambutnya. Ia membeli pakaian sekaligus dua kali setahu. Ia lebih cenderung berbelanja di tempat yang agak muarah. Ia hanya memakai topi ke pernikahan , ke pemakaman dan upacara resmi pembukaan parlemen.
2). Analogi
Analogi biasanya digunakan untuk membandingkan sesuatu yang sudah dikenal umum dengan yang tidak atau kurang dikenal umum. Gunanya untuk menjelaskan hal yang kurang dikenal tersebut.
Perhatikan paragraf berkut inin :
Perkembangan teknologi sungguh menakjubkan. Kehebatannya menandingi kesaktian para satria dan dewa dalam cerita wayang. Kereta-kereta tnapa kuda, tanpa sapi, dan tanpa kerbau. Jakrata-Surabaya telah dapat ditempuh dalam sehari. Deretan gerbong yang panjang penuh barang dan orang , ahnya ditarik dengan kekuatan air semata. Jaringan jalan kereta api telah membelah-belah pulau. Asap yang mewarnai tanah air dengan garis hitam , semakin pudar untuk hilang ke dalam ketiadaan. Dunia rasanya tidak berjarak lagi , telah dihilangkan dengan kawat. Kekuatan bukan lagi monopoli gajah dan badak, tetapi telah diganti dengan benda-benda kecil buatan manusia.
3). Contoh-contoh
Sebuah generalisasi yang terlalu umum sifatnya agar dapat memberikan penjelasan kepada pembaca, kadang-kadang memerlukan contoh-contoh yang konkret. Dalam hal ini sumber pengalaman sangat efektif.
Perhatikan paragraf berikut ini ;
Masih berkisar tentang pencemaran lingkungan , Gubernur Jawa Tengah, Mardiyanto , memberi contoh tentang jambub mete di Mayong Jepara yang diserang ulat kipat atau Cricula Trifenestrata. Ulat ini timbul akibatr berdirinya peternakan ayam di tengah-tengah perkebunan tersebut. Menurut Gubernur , izin peternakan ayam di Mayong itu diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
4). Seba-Akibat
Hubungan kalimat dalam sebuah paragraf dapat berbentuk sebab akibat. Dalam hal ini sebab dapat berfungsi sebagai pikiran utama, dan akibat sebgai pikiran penjelas. Dapat juga sebaliknya , akibat sebagai pikiran utama dan sebab sebagai pikiran penjelas.
Perhatikan paragraf berikut ini :
Jalan Kebon Jati akhir-akhir ini kembali macet dan semrawut. Lebih dari separuh jalan kendaraan kembali tersita oleh kegiatan perdagangab dan kaki lima. Untuk mengatasinya, pemerintah akan memasang pagar pemisah antara jalan kendaraan dengan trotoar. Pagar ini juga berfungsi sebagai batas pemasangan tenda pedagang kaki lima tempat mereka diijinkan berdagang. Pemasangan pagar ini terpaksa dilakukan mengingat pelanggaran pedagang kaki lima di lokasi itu sudah sangat keterlaluan sehingga menimbulkan kemacetan.
5). Definisi Luas
Untuk memberikan batas tentang sesuatu , kadang-kadang penulis terpaksa menguraikan dengan beberapa kalimat , bahkan beberapa alenia.
Perhatikan paragraf berikut ini :
Pengajaran mengarang sebagai kegiatan terpadu, biasanya ditunda sampai siswa agak ammapu menggunakan bahsa lisan , seperti dalam pelajaran membaca. Pada tahap awal, latihan mengarang itu biasanya digunakan untuk memperkuat kemampuan dasar seperti : ejaan, pungtuasi , kosa kata, kalimat, dan lain-lain. Kemudian kemampuan mengarang dijadikan pelajaran tersendiri, yakni pengajaran mengarang. Jadi, mengarang adalah suatu kemampuan yang kompleks yang menggabungkan sejumlah unsur kemampuan yang berlain-lain.
6). Klasifikasi
Dalam pengembangan karangan, kadang-kadang kita mengelompokkan hal-hal yang memp[unyai persamaan. Pengelompokkan ini biasanya diperinci lagi lebih lanjut ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil.
Perhatikan paragraf berikut ini:
Dalm karang-mengarang atau tulis-menulis, dituntut beberapa kemmapuan anatar lain kemmapuan yang berhubungan dengan kebhasaan dan kemmapuan pengembangan atau penyajian. Yng termasuk kemampuan kebhasaan ialah kemmapuan menerapkan ejaan , pungtuasi , kosa kata, diksi , dan kalimat. Sedangkan yang dimaksud dengan kemampuan pengembangan ialah kemampuan menata paragraf , kemmapuan membedakan pokok bahasan , subpokok bahasan, dan kemmapuan membagi pokok bahasan dalang urutan yang sistematik.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa paragraf adalah inti penuangan, buah pikiran dalam sebuah karangan yang mengandung satu unit buah pikiran yang didukung oleh semua kalimat dalam paragraf tersebut. Mulai dari kalimat pengenal, kalimat utama atau topik, sampai pada kalimat penutup
Kedudukan atau posisi paragraf dalam karangan adalah sebagai bagian terkecil dari karangan. Dengan adanya paragraf, kita bisa menggunakannya sebagai penampung dari sebagian kecil jalan pikiran atau ide pokok keseluruhan karangan. Disamping itu adanya paragraf juga akan memudahkan pemahaman jalan pikiran atau ide pokok karangan.

DAFTAR PUSTAKA
Nasucha, Yakub, dkk. 2014, Bahasa Indonesia utuk penulisan karya tulis ilmiah. Yogyakarta:Media Perkasa
Kusumaningsih, Dewi,dkk. 2013. Terampil berbahasa indonesia. Yogyakarta:CV Andi Offset.
Rohmadi, Muhammad Yakub Nasucha. 2010. Paragraf. Yogyakarta:Media Perkasa
Rohmadi, Muhammad. 2008. Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Surakarta:UNS Press

Kegiatan Budaya di Indonesia

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

TUGAS UKD 3
AZAZ SOSIOLOGI
KEGIATAN BUDAYA

OLEH :
KIKI TIKA PRATAMA
D1814058
D3-PERPUSTAKAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
TAHUN 2014/2015

1. Grebeg Suro Ponorogo
A. Kegiatan Budaya Grebeg Suro Ponorogo
Ponorogo merupakan kota yang penuh dengan kegiatan budaya dan kesenian, salah satu kegiatan budaya yang rutin dilaksanakan oleh pemerintah kota Ponorogo dan masyarakat Ponorogo adalah kegiatan budaya Grebeg Suro. Perayaan Grebeg Suro merupakan acara tahunan yang diadakan oleh pemerintah kota Ponorogo untuk menyambut datangnya tahun baru Islam ( 1 Muharram ). Ketika datangnya perayaan Grebeg Suro ini Ponorogo selama beberapa hari menjadi kota yang penuh dengan keramaian dan kegiatan serta gelar budaya. Berbagai acara-acara dihelat di kota Reyog dari awal bulan November seperti Tari Si Potro, Istigozah, Lomba kakang senduk yang biasanya diikuti oleh siswa-siswi dari seluruh sekolah yang ada di Ponorogo yang menjadi perwakilan dari sekolahnya masing-masing. Selain itu juga terdapat pameran bonsai dan yang paling utama yaitu diadakannya Festival Reyog Nasional dan masih banyak kegiatan lainnya lagi. Oleh karena itu Grebeg Suro memeberikan arti tersendiri bagi masyarakat Ponorogo pada umumnya.

Pada umumnya penjelasan mengenai Grebeg Suro itu adalah suatu acara tradisi kultural masyarakat Ponorogo dalam wujud pesta rakyat. Dalam pesta rakyat tersebut ditampilkan berbagai macam kesenian budaya Indonesia sehingga selain untuk melestarikan budaya bangsa, perayaan budaya Grebeg Suro ini dapat menjadikan cara untuk mengenalkan kepada generasi penerus mengenai kegiatan budaya dan kesenian yang dimiliki oleh Ponorogo. Sehingga budaya dan kesenian tersebut tidak punah oleh perkembangan zaman. Dalam perayaan kegiatan budaya Grebeg Suro tersebut biasanya ditampilkan berbagai seni dan tradisi Ponorogo yang meliputi Festival Reog Nasional, Pawai Lintas Sejarah dan Kirab Pusaka, dan Larung Risalah Doa di Telaga Ngebel. Kegiatan budaya grebeg Suro merupakan kegiatan awal dalam menyongsong Tahun Kunjungan Wisata Jawa Timur setiap tahun.

Dalam perayaan Grebeg Suro ini juga terdapat tata caranya yaitu, dimulai dengan diadakannya Festival Reyog Nasional yang dilaksanakan selama empat hari dengan jumlah peserta 51 grup dengan 21 grub dari Ponorogo dan 30 grub dari Luar Ponorogo. Dari keseluruhan peserta diambil 10 besar group terbaik dan 10 besar pembina terbaik. Sehari sebelum tanggal 1 Suro pemerintah kota Ponorogo mengadakan prosesi penyerahan pusaka ke makam bupati pertama Ponorogo kemudia dilanjutkan dengan Pawai Lintas Sejarah dan Kirab Pusaka dari kota lma ke kota tengah untuk mngenang perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Ponorogo dari kota lama ke kota tengah. Dalam acara Pawai tersebut ratusan orang menuju pusat kota dengan menunggang bendi dan kuda yang dihiasi. Yang mana pada hari itu seluruh masyarakat Ponorogo berkumpul di setiap jalan yang dilewati Pawai Lintas Sejarah terutama di Alun-alun Ponorogo , masyarakat berbondong-bondong untuk menyaksikan pawai dan Kirab Pusaka. Dalam acara Kirab Pusaka itu biasanya terdadap iring-iringan perwakilan siswa ponorogo dari berbagai sekolah yang menampilkan kreasinya dan perwakilan putra putrinya. Dan pada malam 1 Suro diadakan penutupan Festival Reyog Nasional dan pada waktu itu puluhan grup reyog di Jawa Timur bahkan dari Kutai Kartanagara, Jawa Tengah, Balikpapan, dan Lampung turut tampil memeriahkan acara perayaan Grebeg Suro tersebut. Selain itu juga diadakan pengumuman lomba yang dilaksanakan dalam perayaan Grebeg Suro Ponorogo. Dan tepat pada tanggal 1 Suro diadakan Larungan Risalah Doa di Telaga Ngebel.

Sejarah diadakannya perayaan Grebeg Suro di Kabupaten Ponorogo adalah adanya kebiasaan masyarakat pada malam 1 Suro yang mengadakan tirakatan semalam suntuk dengan mengelilingi kota Ponorogo dan akhirnya berhenti di alun-alun kota Ponorogo. Pada tahun 1987 Bupati Ponorogo yang pertama kali yaitu Soebarkah Poetra Hadiwirjo melihat kegiatan tersebut dapat melahirkan gagasan kreatif untuk mendukung kegiatan masyarakat Ponorogo dengan kegiatan yang mengarah kepada pelestarian budaya. Karena semakin lama minat para pemuda terhadap kesenian khas Ponorogo mulai luntur, untuk itu diadakanlah Grebeg Suro dan memasukkan reog didalam perayaan grebeg suro tersebut, sehingga selain kita bisa melestarikan adat istiadat kita juga bisa mlestarikan budaya bangsa. Karena dalam perayaan Grebeg Suro tersebut biasanya setiap sekolah dan daerah yang ada di Ponorogo harus memiliki perwakilan untuk mengikuti lomba Festival Reog Nasional sehingga dengan begitu generasi muda akan belajar kesenian reog sehingga minat generasi muda terhadap kwsenian Ponorogo akan terus berkembang.

Kegiatan perayaan Grebeg Suro tersebut dirayakan untuk mengenang kejayaan kerajaan Bantarangin yang Berjaya dan dikenalnya warok ( kesatria-kesatria pilih tanding yang sakti mandraguna). Acara yang selalu diisi dengan pelepasan sesaji , kepala kerbau , nasi tumpeng atau yang lainnya ini menurut banyak kalangan “hanya sebuah ritual” atau “upaya melestarikan budaya leluhur”. Grebeg Suro dengan acara pelepasan sesajinya dengan maksud apapun adalah pelanggaran yang besar terhadap ajaran Islam . Namun pada umumnya para penyelenggara dan peserta berharap kepada Sang Pencipta bahwa dengan acara perayaan Grebeg Suro tersebut masyarakat Ponorogo dapat diberi keselamatan , kesejahteraan dan kemakmuran serta maksud-maksud yang lainnya. Maka dari itu dapat diketahui bahwa walaupun masyarakat Ponorogo melakukan ritual Kirab pusaka dan Doa Larung Sesaji sebenarnya itu semua untuk terus menjaga adat istiadat dan menjaga kebudayaan masyarakat Ponorogo zaman dahulu. Serta dengan adanya kegiatan budaya tersebut dapat saling mengeratkan tali persaudaraan masyarakat Ponorogo karena setiap Suro masyarakat Ponorogo akan berkumpul di pusat kota Ponorogo yaitu di alun-alun Ponorogo dan Pendopo kabupaten Ponorogo. Dalam buku-buku babad Ponorogo juga menyatakan bahwa, Batoro Katong (pendiri Ponorogo) merupakan utusan Kerajaan Demak untuk menyebarkan Islam di Ponorogo , serta beliau adalah saudara kandung tetapi beda ibu dari Raden Patah , Sultan Demak Pada waktu itu.

B. Bentuk Kegiatan Budaya Grebeg Suro Ponorogo
Kegiatan Budaya Grebeg Suro Ponorogo ini merupakan acara tahunan yang dilaksanakn untuk melestarikan kebiasaan atau kebudayaan masyarakat Ponorogo. Kegiatan tersebut yaitu pelaksanaan Kirab Pusaka dimana pada hari sebelum datang tanggal 1 Suro dilakukan pembersihan Pusaka Ponorogo yang dilakukan sangat hikmat selain itu juga dilakukan Larung sesaji di Ngebel , yang mana disiapkan tumpeng , kepala kerbau yang kemudian dihanyutkan ke Telaga Ngebel. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melestarikan kebudayaan daerah , namun tetap percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa , sehingga walaupun melakukan kegiatan tersebut yang jika dilihat dari sisi agama Islam itu dianggap tidak baik dan salah tetapi pada dasarnya kegiatan tersebut dilakukan untuk melestarikan budaya dan adat istiadat yang tetap percaya akan adanya Tuhan yang Maha Esa.
Dengan adanya kegiatan budaya ini dapat berfungsi untuk melestarikan kebudayan daerah serta dapat mengatur dan mempererat hubungan antar manusia karena dengan adanya kegiatan ini masyarakat Ponorogo dapat berkumpul menjadi satu di Pusat Kota sehingga hubungan antar masyarakat akan terus terjaga dengan baik. Selain itu kegiatan budaya Grebeg Suro Ponorogo ini juga mengangkat unsur kebudayaan yaitu kesenian , karena dalam perayaan Grebeg Suro Ponorogo ini juga ditampilkan Festival Reog Nasional sehingga kesenian Reyog Ponorgo itu akan terus berkembang dan dilestarikan oleh generasi mudanya dan akan terus menjadi kesenian daerah yang membanggakan bangsanya serta menjadi ciri khas dari daerahnya.

C. Nilai Budaya Yang Diangkat
Menurut saya kegiatan budaya Grebeg Suro Ponorogo ini mengangkat nilai budaya , adat istiadat dan kesenian serta persatuan antar sesama masyarakat. Karena dalam kegiatan budaya Grebeg Suro tersebut terdapat tradisi atau kegiatan yang melestarikan kegiatan budaya daerah Ponorogo.Kegiatan ini juga mengangkat kebudayaan Ponorogo dalam melakukan perayaan Grebeg Suro dengan mengadakan Pawai Sejarah dan Kirab Pusaka , hal itu merupakan sebuah nilai kebudayan karena kegiatan tersebut dilakukan secara terus-menerus setiap tahunnya.Selain itu kegiatan Larung Sesaji di Ngebel juga bisa dikatan sebagai suatu tradisi yang dilakukan masyarakat Ponorogo untuk tetap menjaga tradisi budaya. Serta dalam perayaan Grebeg Suro ini juga mengangkat nilai kesenian yaitu dalam kegiatan perayaan Grebeg Suro tersebut selalu diikutsertakan reyog dengan cara mengadakan Festival Reyog Nasional dengan begitu kesenian Reyog akan terus terjaga dan tidak akan ditinggalkan oleh generasi muda.
Kegiatan Grebeg Suro Ponorogo ini merupakan suatu perilaku budaya yang baik karena dalam kegitan tersebut masyarakat dapat terus melestarikan kegiatan budaya yang sudah menjadi tradisi masyarakat daerah Ponorogo, walaupun memang terlihat melanggar agama Islam tetapi pada umumnya kegiatan tersebut didasarkan karena untuk melestarikan kegiatan budaya yang sudah menjadi adat istiadat, jadi saya setuju dengan adanya kegiatan budaya Grebeg Suro tersebut karena bisa mengenalkan kepada generasi muda tentang kebudayaan Grebeg Suro sehingga tradisi tersebut akan tetap terjaga kelestariannya.

D. Norma yang Diangkat
Menurut saya dalam kegiatan budaya Grebeg Suro Ponorgo ini norma yang diangkat adalah Norma kebiasaan dan adat istiadat karena dalam kegiatan Grebeg Suro ini berbagai kegiatan dilakukan setiap tahun datang bulan suro jadi norma kebiasaan menuntut untuk dilkukannya kegiatan tersebut guna menjaga kelestarian kebudayaan daerah dan untuk memperingati datangnya bulan suro. Selain itu kegiatan Grebeg Suro tersebut juga mengangkat norma adat istiadat yaitu kegiatan ini melakukan berbagai prosesi ritual mulai dari pawai lintas sejarah, kirab pusaka sampai pengadaan festival reyog nasional. Dengan adanya kegiatan tersebut sejak tahun semanjak dahulu sampai sekarang itu menimbulkan sebuah kebiasaan bagi masyarakat ponorogo untuk melksanakan perayaan datangnya bulan 1 suro. Dan saya setuju dengan adanya kegiatan ini karena dengan adanya kegiatan tersebut kebudayaan bangsa akan terus terjaga dan lestari dan tidak kan diambil oleh Negara lain seprti halnya reyog dulu yang diambil oleh Malaysia. Dengan adanya kegiatan budaya Grebeg Suro yang mengikut sertakan reyog didalamnya itu dapat menjaga kelstarian reyog agar generasi muda tetap mempertahankan kesenian reyog sehingga kesenian reyog terus melekat pada masyarakat Ponorogo sehingga sulit untuk dijajah dan diambil oleh Negara lain.

2. Megengan di Ponorogo
A. Kegiatan Budaya Megengan di Ponorogo
Megengan merupakan salah satu tradisi masyarakat Jawa ketika menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Tradisi ini sering disebut sebagai ritual mapag, yaitu menjempun awal bulan puasa. Megengan berasal dari kata “Megeng” yang berarti “Menahan”, maksudnya kita menahan diri dari sekarang untuk menyambut datangnya bulan puasa. Dimana puasa dalam bahasa Jawanya disebut “Pasa” yang berarti “ngeposne rasa” dengan maksud bahwa kita harus mengistirahatkan perasaan entah itu perasaan senang, sedih, marah, benci, dan lainya, agar nantinya ketika menjalani puasa kita tidak hanya menahan lapar dan haus saja karena dalam menjalankan puasa itu yang paling penting kita harus menjaga perasaan. Karena jika perasaan berpuasa maka kerja fikiran lebih logis dan bisa berfikir sesuai dengan kenyataan serta kesehatan akan ikut terjaga.
Biasanya di daerah saya ketika akan melaksanakan kegiatan budaya megengan ini masyarakatnya akan membersihkan pekarangan mereka , alat-alat rumah tangga, barang-barang mereka, sehingga semua hal menjadi bersih dengan maksud bahwa ketika kita menyambut bulan puasa itu kita harus suci dan bersih. Ada tiga kegiatan yang biasanya dilaksanakan oleh masyarakat ketika akan melaksanakan kegiatan budaya megengan ini, yaitu mandi karmas dengan maksud bahwa kita harus mensucikn diri dalam mengahadapi datangnya bulan suci Ramadhan , setelah itu kita berjiarah kemakam leluhur dengan maksud untuk mendoakan dan memohonkan ampun kepada Tuhan Yang Maha Esa atas dosa mereka serta mengingatkan kepada diri kita sendiri bahwa lewat merekalah kita ada di dunia ini. Dan kegiatan yang terakhir adalah pelaksanaan genduren , dimana masyarakatnya berkumpul disatu rumah atau mushola dengan membawa makanan yang sudah lengkap dengan lauknya dan lain-lain yang biasanya masyarakat didesa saya menyebutnya dengan membawa “pelangan” yang nantinya dikumpulkan menjadi satu dan didoakan lalu ditukarkan satu sama lain dan kemudia dibagikan dan dibawa pulang kembali. Yang terpenting dalam kegiatan megengan itu ada kue apemnya yang mengandung arti bahwa sebenarnya kue apem itu sebagai ungkapan rasa permintaan maaf kita secara tidak langsung kepada para tetangga karena kue apem itu berasal dari kata “afwum” yang artinya meminta maaf. Yang mengandung arti bahwa kita sebagai umat manusia harus saling memaafkan satu sama lain dan selalu memohon ampun kepada Tuhan Yang maha Esa atas segala dosa-dosa kita selama ini.
Di daerah saya pelaksanaan megengan ini tidak hanya ketika datangnya bulan puasa saja tetapi juga ketika malam takbiran atau ketika akan datangnya hari raya lebaran atai Idul Fitri. Sebenarnya artinya sama saja kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyabut hari yang fitri dimana pada hari itu masyarakat berkumpul untuk melaksanakan shalat lalu mereka saling bersilaturahmi untuk saling bermaaf-maafan.
Kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan megengan dalam menyambut hari Raya Idul Fitri ini juga sama yaitu, dimulai dengan mandi karmas untuk membersihkan diri dalam menyambut datangnya hari raya , krmudian dilanjutkan dengan kegiatan ziarah kemakam leluhur dan yang terakhir melaksanakan genduren yaitu masyarakat berkumpul disatu tempat untuk berdoa dengan membawa makanan. Itulah kegiatan megengan yang selalu dilaksanakan di desa saya setiap tahunya untuk menyambut datangnya bulan puasa dan hari raya Idul Fitri.

B. Bentuk Kegiatan Megengan
Kegiatan megengan itu merupakan kegiatan penyambutan datangnya bulan puasa dan datangnya hari raya idul fitri. Bentuk kegiatannya berupa pelaksanaan geduren yaitu masyarakat berkumpul di suatu rumah atau mushola dengan membawa makanan yang biasanya disebut pelangan dan mereka berdoa bersama-sama lalu kemudia mereka saling berbagai dan bertukar makanan satu sama lain.
Menurut saya kegiatan megengan ini bagus untuk dilestarikan karena dengan begitu masyarakat tidak akan melupakan kebiasaan atau tradisi kegiatan budaya , selain untuk melestarikan tradisi kegiatan megengan ini juga dapat mengingatkan masyarakat akan pentingnya menyambut datangnya bulan puasa dan hari raya lebaran dengan suci. Serta mengingatkan masyarakat akan perlunya ziarah ke makan leluhur untuk mendoakan leluhur serta menunjukkan akan pentingnya berdoa dalam menyambut datangnya segala hal.
C. Nilai yang diangkat dalam Kegiatan Budaya Megengan
Menurut saya nilai yang diangkat dari kegiatan budaya megengan ini adalah nilai budaya, nilai sosial, dan nilai religius. Karena dalam kegiatan ini masyarakt mengangkat nilai kebudayaan mereka yaitu pelaksanaan megengan dengan maksud untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang suci dengan melaksanakan genduren. Yang mana masyarakat berkumpul bersama untuk berdoa dan selalau tersedia apem dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai symbol permintaan maaf antara warga yang satu dengan yang lainnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadahan. Selain itu kegiatan budaya megengan ini juga mengangkat nilai social dimana masyarakat satu sama lain saling berkumpul untuk berdoa , saling berbagi makanan , saling bertukar makanan serta saling memaafkan satu sama lain sehingga masyarakat bisa menyambut bulan suci Ramadha dengan hati yang tentram dan bersih. Selain itu pelaksanaan megengan ini mengangkat nilai religious dalam arti masyarakat melaksanakan kegiatan megengan ini sebagai ungkapan rasa syukur karena mereka masih bisa menyambut datangnya bulan suci Rdan hari raya Idul Fitri serta mereka masih dapat melaksanakan puasa ramadhan. Yang pada dasarnya kegiatan ini dilakukan untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas umur yang diberikan serta memohon ampunan dosa-dosa yang selama ini pernah mereka perbuat baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Menurut saya kegiatan budaya ini sangat baik karena dapat menyadarkan kita akan pentingnya menyambut bulan-bulan penting yang suci dan fitri , serta mengingatkan kepada kita akan pentingnya saling memaaafkan dan saling berbagi satu sama lain. Serta kegiatan ini dianggap benar jika tetap dijalan di jalan yang benar dalam arti tidak menyeleweng dari ajaran dan aturan agama Islam sehingga semua hal yang dilakasanakan dalam kegiatan tersebut murni untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.
D. Norma yang diangkat dalam Kegiatan Budaya Megengan
Menurut saya kegiatan budaya megengan ini mengangkat norma kebiasaan dan adat istiadat. Karena dalam pelaksanaan kegiatan ini masyarakat terus memeprtahankan kebiasaan mereka dalam melaksankan penyambutan datangnya bulan suci Ramadhan dan datangnya hari raya Idul Fitri yang mana kegiatan tersebut selalu dilaksanakan setiap tahun. Dan menurut saya kegiatan tersebut sangat baik karena kegiatan tersebut dapat dijadikan sebagai adat istiadat yang mana mereka tetap bisa beribadah dengan tetap mempertahankan tradisi. Dalam arti mereka memeperingati megengan tersebut dengan menggukan makanan jawa seperti apem , ingkung , dan nasi suci , golong dan lain-lain tetapi mereka melaksananakn kegiatan tersebut untuk berdoa sebagai penyambutan datangnya bulan suci Rama dhan dan hari raya Idul Fitri.

3. SUMBER
http://budayahidupku.blogspot.com/2013/02/grebek-suro-ponorogo.html
http://budaya-indonesia.org/Grebek-Suro-Ponorogo/
http://id.wikipedia.org/wiki/Grebeg_Suro
http://pustakabudayadantehnologi.blogspot.com/2013/05/grebeg-suro-ponorogo.html#!
http://sosbud.kompasiana.com/2013/07/05/megengan-budaya-bag-02-574374.html
http://www.kilassumberayu.com/2011/07/megengan-dan-punggahan.html

Sejarah Bahasa Indonesia

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

MAKALAH
SEJARAH BAHASA INDONESIA
TUGAS UKD 1 BAHASA INDONESIA

OLEH :
KIKI TIKA PRATAMA
D3 PERPUSTAKAAN
D1814058
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

KATA PENGANTAR
Puju syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas Rahmat dan hidayahnya yang telah dilimpahkan kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah Bahasa Indonesia yang berjudul “Sejarah Bahasa Indonesia” yang merupakan salah satu sarana sebagai cara kita belajar mengerti bagaimana sejarah bahasa Indonesia.
Dalam makalah ini saya akan membahas beberapa hal termasuk tentang sejarah Bahasa Indonesia dari sebelum kemerdekaan sampai dengan sesudah kemerdekaan ,selain itu dalam makalah ini dibahas tentang fungsi-fungsi Bahasa Indonesia , dan tentang perkembangan Bahasa Indonesia di masa sekarang serta Penggunaan Bahasa Indonesia di masyarakat maupun media social.
Dalam menyelesaikan makalah ini , saya telah mendapatkan banyak referensi dari beberapa pihak dan media. Maka dari itu , dalam kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu saya dalam menyediakan berbagai macam referensi sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya.Terimakasih juga kepada Bapak Rahmat Saefullah selaku dosen Bahasa Indonesia yang telah memberikan tugas ini sehingga dengan adanya tugas ini saya menjadi faham mengenai bagaimana sejarah Bahasa Indonesia , fungsi-fungsi Bahasa Indonesia , Penggunaan bahasa Indonesia di masayarakat dan lain-lainnya.
Saya menyadari bahwa dalam penyususnan makalah ini jauh dari kesempurnaan.Oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran dari pembaca makalah ini.Selanjutnya, semoga buku ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat menambah wawasan bagi yang membacanya.
Surakarta, 13 Maret 2015

Kiki Tika Pratama

DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar ……………… i
Daftar Isi ……………… ii
BAB I Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah ……………… 1
B. Rumusan Masalah ……………… 3
C. Tujuan Makalah ……………… 3
D. Manfaat Penulisan Makalah ……………… 3
BAB II Isi
A. Sejarah Bahasa Indonesia …………….. 4
B. Fungsi Bahasa Indonesia …………….. 7
C. Pemanfaatan Bahasa Indonesia …………….. 11
D. Penggunaan Bahasa Indonesia …………….. 12
Di Masyarakat dan Media
E. Perkembangan di masyarakat …………….. 13
BAB III Penutup
A. Kesimpulan …………….. 16
B. Saran …………….. 16
Daftar Pustaka …………….. 19
BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Bahasa Indonesia adalah bahasa kita sebagai bangsa indonesia dalam kehidupansehari-hari dan itu tidak bisa lepas dalam kehidupan kita sehari-hari.Namun sebagai anak bangsa dan masyarakat kita pun tidak pernah mengerti bagaimana sejarah bahasa indonesia itu sendiri, maka dari itu sebagai masyarakat dan anak bangsa yang baik kita hrus mengerti bagaimana sejarah Bahasa Indonesia tersebut yang sampai sekarang dan bahkan sampai nanti akan menjadi Bahasa Nasional dari Negara kita Indonesia.Walaupun di Indonesia terdiri dari beberapa daerah dan suku yang bahasanya berbeda-beda tetapi dalam berkomunikasi secara nasional kita menggunakan Bahasa kesatuan kita yaitu Bahasa Indonesia.Dari hal tersebut telah menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia itu sangat penting dalam kehidupan kita karena Bahsa Indonesia menjadi Bahasa Nasional kita dalam berkomunikasi dengan masyarakat Indonesia yang berbeda daerah.
Karena pentingnya Bahasa Indonesia bagi warna Negara Indonesia maka dari itu kita sebagai generasi penerus harus terus melestarikan dan mengembangkan Bahasa Indonesia dalam kehidupan kita seharai-hari jangan sampai bahasa indoneia itu menjadi bahasa yang asing atau pun punah dengan bahsa-bahasa sekarang yang kurang mengahrgai bahasa indonesia yang baku.Maka dari itu seharusnya Bahsa Indonesia harus terus diajarakan kepada generasi penenrus agar dalam kehidupan mereka sehari-hari dapat menggunakan bahasa indonesia , ya memeang benar kita itu perlu belajar bahasa asing namun jangan merasa bahwa bahasa Indonesia menjadi bahsa yang kurang baik sehingga menggunakan bahasa asing , seharusnya kita itu harus bangga dengna bahasa persatuan kita yaitu bahasa indonesia maka dari itu sebagai generasi penerus kita harus terus menjaga klestarian bahasa indonesia karena tanpa bahasa indnesia kita tidak bisa berkomunikasi secara menyeluruh dengan masyarakat luar daerah dari daerah kita , maka dari itu karena indonesia itu Negara kesatuan yang sesuai dengan semboyannya yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua maka dari itu sebagai generasi yang baik kita harus terus menggunakan , mengembangkan dan melestarikan bahasa kesatuan kita dengan cara dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan bahasa indonesia , melatih anak-anak mulai dari play groub sampai tingkat tinggi untuk terus diajarkan bahasa indonesia , dengan terus mengadakan pelajaran bahsa indonesia maka dengan begitu generasi muda akan mengerti bagaimana bahsa indonesia itu , bagaimana pentingnya bahasa indonesia itu , apa saja fungsinya sehingga bahasa indonesia tidak akan terkalahkan dengan bahasa asing.
Dalam perkembangannya , bahasa Indonesia kini mulai terkalahkan dengan bahasa asing , seperti halnya sekarang ini maraknya penggunaan papan nama dengan menggunakan bahasa asing , hal tersebut sangat membahayakan untuk kelestarian bahasa indonesia maka dari itu seluruh warga Negara indonesia harus bertanggung jawab terhadap kelstarian bahasa indonesia , maka dari itu dalam memberikan pelajaran bahsa indonesia kepada anak bangsa seharusnya lebih ditekankan agar anak-anak itu dapat paham dan mahir berkomunikasi dengan bahasa indonesia yang baik bukan hanyya paham dan pandai dalam ilmu perbahasaan.Maka dari itu-itu anak-anak bangsa harus diajarkan bahasa indonesia mulai dari play groub sampai perguruan tinggi dan bahkan mungkin peran orang tua juga penting dalam memberikan pemahaman kepadaanaknya tentang komunikasi dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, dengan begitu maka fungsi dan penggunakan bahasa indonesia kan sempurna dan bahsa indonesia tidak akan terklahkan oleh bahasa asing.
Maka dari itu dalam makalah inidijelaskan bagaimana ejarah bahasa indonesia itu, bagaimana perkembangannya dari sebelum kemerdekaan sampai setelah kemerdekaan dan sekarang ini agar anak bangsa itu tau bagaimana sejarah perkembangan bahsa kesatuan Negara kita . Selain itu dalam makalah ini dibahas fungsi-fungsi bahsa indonesia yang selama ini ita tidak terlalu menghiarukan fungsi bahsa indonesia untuk kehidupan kita sehari-hari maka dari itu dalam makalah ini dijelaskan berbagai fungsi bahasa indonesia sehingga kita akan menjadi paham tentang fungsi abhasa indonesia selain itu dalam buku ini akan dibahasa bagaimana penggunakan bahasa indonesiasaat inibaik itu dalam masyarakat maupun dalam media. Dengan begitu mungkin generasi muda akan lebih sadar tentang pentingnya bahasa indonesia untuk kehidupan kita dan akan lebih mengerti dan melestarikan bahasa kesatuan kita yaitu Bahasa Indonesia.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana sejarah bahasa indonesia ?
2. Apa saja fungsi bahasa Indonesia ?
3. Bagaimana perkembangan bahasa indonesia di masyarakat dan media ?
4. Bagaimana Penggunaan bahasa indonesia dimasyarakat danmedia saat ini ?
C. Tujuan Makalah
1. Untuk mengetahui bagaimana sejarah bahasa indonesia
2. Untuk mengetahui apa saja fungsi-fungsi bahasa indonesia untuk masyarakat
3. Untuk mengetahui perkembangan Bahasa indonesia di masyarakat dan media di Negara kita
4. Untuk mengetahui bagaimana penggunaan bahasa indonesia dalam masyarakat dan media dalam masa kini di Negara kita.

D. Manfaat Penulisan Makalah
1. Untuk menambah wawasan mahasiswa dan pembaca mengenai bahsa indonesia baik itu sejarah ataupun fungsinya.
2. Dapat melatih kreativitas mahasiswa dalam berfikir
3. Dapat melatih mahasiswa untuk mengasah kmampuannya dalam menulis.
4. Dapat melatih mahasiswa dalam berfikir logis-sistematis.
5. Dapat membantu pembaca atau orang lain yang membutuhkan informasi mengenai sejarah bahasa indonesia dan fungsi-fungsi bhasa indonesia.
6. Dapat digunakan untuk melatih kemandirianmahasiswa
7. Dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana penggunanaan bahsa indonesia saat ini di masyarakat mau media di Negara kita yaitu Indonesia
BAB II
Isi
A. Sejarah Bahasa Indonesia
a. Sebelum Kemerdekaan
Bahasa Indonesia itu berasal dari bahasa Melayu maka dari itu bahsa Melayu menjadi dasar bahasa Indonesia saat ini.Dahulunya bahasa Melayu dipakai diseluruh wilayah nusantara dan berkembang terus –menerus.Bahasa Melayu yang dipakai di wilayah nusantara dalam pertumbuhannya dipengaruhi oleh corak budaya daerah.Dimana bahasa Melayu itu menyerap dari berbagai bahsa seperti bahasa Sansekerta,bahasa Persia , Bahasa arab, dan bahasa-bahasa Eropa.Dan perkembangan bahasa melayu di Negara kita pun mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia.Komunikasi antar perkumpulan pergerakan smengangkat bahsa Melayu menjadi bahasa Indonesia yang menjadi persatuan untuk seluruh bangsa indonesia (Sumpah Pemuda,28 Oktober 1918).
Bahkan Prof.Dr.Prijana dalam Kunardi berpendapat bahwa, “Bahasa Indonesia tumbuh dari bahasa Melayu , tetapi tidak sama dengan bahsa Melayu. Bahsa Indonesia bukan sama tetapi, bukan berlainan juga dengan bahasa Melayu.Dari pendapat tersebut dapat diketahui bahwa bahasa melayu itu sebagai dasar atau sumber dari Bahasa Indonesia.Namun setelah mengalami perkembangan dan perluasan pemakain bahasa oleh masyarakat Indonesia maka bahasa Indonesia pun telah mengalami perubahan.(Kurnadi,2005:2).
Menurut Kurniadi bahsa Melayu diterima sebagai dasar bahasa persatuan karna hal-hal berikut:
1. Kedudukannya yang telah berabad-abad sebagai bahasa perhubungan antar pulau (lingua franca).
2. Bentuk tata bahasanya yang luwes dan mudah dipelajari , sehingga mengandung kemungkinan yang menggembirakan di dalam kehidupan modern. Di samping itu , ucapan kata-ktnya yang sama dengan bentuk kata-katanya tidak mempersulit cara mempelajarinya.
3. Bahsa melayu tidak banyak mengenal tingkatan-tingkatan (speech levels) seperti yang terdapat dalam bahsa jawa, Sunda dan Madura. Jadi ada suasana yang demokratis.(kunardi,2005:6)
Pada masa penjajahan Belanda , bahasa Melayu juga tetap dipakai sebagai bahsa perhubunganyang luas. Pemerintah Belanda tidak mau menyebarkan pemakaian bahasa Belanda pada penduduk pribumi.Unsur politik tidak ingin kedoknya sebagai penjajah terbuka jelas , mempengaruhi mengapa Belanda tidak menggunakan bahasa Belanda kepada penduduk pribumi. Hanya sekelompok kecil orang Indonesia yang dapat berbahasa Belanda. Dengan demikian komunikasi di antara pemerintah dan penduduk Indonesia dan di antara penduduk Indonesia yang berneda bahasanya sebagian besar dilakukan dengan bahasa Melayu. Selama masa penjajahan Belanda , terbit banyak surat kabar yang ditulis dengan bahasa Melayu.
Pada tahun 1928 dalam kongres pemuda yang dihadiri oleh aktivis dari berbagai daerah di Indonesia, bahasa Melayu diubah namanya menjadi bahasa Indonesia dan diikrarkan dalam Sumpah Pemuda sebagai bahsa persatuan atau bahasa nasional. Pengakuan bahasa Indonesia sebgai bahsa persatuan merupakan peristiwa penting dalam prjuangan bangsa Indonesia.Dengan adanya sebuah bahasa persatuan, rasa persatuan bangsa menjadi semakin kuat.Sebagai wujud perhatian yang besar terhadap bahasa Indonesia , pada tahun 1938 diselengarakan Kongres Bahsa Indonesia pertama di Solo.
Pada masa pendudukan Jepang , pemerintah Jepang memberlakukan pelarangan penggunaan bahasa Belanda.Pelarangan ini berdampak positif terhadap bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia dipakai dalam berbgai aspek kehidupan termasuk kehidupan politik dan pemerintahan yang sebelumnya lebih banyak dilakukan dengan bahasa Belanda.(Depdiknas.2006:12)
Bahasa Indonesia yang kita gunakan sebagai bahasa pengantar dan bahasa persatuan merupakan salah satu dialek bahsa Melay yang digunakan sebagian masyarakatdi sekitar pesisir pntai Sumatra, Kalimantan , Sulawesi , Masyarakat melayu di Singapura , Malaysia dan Brunei. Bangsa asing yang datang ke Indonesia juga menggunakan bahasa melayu sebagai bahasa pengantar kepada penduduk setempat. Sebagai contoh pada masa penjajahan Belanda dan Jepang tetap menggunakan bahasa Melayu sebagi bahsa komunikasi anatar penjajah dan penduduk pribumi.Meskipun unsure politik mempengaruhi didalamnya tetapi secara tidak langsung hal ini menguntungkannya bahsa Indonesia yang semakin luas berkembang pemakaiannya.
b. Sesudah Kemerdekaan
Sehari sesudah kemerdekaan proklamasi kemerdekaan , pada tanggal 18 Agustus ditetapkan Undang-Undang 1945 yang di dalamnya terdapat pasal, yaitu pasal 36 , yang menyatakan bahwa “ Bahasa Negara ialah Bahsa Indonesia,” Dengan demikian , disamping berkedudukan sebagai bahsa nasional , bahsa Indonesia juga berkedudukan sebagai bahasa Negara. Sebagai bahsa Negara, bahsa Indonesia dipakai dalm semua urusan yang berkaitan denganpemerintah dan Negara.
Sesudah kemerdekaan, bahsa Indonesia mengalami perkembngan yang pesat.Setiap tahun jumlah pemakai bahsa Indonesia bertambah.kedudukan bahsa Indonesia sebagai bahsa nasionl dan bahasa Negara juga semakin kuat. Perhatian terhadap bahsa Indonesia baik dari pemerintah maupun masyarakat sangat besar. Pemerintah Orde lama dan Orde Baru menaruh perhatian yang besar terhadap perkembangan bahsa Indonesia di antarnya melalui pembentukan lembaga yang mengurus masalah kebahasaan yang sekarang menjadi Pusat Bahsa dan penyelenggaraan Kongres Bahsa Indonesia. Perubahan ejaan bhasa Indonesia dari ejaan van Ophuijen ke Ejaan Soewandi hingga Ejaan yang Disempurnakan selalu mendapat tanggapan dari masyarakat. (Depdiknas,2006:12).
Setelah kemerdekaan Republik Indonesia , bahsa Indonesia mengalami perkembangan yang pesat baik dari dalam negeri amupun luar negeri.faktor geografis Indonesia yang strategis membuat bahsa Indonesia menjadi bahsa Asing kedua oleh beberapa Negara maju seperti Australia, Filipina, jepang , Inggris , amerika , Perancis, jerman, Rusia, Korea , India , ceko dan Negara-negara lain sehingga bahasa Indonesia dipelajari dan dipakai oleh kalangan terbatas di Negara tersebut.

B.Fungsi Bahsa Indonsia
Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan sebagai bahsa nasional dan bahsa resmi Negara di tengah-tengah berbagai macam bahsa daerah , mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Alat untuk menjalankan administrasi Negara.Ini berarti , segala kegiatan administrasi kenegaraan , seperti surat – menyurat dinas, rapat-rapat dinas, pendidikan dan sebagainya harus diselenggarakan dalam bahsa Indonesia.
b. Alat pemersatu berbagai suku bangsa di Indonesia. Komunikasi di antara anggota suku bangsa yang berbeda kurang mungkin dilakukan dalam salah satu bahsa daerah dari anggota suku bangsa itu. Komunikasi lebih mungkin dilakukan dalam bahsa Indonesia. Karena komunikasi antar suku ini dilakukan dalam bahsa Indonesia maka terciptalah perasaan “satu bangsa” di antar anggota suku-suku bangsa itu.
c. Media untuk menampung kebudayaan nasional. Kebudayaan daerah dapat ditampung dengan media bahsa daerah; tetapi kebudayaan nasional Indonesiaharus dapat ditampung dengan media bahsa Indonesia.
d. Sebagai lambing kebanggaan nasional yang memancarkan nilai-nilai social budaya luhur bangsa Indonesia.Dengan keluhuran nilai yang dipancarkan oleh bahasa Indonesia , maka dari itu kita sebagai masyarakat harus bangga , menjunjung tinggi dan harus terus mempertahankan bahasa Indonesia sebagai bahsa nasional Negara kita.
e. Sebagai lambing identitas nasional , sehingga bahasa Indonesia menjadi lambing bangsa Indonesia.Dengan bahasa Indonesia kita dapat mengetahui siapa kita , yaitu sifat, perangai , dan watak kita sebagai bangsa Indonesia karena bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambing bangsa Indonesia.
f. Bhasa Indonesia sebagai Bahsa Nasional
Sebagai bahsa nasional, bahsa Indonesia berfungsi sebagai lambing kebanggaan nasional , lambing identitas nasional, alat pemersatu berbagai suku bangsa , dan alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya.
g. Bahsa Indonesia sebagai lambing Kebangaan nasional
Tidak semua bangsa di dunia mempunyai sebuah bahsa nasional yang dipakai secara luas dan dijunjung tinggi. Adanya sebuah bahasa yang dapat menyatukan suatu kebanggaaan bagi bahsa Indonesia. Ini menunjukan bahwa bangsa Indonesia menguasai perbedaan yang ada.
h. Bahsa Indonesia sebagai Lambang Identitas nasional
Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang budaya dan bahasanya berbeda.Untuk membangun kepercayaan diri yang kuat, sebuah bangsa memerlukan identitas. Identitas sebuah bangsa bisa diwujudkan diantaranya melalui bahsanya.Dengan adanya sebuah bahasa yang mengatasi berbagai bahsa yang berbeda , suku-suku bangsa yang berbeda dapat mengidentikan diri sebagai satu bangsa melalui bahsa tersebut.
i. Bahasa Indonesia sebagai alat Pemersatu Berbagai Suku bangsa
Sebuah bangsa yang terdiri ats berbagai suku bangsa yang budaya dan bahsanya berbeda akan mengalami masalah besar dalam melangsungkan kehidupannya. Perbedaan yang memecah belah bangsa tersebut.dengan adanya bahsa Indonesia yang diakui sebagai bahsa nasional oleh semua suku bangsa yang ada , perpecahan itu dapat diakhiri karena suku-suku bangsa tersebut merasa satu. Kalau tidak ada sebuah bahsa, seperti bahsa Indonesia , yang bisa menyatukan suku-suku bangsa yang berbeda, akan banyak muncul maslah perpecahan.
j. Bahasa Indonesia sebagai Alat Perhubungan Antardaerah dan Antarbudaya
Masalah yang dihadapi bangsa yang terdiri atas berbagai suku bangsa dengan budaya dan bahsa yang berbeda adalah komunikasi. Diperlukan sebuah bahasa yang dapat dipakai oleh suku-suku bangsa yang berbeda bahsanya sehingga mereka dapat berhubungan. Bahsa Indonesia sudah lama memenuhi kebutuhan ini. Sudah berabad-abad bahasa ini menjadi lingua franca di wilayah Indonesia.
k. Bahsa Indonesia sebagai Bahasa Negara
Sebagai bahsa Negara, bahsa Indonesia berfungsi sebagai bahsa resmi kenegaraan , bahsa pengantar dalam dunia pendidikan alat perhubungandi tingkat nasional untuk kepentingan pembangunan dan pemerintahan ,alat pengembangan kebudayaan , ilmu pengetahuan , dan teknologi.
l. Bahasa Indonesia sebagai Bahsa Kenegaraan
Sebagai bahsa Negara bahsa Indonesia dipakai untuk urusan-urusan kenegaraan.Dalam hal ini, pidato-pidato resmi,dokumen dan surat-surat resmi harus ditulis dalam bahasa Indonesia.Upacara-upacara kenegaraan juga dilangsungkan dengan bahasa Indonesia. Pemakaian bahsa Indonesia dalam acara-acara kenegaraan sesuai dengan UUD 1945 mutlak diharuskan. Tidak dipakainya bahsa Indonesia dalam hal ini dapat mengurangi kewibawaan Negara karena ini merupkan pelanggaran terhadap UUD 1945.
m. Bahasa Indonesia sebagai bahasa Pengantar Dalam Dunia Pendidikan
Dunia pendidikan di sebuah Negara memerlukan sebuah bahasa yang seragam sehingga kelangsungan pendidikan tidak terganggu.Pemakaian lebih dari satu bahasa dalam dunia pendidikan akan menganggu keefektifan pendidikan. Biaya pendidikan menjadi lebih hemat. Peserta didik dari tempat yang berbeda dapat saling berhubungan. Bahsa Indonesia merupakan satu-satunya bahsa yang dapat mmenuhi kebutuhan akan bahasa yang seragam dalam pendidikan di Indonesia.bahsa Indonesia telah berkembang pesat dalam pemakaian sudah tersebar luas.pemakaiannya sudah tersebar luas.Pemakaian bahsa Indonesia dalam dunia pendidikan bukan hanya terbatas pada bahasa pengantar, bahan-bahan ajar juga memakai Bahasa Indonesia.
n. Bahasa Indonesia sebagai Alat Perhubungan di Tingkat Nasional untuk kepentingan Pembangunan dan Pemerintahan.
Untuk kepentingan pembangunan dan pemerintahan di tingkat Nasional diperlukan sebuah bahasa sebagai alat perhubungan sehingga komunikasi tidak terlambat. Kalau ada lebih dari satu bahasa yang dipakai sebagai alat perhubungan , keefektifan pembangunan danpemerintah akan terganggu karena akan diperlukan waktu yang lebih lama dalam berkomunikasi.Bahsa Indonesia dapat mengatasi hambatan ini.
o. Bahsa Indonesia sebagai Alat Pengembangan Kebudayaan , Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Untuk mengembangkan kebudayaan , ilmu pengetahuan , dan teknologi diperlukan bahsa yang bisa dipakai untuk keperluan tersebut dan bahasa tersebut dapat dimengerti oleh masyarakat luas. Tanpa bahasa seperti ini, pengembangan kebudayaan , ilmu pengetahuan , dan teknologi akan mengalami hambatan karena proses pengembangan akan memerlukan waktu yang lama dan hasilnya pun tidak akan tersebar secara luas. Bahasa Indonesia merupakan satu-satunya bahsa di Indonesia yang memenuhi syarat sebagai alat pengembang kebudayaan , ilmu pengetahuan , dan teknologi karena bahasa Indonesia telah dikembangkan untuk keperluan tersebut dan bahasa ini dimengerti oleh sebagian masyarakat Indonesia.

C.Pemanfaatan Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia itu memiliki banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat Indonesia karena dengan adanya bahasa Indonesia masyarakat Indonesia yang berasal dari berbagai daerah dengan bahasa yang berbeda-beda dapat berkomunikasi dengan baik dengan adanya bahasa Kesatuan yaitu Bahasa Indonesia.Maka dari itu bahasa Indonesia itu memiliki manfaat sebagai alat komunikasi antar warga masyarakat di seluruh nusantara.Sehingga kita dapat berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga kesalahbpahaman sebagai akibat dari perbedaan latar belakang social budaya dan bahsa tidak perlu dikhawatirkan lagi.Sebagai contohnya yaitu ketika di kampus dalam satu kelas kita tidak hanya berasal dari satu daerah tetapi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia bahkan dosennya pun juga ada yang berasal dari luar daerah maka dari itu dalam berkomunikasi sehari-hari kita harus menggunakan bahasa Indonesia agar terjadi kesambungan komunikasi antar teman satu dengan teman yang lain selain itu dosen pun dalam menyampaikan materi pasti dominan menggunakan bahasa Indonesia ketimbang menggunakan bahasa daerah karena dalam satu kelas itu belum tentu seluruh mahasiswanya paham dengan bahasa daerah dari wilayah universitas tersebut. Jadi , dengan adanya bahasa Indonesi proses pembelajaran di kampus dapat berjalan dengan lancar dan baik serta tidak terjadi kesalah pahaman.
Selain itu dengan adanya Bahasa Indonesia kiat dapat bepergian dari pelosok yang satu ke pelosok yang lain di Tanah Air dengan memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai satu-satunya alat komunikasi.Selain itu dengan adanya Bahasa Indonesia kita dapat menyatukan berbagai suku bangsa dengan latar belakang social budaya dan bahasa masing-masing daerah atau suku ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia.Dimana dalam hubungan ini, bahasa Indonesia memungkinkan berbagai suku bahasa dapat mencapai keserasian hidup sebagai bahasa yang bersatu dengan tidak perlu meninggalkan identitas kesukuaan dan kesetiaan kepada nilai-nilai social budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan.Selain itu dengan adanya Bahasa Indonesia kita sebagai masyarakat dapat meletakkan kepentingan nasional jauh diatas kepentingan daerah atau golongan.
Dengan adanya bahasa Indonesia dapat mempermudah dalam pengembangan budaya , ilmu pengetahuan dan teknologi.Bila ada masyarakat yang ingin mempelajari sebuah budaya dari daerah lain dimana ia tidak mengerti dengan bahasa dan budayanya maka dengan adanya bahasa Indonesia ia dapat dijelaskan oleh ahli dalam budaya tersebut denganBmenggunakan bahasa Indonesia sehingga pemanfaatan bahasa Indonesia itu sangat luas tidak hanya dapat digunakan untuk mengembangkan budaya daerah tetapi juga dapat melestarikannya kepada generasi muda sekarang dan yang akan datang.Maka dari itu banyak sekali pemanfaatan dari bahasa Indonesia dalam masyarakat indonesia bukan hanya mempermudah komunikasi antar daerah tetapi juga dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar dalam semua tingkat pendidikan dan dapat juga digunakan untuk pengembangan dan pelestarian seni budaya daerah serta pemanfaatan-pemanfaatan lainya.

D.Penggunaan Bahasa Indonesia di Masyarakat dan Media
Saat ini penggunaan bahasa Indonesia dimasyarakat maupun media sudah meluas, sekarng ini banyak masyarakat yang dalam keseharian sudah menggunakan bahasa Indonesia walaupun tinggal di desa namun sudah diajarkan untuk menggunakan bahasa Indonesia sehingga untuk saat ini bukan hanya masyarakat kota saja yang menggunakan bahasa Indonesia tapi hampir seluruh masyarakat Indonesia.Selain itu dalam media pun juga menggunakan bahasa Indonesia baik itu media social maupun media massa saat ini hampir semua menggunakan bahasa Indonesia , seperti halnya saat ini dalam media social dalam menulis atau mengungkapkan statusnya pemilik media social kebanyakan menggunakan bahsa Indonesia ketimbang bahasa daerah jadi sekarang ini penggunaan bahasa Indonesia sudah tidak asing lagi seperti dahulu.
Dahulu banyak masyarakat dan anak-anak yang belum bisa menggunakan bahasa indonesia dan bahkan belum mengerti dengan bahasa Indonesia namun sekarang ini anak-anak sejak kecil sudah dilatih menggunakan bahasa Indonesia sehingga sekarang penggunkan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari sudah lazim. Seperti halnya sekarang ini dalam dunia pendidikan guru dalam mengajarkan materi atau menyampaikan materi kepada siswanya selalu menggunakan bahsa Indonesia baik itu mulai dari pendidikan play groub sampai perguruan tinggi Sehingga hal-hal terebut dapat mendukung perkembangan dan pelestarian Bahasa Indonesia dalam masa yang akan datang.Dalam media massa pun sekarang ini hampir seluruhnya juga mnggunakan bahasa Indonesia walaupun terkadang terdapat bahasa asing juga namun yang paling dominan adalah bahasa Indonesia dari pada bahasa asing dan bahasa daerah.
Dan hal-hal tersebut harus terus dikembangkan dan dibiasakan dalam keseharian agar bahasa Indonesia tidak akan punah atau terkalahkan oleh bahasa asing , karena seiring berkembangnya zaman banyak juga masyarakat yang mempelajari bahasa asing dan menggunakannya dalam keseharian , namun sehrusnya masyarakat Indonesia itu harus tetap menggunakan dan menjunjung bahasa Kesatuan yaitu bahasa Indonesia ketimbang bahasa asing.Masyarakat hendaknya mengerti dan dapat menyesuaikan dimana saatnya mereka menggunakan bahasa asing seperti halnya ketika mereka dalam bisnis atau pun hal lain yang harus memungkinkan berbicara menggunakan bahasa asing maka mereka baru menggunakan bahsa asing. Namun dalam keseharian hendaknya harus menggunakan bahasa Indonesia karena sekarang ini masyarakat yang dulunya lebih dominan menggunakan bahasa daerah sudah membiasakan diri menggunakan bahsa Indonesia.Seharusnya yang telah terbiasa menggunakan bahasa Indonesia harus tetap mempertahankan bukan malah meninggalkan dengan menggunakan bahsa asing.Maka dari itu penggunaan bahasa Indonesia dalam masyarakat harus terus mendapatkan perhatian dari banyak pihak agar bahasa Indonesia itu terus dikembangkan dan dilestarikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehingga bahasa Indonesia tidak tergantikan oleh bahasa asing.Serta dalam media massa pun sekarang telah menggunakan bahsa Indonesia sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat membaca dan mengerti segala peristiwa atau informasi dari media massa baik yang tercetak maupun terekam dengan mudah dengan adanya Bahsa Indonesia yang telah memudahkan seluruh warga Negara Indonesia dalam berkomunikasi sehingga kemajuan Negara pun akan terus berkembang seiring berjalannya

E.Perkembangan Bahasa Indonesia dalam masyarakat dan Media
Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada saat itu para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dan berikrar yang mana ikrar para pemuda itu dikenal dengan nama “Sumpah Pemuda”.Unsur yang pertama dari ikrar tersebut adalah bahwa pengakuan pulau-pulau yang bertebaran di Indonesia adalah satu kesatuan Tanah Air Indonesia. Unsur yang kedua dari ikrar tersebut adalah seluruh masyarakat yang menempati bumi Indonesia adalah satu kesatuan yang disebut bangsa Indonesia.Unsur yang ketiga yaitu bahwa kita bangsa Indonesia menjunjung bahsa persatuan , yakni bahasa Indonesia.Bahsa Indonesia itu merupakan bahsa kesatuan mulai dari Sabang sampai Merauke.Dan Sumpah Pemuda itu merupakan suatu perjuangan keras para putra-putri bangsa pada saat itu sehingga bahasa Indonesia dapat dikokohkan kedudukannya sebagai bahasa Nasional.Dengan diikrarkannya Sumpah Pemuda , resmilah bahsa melayu yang sudah dipakai di Indonesia sejak pertengahan abad VII itu menjadi bahsa Indonesia.Bahsa Indonesia yang kita pakai selama ini telah menjadi jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.Oleh karena itu kita wajib menjaga dan melestarikan bahasa Indonesia sesuai konsep bahasa Indonesia itu sendiri.
Dahulunya bahasa Indonesia adalah masih termasuk bahasa asing bagi masyarakat Indonesia karena kebanyakan dari masyarakat Indonesia belum banyak yang mengerti mengenai bahasa Indonesia, masyarakat dahulu lebih sering menggunakan bahasa daerah. Namun dengan banyaknya perkembangan dalam masyarakat maupun dunia pendidikan yang banyak mengajarkan tentang bahasa Indonesia baik kepada masyarakat maupun kepada anak didik.Sehingga sekarang ini hampir seluruh masyarakat Indonesia sudah menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari bahkan dalam semua media sekarang masyarakat juga selalu menggunakan bahasa Indonesia ketika mereka berkomentar ataupun hal lainnya. Menurut saya sekarang ini bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa pokok keseharian masyarakat Indonesia yang berbeda dengan dulu dimana hanya masyarakat kota saja yang menggunakan bahsa indonesia dan bahkan sekarang di lingkungan sekolah pun antara guru dan murid ketika berbicara juga menggunakan bahasa Indonesia serta di kampus pun juga begitu dan bahkan malah antara mahasiswa satu dengan yang lain juga berbicara menggunakan bahsa Indonesia.Sebagai masyarakat Indonesia kita seharusnya bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi baik dalam lingkungan masyarakat maupun media social.
Dengan bahasa Indonesia, kita bisa menyampaikan perasaan dan pikiran kita dengan sempurna dan lengkap kepada orang lain.Kita seharusnya bangga memiliki bahasa yang demikian itu. Namun, berbagai kenyataan yang terjadi , tidaklah demikian.Rasa bangga berbahasa Indonesia belum lagi tertanam pada setiap orang Indonesia. Rasa menghargai bahasa asing masih terus nampak pada sebagian besar bangsa Indonesia.mereka menganggap bahwa bahasa asing lebih tinggi derajatnya daripada bahasa Indonesia ,bahkan mereka seolah tidak mau tahu perkembangan Bahasa Indonsia.Kini pun juga banyak masyarakat yang ketika membuat setatus dalam media social menggunakan bahsa asing seperti terlihat mereka itu bangga telah mahir dalam bahsa asing padahal mereka itu sudah memiliki bahsa nasional yang menjadi kebanggaaan ataupun bahsa asing. Dimana masyarakat daerah yang sekarang berubah menggunakan bahsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hri tetapi malah masyarakat yang sudah mahir dalam bahsa Indonesia tidak mempertahankan terus tetapi malah lebih bangga dengan menggunkan bahsa asing dalam berbicara atau menulis suatu hal.sebenarnya tidak salah belajar bahsa asing namun sebagai warga Negara yang menjunjung tinggi persatuan kita hendaknya leih bangga terhadap bahsa persatuan kita yaitu bahsa Indonesia ketimbang bahs aasing karena kita itu harus terus melestarikan dan mengembangkan bahsa Indonesia dan bhakan kit ahrus meningkatkan pengetahuankita akan bahsa Indonesia yang baku , baik dan benar agar bahsa Indoensia itu tetap dilestaraikan dan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

BAB III
Penutup
A.Kesimpulan
Bahwa bahasa Indonesia itu adalah Bahasa kesatuan yang menjadi kebanggaan dan menjadi identitas diri bangsa Indonesia yang tidak terkalahkan dengan bahsa asing. Sebagai warga Negara Indonesia kita patut kita banggakan dan kita lestarikan serta kita kembangkan.KLarena jika tidak kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari bahsa Indonesia itu sendiri bakal punah dan bahkan terkalahkan oleh bahsa asing yang sekarang mulai berkembang. Kita pun patut bangga dan menjaga bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia pun tidak mudah dalam sejarahnya hingga sekarang bisa menjadi bahasa Kesatuan Negara Indonesia.Dahulu bahsa Kesatuan Negara kita adalah bahasa Melayu setelah mengalami perkembangan , pertimbangan dan kesepakatan kini bahsa Melayu itu telah dirubah menjadi Bahsa Indonesia sebagai bahasa Kesatuan bangsa Indonesia.Selain hal tersebut bahsa Indonesia pun memiliki banyak fungsi bagi masyarakat Indonesia seperti halnya dengan adanya bahsa Indonesia antar suku bangsa di Indonesia dapat hidup berdampingan dengan baik serta dapat berkomunikasi dengan baik walaupun berbeda suku dan bahasa tetapi kita semua tetap dapat berkomunikasi satu sama lain tanpa ada kekhawatiran adanya kesalahpahaman antara satu sama lain.Selain itu dengan adanya bahsa Indonesia kita dapat memiliki suatu identitas diri yang patut dibanggakan seperti halnya jika Negara lain belum tentu memiliki bahsa Kesatuan tetapi Negara kita telah memiliki bahsa Kesatuan yaitu Bahsa Indonesia . hal tersebut dapat menjadi suatu identitas diri bagi masyarakat Indonesia.
Dan kini pun pemanfaatan dan penggunaan bahsa Indonesia di dalam lingkungan masyarakat maupun media sudah berekembang luas . Dimana dulu masyarakat masih jarang yang menggunakan bahasa Indonesia namun kini masyarakat sudah banyak yang menggunakan bahsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dan bahkan dalam dunia pendidikan kini anak-anak sejak dini mulai dari play groub samapi perguruan tinggi sudah diajarkan baagaimana berbahasa dengan menggunakan bahsa Indonesia.Selain itu dalam media massa pun kini hamp[ir semua menggunakan bahsa Indonesia walaupun terkadang ada beberapa kata mengenai bahsa daerah ataupun bahsa Asing tetapi hamper seluruhnya dominan menggunakan bahasa Indonesia.Hal tersebut dapat memepermudah seluruh masyarakat Indonesia dalam memcari Informasi ataupun peristiwa yang terjadi.Dan kini pun perkembangan Bahasa Indonesia dalam masyarakat maupun media pun juga sudah berkembang luas dan sudah tidak asing lagi dimana dulu masyarakat masih terlihat asing ketika menggunakan bahsa Indonesia kecuali di wilayah perkotaan. Namun dengan berkembangnya waktu sebagai generasi penerus kita harus terus mempertahankan dan mengembangkan bahasa Indonesia karena sekarang ini banyak orang yang menganggap bahwa menggunakan bahsa Indonesia kurang tinggi greadnya sehingga mereka lebih merasa bangga dengan menggunakan bahsa asing dalam kehidupan sehari-hari ketimbang menggunakan bahsa Indonesia. Sebenarnya tidak salah ketika seseorang itu belajar bahsa asing tetap[I kita tidak boleh menomor duakan bahsa Kesatuan kita yaitu bahsa Indonesia . Jadi kita itu menggunakan bahsa Asing disaat kita membutuhkannya sehingga dalam kehidupan sehari-hari kita tetap menggunakan bahs Indonesia tetapi jika situasi dan kondisi mengharuskan kita menggunakan bahsa Asing barulah kita menggunakan bahsa asing.sehingga dengan begitu bahsa Indonesia akan terus terjaga kelestraianya dalam masyarakat dan akan terus menjadi bahasa Kesatuan yang menjadi kebanggaan dan Identitas diri drai bangsa Indonesia.
B. Saran
1. Sebagai warga Negara yang baik hendaknya kita selalu menggunakan bahsa Inonesia secara baik dan benar dalam kedihupansehari-hari.
2. Seluruh warga Negara Indoonesia baik itu pemerintah maupun warganya harus ikut bertanggungjawab atas lestarinya atau terus berkembangnya bahasa Indonesia agar tidak tergantikan atau terkalahkan oleh bahsa asing.
3. Pendidikan akan bahsa Indonesia harus lebih ditingkatkan sejak dini kepada generasi muda agar nantinya generasi muda paham bagaimana berbahsa Indonesia yang baik dan benar.
4. Pendidikan bahsa Indonesia harus diajarkan kepada generasi penerus sejak duduk di bangku play groub sampai jenjang perguruan tinggi , walau mereka pelum baham tapi jika sejak dini sudah diajarkan berbahsa Indonesia mereka nantinya akan paham bagiamana berbahsa Indonesia yang baik.
5. Sebaiknya masyarakatkat mengurangi penggunaan asing dalam kehidupan sehari-hari agar bahasa Indonesia tetap menjadi bahsa kebangaan Negara kita , jadi kita menggunakan bahsa asing ketika kita diharuskan menggunakannya namun dalam kehidupan sehari-hari hendaknya tetap menggunakan bahsa Indonesia.
Daftar Pustaka
Chaer,Abdul.1988.Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia.Jakarta:Bhratara Karya Aksara.
Kusumaningsih,Dewi,dkk.2013.Terampil Berbahasa Indonesia.Yogyakarta:C.V Andi Offset.
Muslich,Mansur.2010.Bahasa Indonesia Pada era Globalisasi.Jakarata:Bumi Aksara.
Rohmadi,Muhammad.2008.Teori dan Aplikasi Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi.Surakarta:UPT Penerbitan dan Percetakan UNS (UNS Press).
Syahroni,Ngalimun.2013.Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi.yogyakarta:Aswaja Pressindo.

Teknologi Informasi Dalam Perpustakaan

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

Teknologi Informasi Dalam Perpustakaan
Selama ini pemanfaatan teknologi informasi dalam perpustakaan kurang dikembangkan namun kini dalam perpustakaan sudah banyak yang menerapkan teknologi informasi. Seperti halnya kini dalam perpustakaan sudah menggunakan computer dimana dulu masih jarang perpustakaan yang menerapkan computer namun kini hampir setiap perpustakaan sudah menggunakan computer. Sekarang pun dalam peminjaman di perpustakaan sudah menggunakan sistem barcode jadi ketika kita akan meminjam buku kita tinggal menyerahkan buku kita kepada pustakawan lalu buku yang kita pinjam akan di tangkap oleh sitem barcode secara otomatis computer akan menangkap pencatatan peminjaman buku kita.Selain itu dengan adanya computer dalam perpustakaan penyimpanan data dapat dilakukan dengan mudah simple dan praktis.
Dalam perpustakaan pun kini juga sudah menerapkan sistem opac yaitu catalog yang menggunakan computer jadi ketika kita akan mencari buku dimana dulu kita menggunakan daftar buku-buku sekarang kita bisa mencari dengan mudah dengan menggunakan opac dimana kita tinggal menulis apa yang akan kita cari lalu kita mensearchnya maka opac akan menunjukan buku-buku yang kita akan cari opac juga akan menunjukan berapa jumlah buku tersebut. Sehingga dengan penerapan teknologi informasi dalam perpustakaan itu dapat mempermudah kinerja pustakawan dan mempermudah pemustaka dalam melakukan peminjaman buku di perpustakaan.
Bahkan sekarang pun sudah terdapat perpustakaan digital ataupun perpustakaan online dengan pemanfaat computer yang tersambung dengan internet kita bisa dengan mudah untuk melakukan peminjaman buku tanpa harus datang ke perpustakaan sehingga itu dapat mempermudah kita dalam melakukan peminjaman buku tanpa harus datang ke perpustakaan jadi ketika kita akan meminjam buku kita bisa melakukan secara online.
Sekarang pun juga sudah ada yang namanya catalog online jadi kita itu bisa melihat daftar buku ataupun mencari buku-buku dengan melalui computer yang tersambung dengan intyernet dengan begitu dari rumah pun kita sudah bisa mengetahui buku yang kita akan cari itu adad dimana saja berapa jumlahnya sehingga ketika kita kan datang ke perpustakaan kita tingga mencari bukunya dirak buku tanpa susah-susah mencari bukunya.
Jadi menurut saya dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam perpustakaan itu dapat lebih mengembangkan perpustakaan serta perpustakaan akan lebih maju dan kinerja pustakawan dan pemustaka bisa dilakukan dengan mudah.
Daftar pustaka
http://adab.ar-raniry.ac.id/web/artikel_prodi/detail/5/pengembangan-perpustakaan-berbasis-teknologi-informasi-tt-prospektantangan-dan-solusi-penerapannya-di-aceh
http://lukmanb.blogspot.com/2009/11/penerapan-teknologi-informasi-di.html
http://riau1.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id2=teknologi

Perpustakaan moderen dengan memanfaatkan TIK dan Media sosial

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

Pada umumnya perpustakaan itu adalah sebuah institusi atau tempat yang menjadi pusat informasi dan terdapat berbagai macam koleksi buku , majalah , novel , dan lain-lain yang disediakan untuk pengguna atau pemustaka. Selama ini perpustakaan dikenal sebagai tempat yang kurang diminati oleh masyarakat khususnya mahasiswa karena dalam perpustakaan pada umumnya itu sunyi dari suara serta terkesan kurang nyaman dan terkadang malah membuat pengunjung merasa ngantuk. Selain itu ketika mendengar istilah perpustakaan pasti banyak orang yang merasa kesal karena mengingat pemustaka yang kasar , sinis , kurang menanggapi ataupun terlalu cuek ketika ditanya dan dimintai pertolongan.Maka dari itu selama ini tidak banyak orang yang berminat ke perpustakaa. Oleh sebab itu perpustakaan pun harus mengikuti perkembangan zaman agar terus banyak peminatnya serta menjadi tempat yang diminati banyak orang . Namun dalam perpustakaan pun harus melakukan perubahan yang menuju ke perkembangan karena kalau perpustakaannnya monoton-monoton saja maka apa yang ada dalam perpustakaan itupun kurang berkesan atau kurang menarik perhatian para penggunanya , maka dari itu peran pustakawan sangat dibutuhkan utuk perkembangan sebuah perpustakaan , karena maju mundurnya perpustakaan itu juga tergantung pada pustakawannya.
Dimana yang dahulu koleksi-koleksi dalam perpustakaan masih bersifat kuno atau kurang up to date kini perpustakaan harus berkembang lebih modern dengan menyediakan koleksi yang lebih maju atau lebih baru yang mengikuti perkembangan zaman dimana perpustakaan pun harus menyediakan koleksinya lewat media social maupun elektronik sehingga itu dapat mempermudah para penggunanya untuk mendapatkan informasi tentang sebuah buku yang dicarinya tanpa datang ke perpustakaan yang terkadang membuang-buang waktu karena ketika kita mencari langsung di perpustakaan bukunya terkadang tidak ada. Maka dari itu dalam perpustakaan modern harusnya perpustakaan tersambung dengan internet dengan memiliki media social seperti facebook , twitter , web , ataupun blok sehingga hubungan pemustaka dengan pustakawan akan lebih terjalin lebih dekat , dimana yang adhulu pustakawan terkenal dengan dgalak dan judesnya kini pustakawan dapat memperbaiki pandangan itu dengan melalui media social sehingga pemustaka pun tidak akan merasa canggung ketika ingin bertanya-tanya tentang koleksi buku yang ada di perpustakaan serta pemustaka pun akan lebih mudah ketika ingin memesan buku kepada pustakawan. Dimana yang dahulu pemustaka akan merasa canggung atau bahkan malas ketika akan berkomunikasi kepada pemustaka apalagi untuk memesan buku. Hal-hal seperti itu harus diperhatikan dalam perkembangan perpustakaan dan pembentukan perpustakaan moderen. Serta dahulu peminjaman buku dilakukan secara manual yang dilakukan oleh pustakawan dan harus mengantri satu persatu kini telah ada teknologi barcode yaitu buku dan kartu perpustakaan tinggal ditarus saja nanti mesin barcode akan bekerja sendiri dengan melalui pancaran barcode dan itu lebih praktis serta lebih mudah dilakukan tanpa harus menulis manual yang cukup lama , dan ketika kita mengembalikan buku pun tidak perlu mengantri lewat ke pustakawan tetapi kita tinggal meletakkan buku itu pasa sebuah meja yang telah dilengkapi kranjang nanti ada seorang petugas yang akan mengembalikan buku dengan cara melalui mesin barcode jadi buku akan terdeteksi sendiri dimana dimana letaknya berdasarkan nomor klasifikasinya melalui barcodenya , itu lebih mudah ketimbang kita harus mencari satu-persatu dimana tempatnya dimana nomornya dan itu membuang-buang waktu saja dengan adanya barcode ini akan lebih memudahkan kita ketika akan meminjam dan mengembalikan buku ke perpustakaan. Sehingga dengan adanya model baru ini pustakawanpun tidak akan susah-susah ketika dalam penataan buku kembali , maka dari itu sebuah perpustakaan yang modern harusnya menerapkan system peminjaman yang menggunakan teknologi barcode.Dengan diterapkannya teknologi barcode ini kerapian pun akan lebih terjaga dalam perpustakaan yang mana dahulu ketika kita akan mencari buku klasifikasi 200 terkadang dalam rak buku 200 terdapat buku 800’n dan itu kurang baik nah dengan adanya teknologi barcode ini hal-hal seperti itu dapat dihindari .
Selain teknologi barcode dalam peminjaman buku sebuah perpustakaan dapat menerapkan RFID ( Radio Frequenci Identification) yaitu sebuah teknologi identifikasi berbasis gelombang radio yang mampu mengidentifikasi berbagai objek secara stimulant tanpa diperlukan kontak langsung atau dalam jarak pendek. Dimana dalam alat ini terdapat tag RFID yang bisa berupa stiker yang mana didalamnya terdpat chip yang mampu menyimpan sejumlah informasi . Sehingga dalam peminjaman buku pun kita tidak perlu datang langsung ke perpustakaan karena adanya kecanggihan teknologi ini , jadi antrian-antrian peminjaman buku yang sangat membosankan itu bisa kita hindari dengan adanya teknologi ini.Selain itu ketika kita akan mencari buku ketika di perpustakaan kita tidak lagi menggunakan catalog buku tetapi sekarang kita sudah bisa menggunakan catalog elektronik seperti OPAC , dimana kita tinggal menulis buku apa yang akan kita cari di kolom pencarian pada computer yang sudah deprogram mengani koleksi apa yang ada di sebuah perpustakaan , dan itu akan lebih memudahkan kita dalam mencari informasi mengenai sebuah buku. Karena dalam OPAC itu sudah ada banyak keterangannya tentang buku itu pada no klasifikasi berapa , judulnya aba , subjeknya apa , nama pengarangnya siapa dan bahkan jumplah bukunya berapa disitu juga sudah ada keterangannya dan itu akan lebih memudahkan kita dalam pencarian buku.
Sebuah perpustakaan yang modern harusnya menerapkan system perpustakaan digital karena selain menyediakan layanan secara manual perpustakaan pun harus menyediakan layanan melalui perpustakaan digital karena dengan sejalannya waktu semakin banyak perkembangan maka perpustakaan pun harus mengikuti perkembangan para penggunannya yang terus mengikuti perkembangan teknologi , namun perpustakaan pun tetap melayani secara manual di perpustakaan. Sebenarnya perpustakaan digital itu adalah sebuah perpustakaan yang memiliki koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan computer. Jadi sebuah perpustakaan modern itu harus memiliki dua macam perpustakaan yaitu perpustakaan konvensional dan perpustakaan digital , dimana dalam perpustakaan itu tetap tersedia buku-buku dalam bentuk cetakan namun juga memiliki koleksi yang berada dalam suatu computer server yang bisa ditempatkan secara local , maupun dilokasi yang jauh namun tetap dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan computer. Maka dari itu sebuah perpustakaan harus terus berkembang mengikuti perkembangan zaman namun tidak boleh melupakan penggunannya yang ingin tetap meminjam dalam bentuk cetakan jadi sebuah perpustakaan modern itu harus menciptakan pelayanan yang serba dimana ia tetap melayani dalam bentuk cetakan tetapi perpustakaan itu juga ikut berkembang dengan menggunakan teknologi digital. Karena dengan adanya kemajuan teknologi ini banyak pengguna yang malas ke perpustakaan dan mencari bukunya langsung jadi perpustakaan digital itu harus benar-benar diterapkan agar para penggunannya tetap mau melihat koleksi-koleksi buku perpustakaan.
Selain menerapkan system perpustakaan digital sebuah perpustakaan modern hendaknya menerapkan media social dalam kesehariannya. Karena sekarang ini apa-apa menggunakan media social jadi perpustakaan pun tidak boleh ketinggalan zaman. Dimana nantinya hubungan pustakawan dengan perpustakaan akan lebih terjalin dengan baik dan keakrabannya akan lebih dekat dimana para pemustakannya juga akan lebih leluasa dalam mencari informasi tentang keberadaan perpustakaan , koleksi perpustakaan , jam berapa perpustakaan itu buka dan lain-lain.Jadi dalam sebuah perpustakaan modern itu ia selalu up date hal-hal kebaruan dalam perpustakaan dalam media sosialnya sehingga para penggunannya akan tau informasi apa saja yang terjadi dalam perpustakaan dan pustakawan pun akan tau apabila perpustakaan itu memiliki koleksi-koleksi baru sehingga perpustakaan , pemustaka , maupun pustakannnya akan terus up to date mengenai segala hal . Dimana perpustakaan akan lebih berekembang dan banyak peminatnya karena perpustakaan mengikuti gaya para pemustakanya , sedangkan pustakawan dapat tau bagaimana keinginan pemustakanya dengan mudah melalui komen-komen dan kritik di media social mengenai pelayanan , koleksi , maupun fasilitas dari sebuah perpustakaan serta pemustaka pun akan lebih dekat dengan perpustakan maupun pemustaka , karena melalui media social pemustaka akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi dan dalam melakukan pemesanan buku tanpa harus susah-susah datang ke perpustakaan yang terkadang membuang-buang waktu ketika kita datang keperpustakaan untuk mencari buku dan ternmyata bukunya tidak ada , itu kan akan membuang-buang waktu kita saja dengan adanya media social dari perpustakaan kita dapat bertanya dulu kepada pustakawannya apakah buku itu ada dan jika ada kita bisa langsung meemsan jadi ketika kita datang ke perpustakaan kita bisa langsung mengambil bukunya tanpa harus susah-susah mencari bukunya. Selain itu kita juga bisa menggunakan perpustakaan digital setelah kita mencari tau lewat media social mengenai buku itu kita bisa meminjam tanpa datang ke perpustakaan melalui perpustakaan digitalnya dan itu bisa memudahkan kita , mengurangi biaya kita.
Penerapan media social dalam perpustakaan moderen pun juga memiliki keunggulan diantaranya yaitu :
a. Dengan adanya media social pada perpustakaan dapat membantu pemustaka dalam mencari dan menggali beragam informasi atau data-data yang ada di perpustakaan dengan mudah dan cepat sehingga dapat mempermudah pemustaka dalam mencari informasi serta mempermudah pustakawan dalam menyediakan informasi yang ada pada perpustakaan untuk masyarakat.
b. Media social dapat digunakan sebagai media komunikasi antara pemustaka dengan pustakawan , sehingga pustakawan akan lebih dekat dengan pemustaka dan lebih mempermudah proses komunikasi pemustaka dan pustakawan mengenai aktivitas perpustakaan , sehingga pemustaka tidak perlu datang ke perpustakaan langsung mereka sudah dapat informasi dari pustakawan melalui media social milik perpustakaan tersebut.
c. Dapat memudahkan masyarakat maupun pemustaka dalam memperoleh informasi mengenai apa saja yang baru di perpustakaan seperti koleksi-koleksi baru yang covernya ditampilkan dalam media social yang bersangkutan sehingga masyarakat maupun pemustaka akan tau perekmbangan apa saja yang ada pada perpustakaan sehingga mereka kan tahu banyak mengenai informasi tentang buku-buku terbaru dari perpustakaan itu dengan mudah dan cepat.
d. Media social juga dapat digunakan sebagai media belajar jarak jauh melalui informasi-informasi yang disediakan pemustaka melalui media social seperti blog maupun websitenya perpustakaan tersebut sehingga pemustaka dapat belajar dengan mudah tanpa harus datang ke perpustakaan serta dapat memudahkan pemustaka dalam mencari bahan referensi untuk tugasnya tanpa harus susah-susah mencari buku di perpustakaan , dengan begitu akan lebih banyak peminat perpustakaan sehingga perpustakaan tidak akan ditinggalkan oleh masyarakat karena perpustakaan terus mengikuti perkembangan zaman.
e. Dengan adanya media social perpustakaan akan lebih mudah dalam melayani peminjaman buku yang dilakukan oleh pemustaka serta pemustaka pun akan lebih mudah dalam melakukan pemesanan buku tanpa harus datang ke perpustakaan mereka dapat memesan buku kepada pemustaka lewat jejaring social milik perpustakaan seperti facebook dan twitter serta dengan adanya media social masyarakat pun akan lebih mudah dalam mengkritik kekurangan perpustakaan karena terkadang masyarakat sungkan ketika akan mengkritik secara langsung sehingga dengan adanya media social ini mereka dapat dengan mudah dalam mengkrikit perpustakaan sehingga perpustakaan dan pemustakanya pun akan terus berkembang menjadi lebih baik sesuai dengan keinginan pemustaka dan masyarakat.
Dengan adanya kelebihan-kelebihan itu maka sebuah perpustakaan modern itu harus menerapkan media social dalam eksistensinya agar perpustakaan tidak akan ditinggalkan para peminatnya. Seperti halnya facebook dan twittet setiap hari berjuta-juta orang menggunakan media social itu dari pada mereka chattingan tidak jelas dengan adanya media social milik perpustakaan bisa saja mereka malah membaca-baca tentang apa saja yang ada di perpustakaan seperti sinopsi sebuah novel , ataupun ringkasan dari sebuah buku , jadi ketika mereka mengerjakan tugas bisa saja dengan membuka media social milik perpustakaan bisa membantu mereka. Apalagi penerapan blog dalam perpustakaan itu juga sangan penting , karena sebuah perpustakaan modern harus memiliki blog untuk memposting berbagai macam materi ataupun ringkasan materi dari koleksi-koleksi perpustakaan. Jadi pada perpustakaan modern sangant dibutuhkan penerapan media social.
Dsain perpustakaan modern menurut saya itu juga penting karena selama ini perpustakaan itu bentuk ruangan dan bangunannya hanya begitu-begitu saja yang terkadang membuat pemustakanya merasa malas dan bosan untuk ke perpustakaan. Maka dari itu dalam perpustakaan modern ini harus lebih diperhatikan dsain sebuah perpustakaan agar para pengunjungnya merasa nyaman dan menjadi ingin terus berkunjung ke perpustakaan. Terkadang dsain perpustakaan itu kurang diperhatikan sehingga menyebabkan perpustakaan itu kurang menarik hanya rapinya saja yang menonjol tapi efek kenyamanan tempatnya belum ada dan kelengkapan fasilitas sebuah perpustakaan itu harus diperhatikan terutama pada perpustakaan yang berbasis modern. Dalam perpustakaan berbasis modern selain tersedia koleksi yang banyak dan up to date juga harus memiliki ruangan yang luas dengan fasilitas yang lengkap seperti halnya AC pada perpustakaan modern itu harus ada ACnya agar para pengunjungnya merasa nyaman ketika sedang mengerjakan tugas ataupun membaca buku , selain itu dalam perpustakaan harus ada hidronya untuk mengantisipasi apabila ada kebakaran , sebaiknya hidri itu diletakkan disetiap sudut agar ketika ada kebakaran bisa segera diatasi sehingga tidak banyak buku yang terbakar. Kemudian dalam perpustakaan modern itu setidaknya disediakan meja dan tempat duduk yang cukup banyak untuk penggunannya jangan sampai ada kejadian dimana pengunjung tidak mendapatkan tempat duduk , dimana setiap mejanya maksimal berisi enam orang , selain itu untuk menjaga kebersihan seperti kertas-kertas yang tidak terpakai seharusnya setiap meja itu harus ada tempat sampahnya yang menarik agar setiap pengunjung sadar untuk membuang sampahnya pada tempat sampah serta mereka menjadi sadar untuk menjaga kebersihan ruangan perpustakaan.
Dalam perpustakaan modern pun harus terdapat meja ruang diskusi dan toilet karena jarang sekali pada perpustakaan itu tersedia toilet padahal itu sangat dibutuhkan.Oleh sebab itu sebuah perpustakaan modern itu hendaknya memiliki dsain yang yang bagus dan matang , seperti berikut ini :
1. Fleksibel terhadap tata letak , struktur dan layanan yang mudah beradaptasi
Bahwa perpustakaan itu harus memiliki bentuk ruangan dan peralatan yang dapat diubah-ubah dan dapat dipindahkan sewaktu-waktu. Khususnya pada ruang baca , ruang petugas dan ruang pengolahan.Selain itu perpustakaan juga harus menyediakan ventilasi dan pencahayaan yang cukup , serta perpustakaan itu harus dibangun pada tempat yang strategis yang dapat dijangkau oleh semua orang.
2. Memiliki tempat yang luas
Perpustakaan modern itu harus memiliki tempat yang luas agar pergerakan pembaca , petugas , dan buku dapat dengan mudah dilakukan.Dimana pada perpustakaan itu tersedia pola lalulintas yang baik , yaitu pengguna dapat berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa adanya gangguan.Dimana pada perpustakaan modern ini perpustakaan dapat menyediakan atau menyimpan koleksi yang banyak dengan ruang gerak pengguna dan petugas yang masih luas.
3. Mudah dijangkau dari berbagai sudut
Sebuah perpustakaan modern itu harus memiliki jangkauan yang luas , baik akses ke seluruh ruangan perpustakaan maupun akses koleksi yang ada di perpustakaan , hal tersebut harus mudah dijangkau oleh seorang pengguna.Dengan posisis pemustaka di tengah karena pada posisis tengah pemustaka dapat dijangkau dari berbagai sudut.Lokasi perpustakaan pun harus diperhitungkan dengan cermat, yaitu perpustakaan harus ditempatkan dekat dengan jalur sirkulasi utama atau lalu linta utama.
4. Bervariasi dalam penyediaan ruang baca
Variasi suasana perpustakaan sangat penting karena harus ada berbagai masam suasana unruk mengatasi kebutuhan dan kejenuhan penggunannya yang memiliki motif yang berbeda dan tujuan yang berbeda pula. Seperti halnya bagi pemustaka yang datang untuk belajar, menulis, membaca Koran , bertemu dengan teman-temannya , browsing dan sebagainya. Untuk hal tersebut perpustakaan harus menyediakan ruangan yang berbeda atau tersendiri. Perpustakaan harus menyediakan tempat yang tertutup dan sepi untuk para pengunjung yang tidak bisa diganggu dengan kebisingan , perpustakaan modern pun harus menyediakan ruangan untuk baca dan diskusi , serta perpustakaan pun harus menyediakan tempat untuk browsing dengan santai dan disediakan sebuah operator music untuk membuat pengunjung lebih nyaman dan santai dan ada juga ruangan baca tau diskusi yang terbuka dengan dihiasi taman.
5. Memiliki ruangan atau tempat yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung
Sebuah perpustakaan harus memiliki kenyamanan bagi para pengunjungnya agar pengunjungnnya merasa betah ketika berada dalam perpustakaan , karena terkadang perpustakaan itu membosankan dan membuat pengunjungnya malah merasa mals untuk datang ke perpustakaan , maka dari itu sebuah perpustakaan modern harusnya tersusun dari bangunan yang tertata rapi dengan bagian-bagian yang tepat serta tersusun dari warna cat tembok ,yang memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Dan lebih baik diberi wallpaper yang lebih menonjolkan perpustakaan itu sebagai tempat yang nyaman dan dapat menarik pengunjungnya. Selain koleksi yang banyak fasilitas yang lengkap kenyamanan dalam perpustakaan pun juga harus diperhatikan seperti halnya suhu yang kostan , udara yang segar serta ruangan yang harum yang bisa membuat pengunjung nyaman dan pencayaan yang cukup.
6. Terdapat pengaman yang dapat mengontrol perilaku pengguna
Pengaman adalah hal yang paling penting dalam perpustakaan mengenai berbagai koleksi dan fasilitas yang ada di perpustakaan. Sebuah perpustakaan modern harusnya memiliki CCTV untuk mengontrol kegiatan yang ada di perpustakaan. Serta setiap ruang harus memiliki kunci seprti halnya ketika perpustaakaan sedang istirahat alangkah baiknya jika jendela , ruang staff , dan pintu keluar masuk perpustakaan dikunci , serta tempat penitipan barangnya pun harus memiliki banyak almari dan setiap satu pengguna harus memegang kunci sehingga keamanan dalam perpustakaan bisa terjaga.
Kesimpulan dari berbagai materi diatas adalah bahwa sebuah perpustakaan modern itu harus mengikuti perkembangan zaman dimana dalam perpustakaan itu harus memiliki ruangan yang luas dengan koleksi yang beragam serta up to date. Dalam perpustakaan modern pun hendaknya memiliki pelayanan berbasis teknologi seperti penerapan teknologi barcode dan RFID dalam dalam peminjamannya sehingga proses peminjaman dan pengembalian buku pun akan lebih mudah dan efektif. Selain itu perpustakaan modern itu harus menerapkan sebuah system perpustakaan digital dimana bagi para pengunjung yang mals datang ke perpustakaan mereka dapat mencari materi dan informasi maupunmeminjam buku melaalui perpustakaan digital yang lebih mudah cepat dan praktis.Selain itu sebuah perpustakaan modern itu harus memiliki media social untuk menjalin hubungan kerjasama dengan para pemustaka maupun perpustakaan lain , sehingga untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan perpustakaan maupun informasi tentang apa saja yang terjadi dalam perpustakaan serta koleksi apa saja yang terdapat dalam perpustakaan dapat dengan mudah diketahui tanpa harus datang ke perpustakaan , serta proses pencarian dan pemesanan buku pun bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus datang ke perpustakaaan yang terkadang membuang-buang biaya dan waktu ketika kita datang namun bukunya tidak ada.Selain itu sebuah perpustakaan modern harus memiliki ruangan yang luas dan terdiri dari beberapa ruangan dan harus terdapat fasilitas yang lengkap seperti tersedia computer dan mejanya , terdapat AC , terdapat toilet , terdapat sound system pada ruangan tertentu untuk membaca dan mengerjakan sambil mendengarkan music serta ruangannya harus harum dan bebas dari bauk serta ventilasi udara yang lancer dan pencahayaan yang cukup.Itulah pemikiran saya mengenai sebuah perpustakaan modern pada masa yang akan datang.
.
Daftar pustaka
http://anjas-alifah.blogspot.com/
http://perpustakaan.kemsos.go.id/?news/read/Berita/2/Paradigma%20Baru%20Perpustakaan%20Modern%20Berbasis%20Tekhnologi%20Informasi%20di%20Era%20Digital
http://www.academia.edu/3239493/Aspek_Humaniora_Dalam_Kajian_Perpustakaan_Desain_Perpustakaan_Modern_dan_Humanis
http://www.academia.edu/3239493/Aspek_Humaniora_Dalam_Kajian_Perpustakaan_Desain_Perpustakaan_Modern_dan_Humanis
http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=9&ved=0CEcQFjAI&url=http%3A%2F%2Fbenyyarsi.blogspot.com%2F&ei=2raSVMD5CIuCuwTV5ID4Dw&usg=AFQjCNFFx3kKKG2qUbRWS7hEynUwBZTmOw
http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=8&ved=0CEMQFjAH&url=http%3A%2F%2Fshoima93.blogspot.com%2F2013%2F11%2F10-dasar-perencanaan-dan-desain.html&ei=AriSVM69FZSWuASzvYAw&usg=AFQjCNFUzcWI6KV6J80gMPXiT3NoQFkDjQ&bvm=bv.82001339,d.c2E
http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=7&ved=0CDoQFjAG&url=http%3A%2F%2Fjournal.ipb.ac.id%2Findex.php%2Fjpi%2Farticle%2Fview%2F5277&ei=AriSVM69FZSWuASzvYAw&usg=AFQjCNH-FxrchDgmcI13V4euP1qwCrZ-jQ&bvm=bv.82001339,d.c2E

Model Perpustakaan Saat ini

Posted by: kiki  |  Category: Uncategorized

English for Librarian – Reading week 4
Activity 1
Library Design Today
Model Perpustakaan Saat ini
Libraries today have changed from repositories of printed information , where the main activity was reading , to places where anyone can access a seemingly endless and diverse of information.
Pada saat ini perpustakaan telah mengalami perubahan dari tempat penyimpanan informasi tercetak , dimana kegiatan utama adalah membaca, tempat dimana setiap orang dapat mengakses berbagai pengetahuan dan beragam informasi.
The internet has changed our access to information , and thus knowledge , and the way we are all working and living forever blurring boundaries between leisure , work and play. With most libraries providing free access to the internet , not having a computer is now longer a barrier to learning or communicating for those who can’t afford it , or for children , young adults or the elderly.
Internet telah mengubah akses informasi kita , bahkan hingga pengetahuan dan cara kita mengerjakan semua pekerjaan dan selamanya menghilangkan batas hidup di antara kenyamanan , bekerja , dan bermain. Sebagian perpustakaan telah menyediakan akses gratis ke internet , tidak memiliki computer sekarang tidak lagi menjadi penghalang untuk belajar atau berkomunikasi bagi mereka yang tidak mampu membeli komputer , untuk anak-anak , untuk orang muda maupun dewasa , serta orang tua.
A modern library environment requires a variety of spaces that are flexible enough to provide easy access and a place to belong to , to socialize , learn and communicate . Libraries are becoming more and more intertwined with other associative activities such as café’s , art galleries , museums , learning centers , visitor centres , bookshops , citizen’s advice bureaus and Plunket.
Lingkungan perpustakaan modern diwajibkan menyediakan beranekaragam tempat yang cukup fleksibel untuk memberikan akses yang mudah dan sebuah tempat untuk bersama , bersosialisasi , belajar , dan berkomunikasi. Perpustakaan menjadi lebih dan lebih terjalin dengan perkumpulan kegiatan lain seperti kafe , galeri seni , museum , pusat pembelajaran , pusat pengunjung , toko buku , biro jasa warga Negara , dan posyandu.

Activity 2 – Vocabulary
1. Repositories : Tempat penyimpanan
2. Diverse : Beraneka ragam
3. Boundary : Batas
4. Barrier : Rintangan
5. Intertwined : Terjalin
Activity 3 – Writing practice
1. Library is arepositories of books are collected and organized as a media student learning.
2. In the library there are diverse of information about science , intertaiment , recreation and worship which are the essential human needs.